balitribune.co.id | Bangli - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bangli terus memperkuat tata kelola organisasi dan kualitas pelayanan kemanusiaan. Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan Kunjungan Pembinaan dan Evaluasi Organisasi oleh Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) PMI Provinsi Bali di Markas PMI Bangli, Senin (28/9/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program kerja, administrasi organisasi, pengelolaan Unit Markas, hingga pelayanan Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Bangli.
Kedatangan Tim Monev PMI Provinsi Bali disambut oleh Ketua Bidang Pengurus Pelayanan Kesehatan Sosial PMI Kabupaten Bangli, dr. Anak Agung Dwi Wulantari, M.Si.
Sejumlah agenda strategis dibahas dalam pertemuan tersebut, antara lain pembaruan informasi kegiatan organisasi, persiapan Kemah Bakti Relawan (KBR) di Gianyar pada November mendatang, serta persiapan Temu Karya Relawan Nasional (TKRN) pada 2027.
Selain itu, pertemuan tersebut menyoroti ancaman kekeringan yang diprediksi berlangsung di sejumlah wilayah Bali hingga Mei 2027. PMI Bangli menekankan pentingnya penguatan kesiapsiagaan, kapasitas relawan, dan koordinasi cepat dalam merespons bencana tersebut.
Aspek internal organisasi turut dibahas, mencakup penerapan AD/ART PMI, ketentuan dana pensiun, hingga pembinaan tata kelola UDD.
Dalam sambutannya, dr. Anak Agung Dwi Wulantari menegaskan bahwa pembinaan dan evaluasi ini bukan sekadar proses penilaian, melainkan ruang belajar dan pembenahan internal secara berkelanjutan.
"Keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari seberapa banyak pelayanan yang disalurkan, tetapi juga dari sejauh mana tertib administrasi, sistem manajemen, dan koordinasi internal berjalan kokoh," ujar Dwi Wulantari.
Ia menambahkan, seluruh masukan dan rekomendasi dari Tim Monev PMI Provinsi Bali akan dijadikan pijakan untuk menyempurnakan program kerja dan tata kelola organisasi ke depan.
Tim Monev PMI Provinsi Bali yang hadir dalam kegiatan ini dipimpin oleh Pengurus Bendahara Dra. Utami Dwi Suryadi, Kepala UDD dr. Ni Putu Chandra Indriasari, beserta jajaran pengurus provinsi.
Melalui evaluasi ini, PMI Kabupaten Bangli berkomitmen membangun organisasi yang tertib, solid, dan adaptif guna memastikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat berjalan optimal.