Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Badung Butuh Dukungan Anggaran Pusat untuk Infrastruktur Rp2,8 Triliun

kunker
Bali Tribune / Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat mendampingi Gubernur Bali Wayan Koster menerima kunjungan kerja Tim Badan Anggaran (Banggar) DPR RI di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Jumat (2/10/2026)

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung mendorong pemerintah pusat ikut memperkuat pembiayaan pembangunan infrastruktur daerah. Kebutuhan tersebut terutama untuk menangani kemacetan dan memperkuat konektivitas kawasan pariwisata yang menjadi penopang utama perekonomian Bali. Dorongan itu disampaikan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat mendampingi Gubernur Bali Wayan Koster menerima kunjungan kerja Tim Badan Anggaran (Banggar) DPR RI di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Jumat (2/10/2026).

Adi Arnawa mengungkapkan, Badung saat ini tengah membangun sejumlah ruas jalan strategis dengan kebutuhan pembiayaan sekitar Rp2,8 triliun melalui skema pinjaman daerah. Anggaran tersebut diarahkan untuk menangani titik-titik kemacetan sekaligus membuka dan memperkuat konektivitas antarwilayah.

“Intinya, kami di daerah sangat berharap kunjungan Banggar ini dapat memperjuangkan pembiayaan terkait penanganan infrastruktur di Bali,” ujar Adi Arnawa.

Menurutnya, beban infrastruktur Badung terus meningkat seiring tingginya aktivitas ekonomi dan pariwisata. Karena itu, pembangunan jalan dan infrastruktur konektivitas membutuhkan dukungan pembiayaan yang tidak hanya mengandalkan kemampuan APBD. Adi Arnawa berharap pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan dapat memberikan dukungan dan fasilitasi terhadap pembiayaan proyek infrastruktur strategis daerah. Dukungan tersebut, kata dia, dapat berupa kebijakan pembiayaan maupun fasilitasi terhadap proyek yang memiliki keterkaitan dengan jalan nasional dan kawasan destinasi pariwisata.

“Kami berharap dukungan tersebut tidak semata berupa tambahan transfer, tetapi juga kebijakan dan fasilitasi pembiayaan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Tim Kunjungan Kerja Banggar DPR RI H. Syarief Abdullah Alkadrie menyampaikan bahwa masukan pemerintah daerah menjadi bagian dari bahan evaluasi Banggar dalam melihat kebijakan transfer ke daerah serta kebutuhan pembangunan. Dalam pembahasan tersebut, infrastruktur dan konektivitas menjadi salah satu persoalan yang mendapat perhatian. Banggar juga menyoroti kebutuhan belanja daerah yang produktif agar anggaran memberikan dampak terhadap pelayanan publik dan pertumbuhan ekonomi.

Bagi Badung, dukungan pembiayaan infrastruktur menjadi penting karena kebutuhan pembangunan tidak hanya berkaitan dengan penambahan jalan, tetapi juga upaya mengatasi bottleneck lalu lintas dan menjaga konektivitas kawasan pariwisata. Dengan kebutuhan proyek sekitar Rp2,8 triliun, kemampuan fiskal daerah menjadi salah satu faktor yang menentukan percepatan pembangunan tersebut.

wartawan
ANA
Category

Diperpa Badung Bidik 12 Hektare Lahan Bawang Merah, Target Produksi 174 Ton

balitribune.co.id | Mangupura - Dinas Pertanian dan Pangan (Diperpa) Kabupaten Badung membidik pengembangan lahan bawang merah seluas 12 hektare dengan pola tanam serempak. Dari lahan tersebut, produksi bawang merah ditargetkan mencapai 174 ton.

Kepala Diperpa Badung, Anak Agung Ngurah Raka Sukadana mengatakan pengembangan tersebut diharapkan dapat membantu menjaga pasokan sekaligus menekan harga bawang merah. 

Baca Selengkapnya icon click

YKI Badung Salurkan PMT untuk 20 Penderita Kanker di Abiansemal

balitribune.co.id | Mangupura - Sebanyak 20 penderita kanker di Kecamatan Abiansemal menerima bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dari Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kabupaten Badung, Jumat (2/10/2026). Bantuan tersebut diserahkan sebagai bagian dari kegiatan YKI Badung bagi masyarakat yang sedang menjalani pengobatan kanker.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Manajemen Tanah Lot Dorong Musyawarah Soal PKS

balitribune.co.id | Tabanan – Manajemen Operasional Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot mendorong seluruh pihak mengedepankan komunikasi dan musyawarah terkait perjanjian kerja sama (PKS) dengan pemerintah daerah soal tata kelola objek wisata pada 17 November 2026. 

Upaya dialog terbuka tersebut dinilai sangat penting untuk menjamin keberlanjutan pengelolaan destinasi ikonik di Tabanan tersebut serta menjaga kondusifitas. 

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Cegah Balap Liar, Polsek Selemadeg Sisir Jalur Tengkorak Denpasar-Gilimanuk

balitribune.co.id | Tabanan - Jajaran Polsek Selemadeg mengintensifkan patroli malam dengan menyisir kawasan rawan di lintasan Jalur Tengkorak Denpasar-Gilimanuk.  Kegiatan pencegahan yang berlangsung pada Sabtu (3/10/2026) itu digencarkan untuk mengantisipasi potensi aksi balapan liar dan maraknya kejahatan jalanan.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.