balitribune.co.id | Gianyar - Nasib naas menimpa Ketut Marsa (48), warga Desa Peliatan, Kecamatan Ubud, Gianyar. Korban tewas terbakar setelah terjebak dalam kebakaran yang menghanguskan rumahnya pada Rabu (21/10/2026) sore. Korban yang diketahui menderita stroke tersebut ditemukan di dalam kamar dengan kondisi luka bakar parah.
Kebakaran pertama kali diketahui oleh tetangga korban, I Made Sandiasa Astawa, yang tinggal tepat di seberang lokasi kejadian. Saat berada di rumah, saksi mendengar teriakan dari arah luar.
Ketika keluar untuk memastikan sumber suara, saksi melihat kepulan asap tebal membubung dari atap rumah milik I Nyoman Marda. Saksi kemudian bergegas menuju lokasi dan mendapati api sudah membesar membakar bagian rumah.
Bersama warga sekitar, saksi berupaya memadamkan kobaran api secara swadaya menggunakan selang air. Namun, api dengan cepat membesar. Di tengah upaya pemadaman tersebut, korban ditemukan berada di dalam kamar dengan kondisi tubuh terbakar.
Saksi kemudian segera menghubungi pemilik rumah, Bhabinkamtibmas, serta petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Gianyar untuk meminta bantuan.
Petugas Damkar bersama personel Polsek Ubud tiba beberapa menit kemudian di lokasi kejadian dan langsung melakukan penanganan. Api baru berhasil dijinakkan setelah proses pemadaman berlangsung selama kurang lebih satu jam.
Tak lama setelah kejadian, Kasat Reskrim Polres Gianyar, AKP M. Guruh Firmansyah, bersama tim identifikasi tiba di lokasi untuk melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Kasi Humas Polres Gianyar, Ipda Gusti Ngurah Suardita, membenarkan adanya korban jiwa dalam musibah kebakaran tersebut.
“Peristiwa kebakaran sebuah rumah terjadi di Banjar Yangloni, Desa Peliatan, Ubud. Kebakaran mengakibatkan satu orang meninggal dunia di dalam rumah,” ujar Ipda Gusti Ngurah Suardita.
Ia menambahkan, Satreskrim Polres Gianyar bersama tim identifikasi masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran tersebut. Kapolres Gianyar juga telah berkoordinasi dan meminta bantuan tim Laboratorium Forensik (Labfor) untuk mendukung proses penyelidikan.
Penyebab utama kebakaran serta total kerugian material hingga kini masih dalam proses pendataan dan penyelidikan pihak kepolisian.