balitribune.co.id | Semarapura - Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) IPYS(26), warga Kelurahan Semarapura Tengah, Klungkung, membakar sepeda motor milik ayahnya, Selasa (3/11/2026). Kejadian tersebut membuat geger warga sekitar.
Pantauan Wartawan di lokasi, di halaman rumahnya tampak satu unit sepeda motor Honda Beat bernomor polisi DK 3103 MY hangus menyisakan kerangka. Pada sekitar pukul 11.00 Wita, suasana di halaman rumah tampak dipadati oleh warga sekitar dan petugas yang sedang memantau bangkai kendaraan dan kondisi keamanan keluarga pelaku.
Sepeda motor Honda Beat milik korban bernama I Made Santika (65) itu tampak sudah tak berbentuk dan hanya menyisakan kerangka besi hitam legam yang hangus di atas tanah lapang dekat teras rumah. “Awalnya tadi pagi bakar kertas di kamarnya. Terus saya padamkan. Waktu saya keluar, baliknya sudah begini. Sekarang saya tidak tahu dia ke mana. Setelah membakar motor terus pergi. Saat saya datang dia sudah tidak ada di sini,” terang Santika saat ditemui.
Berdasarkan laporan kepolisian di lokasi kejadian, insiden bermula saat korban sempat melihat dan menegur anaknya IPYS yang kedapatan membakar kertas di dalam kamar. Saat itu, korban sempat turun tangan memadamkan api tersebut. Korban kemudian berniat keluar rumah untuk meminta bantuan. Namun, sesampainya kembali di rumah, korban mendapati sepeda motor Honda Beat warna biru miliknya yang terparkir di halaman sudah dalam kondisi terbakar hebat.
Diketahui, pelaku berinisial IPYS merupakan ODGJ yang baru saja pulang menjalani perawatan dari rumah sakit Jiwa di Bangli. Akibat insiden ini, korban mengalami kerugian materil atas satu unit sepeda motor yang hangus total. Sementara IPYS malah kabur tidak tentu rimbanya, masih dicari keberadaannya untuk diamankan. “Kita sudah berkoordinasi dengan Puskesmas dan Satpol PP untuk mencari tahu keberadaannya,” ujar salah seorang petugas dari Kecamatan Klungkung yang enggan disebutkan namanya.