balitribune.co.id | Negara - Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat yang membutuhkan tidak berjuang sendirian menghadapi persoalan hidup maupun musibah. Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta bersama Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan turun langsung meninjau calon penerima program bedah rumah sekaligus menyerahkan bantuan sosial bagi warga korban kebakaran di Kabupaten Jembrana, Kamis (5/11/2026).
Kunjungan kerja tersebut menjadi wujud nyata sinergi Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kabupaten Jembrana dalam mempercepat penanganan persoalan sosial, meningkatkan kualitas hunian masyarakat, serta memberikan perlindungan kepada warga yang tertimpa bencana. Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, bersama Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan meninjau sejumlah lokasi penerima.
Lokasi pertama yang dikunjungi yakni rumah milik I Dewa Ayu Putu Mega Ariantini di Banjar Pebuahan, Desa Banyubiru, Negara. Dewa Ayu merupakan salah satu calon penerima program bantuan bedah rumah melalui stimulan sebesar Rp 75 juta dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Bali. kondisi rumah tersebut dinilai sudah sangat memprihatinkan dan tidak layak huni dan mebutuhkan perbaikan mendesak.
Wabup Giri Prasta menyebut bantuan diberikan agar penerima bantuan dapat menempati rumah yang lebih sehat, aman, dan memenuhi standar kelayakan. Ia menekankan pentingnya semangat gotong royong dan kolaborasi seluruh pihak dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. "Semua masalah tidak bisa kita selesaikan sendiri, dan saya yakin semua masalah pasti ada solusinya," ujarnya.
Selain bedah rumah, juga diserahkan bantuan sosial kepada warga yang menjadi korban musibah kebakaran. Kali ini ada tiga warga terdampak kebakaran yang diberikan bantuan. I Ketut Sumerta dari Banjar Ketiman, Desa Manistutu, Kecamatan Melaya menerima bantuan sebesar Rp 23 juta. Selanjutnya, Ammad Kurniawan dari Banjar Anyar, Desa Air Kuning, Kecamatan Jembrana memperoleh bantuan Rp 25 juta.
I Kade Dwi Lokawijaya dari Banjar Dauh Pangkung, Desa Pekutatan menerima bantuan sebesar Rp 50 juta. Penyerahan bantuan dipusatkan dirumah Ketut Sumerta, Banjar Ketiman, Desa Manistutu, Kecamatan Melaya. Menurutnya bantuan sosial tersebut merupakan implementasi dari program Gubernur Bali dalam penanganan bencana dan persoalan sosial yang membutuhkan kehadiran pemerintah secara cepat.
“Kami turut perihatin. Pemerintah harus hadir untuk membantu masyarakat. Ini merupakan wujud implementasi program Bapak Gubernur Bali, salah satunya terkait penanganan bencana. Kami bersama BPBD, yang difasilitasi penuh oleh Bupati Jembrana berupaya agar masyarakat yang mengalami musibah kebakaran maupun bencana lainnya bisa mendapatkan bantuan sesuai hasil analisis kondisi di lapangan." tandasnya.
Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan mengapresiasi perhatian dan dukungan Wakil Gubernur Bali beserta jajaran Pemprov Bali yang diberikan kepada masyarakat Jembrana. Menurutnya, sinergi antara pemerintah provinsi dengan kabupaten menjadi kekuatan penting dalam mempercepat penanganan berbagai persoalan sosial, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan yang mendesak. "Suksema Pak Wakil Gubernur Bali atas perhatian dan dukungannya yang luar biasa terhadap warga Jembrana. Kehadiran dan bantuan ini menjadi motivasi besar bagi kami di daerah untuk terus bergerak cepat melayani masyarakat," ujarnya.
Kolaborasi ini diharapkan berbagai program pengentasan kemiskinan ekstrem, penyediaan rumah layak huni, hingga penanganan tanggap darurat bencana dapat berjalan semakin optimal.