Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

18 Ekor Ular King Kobra Teror Permukiman Warga Tabanan

King Cobra
Bali Tribune / KING KOBRA - Proses evakuasi King Kobra di Banjar Sekartaji, Desa Sesandan, Kecamatan Tabanan.

balitribune.co.id | Tabanan – Sebanyak 18 ekor ular king kobra meneror kawasan permukiman warga di Kabupaten Tabanan dalam kurun tiga bulan terakhir. Seluruh ular berbisa mematikan tersebut berhasil dievakuasi oleh Yayasan Reptil Asih Tabanan di tengah lonjakan pergerakan satwa akibat siklus musim kawin.

Ukuran king kobra yang diamankan dari lingkungan tempat tinggal warga tergolong bervariasi, bahkan yang terbesar mencapai panjang 4,7 meter. Pergerakan ular meningkat tajam dari September hingga Desember dan berpotensi berlanjut sampai Januari saat sebagian telur mulai menetas.

Ketua Yayasan Reptil Asih Tabanan, Ni Putu Astridayanti, membeberkan bahwa peningkatan pergerakan king kobra berkaitan erat dengan fase pencarian pasangan serta lokasi bertelur. 

“Memang memasuki September sampai Desember biasanya king kobra mulai banyak bermunculan. Mereka mencari sarang dan pasangan. Kadang sampai Januari masih ditemukan karena ada yang menetas pada bulan tersebut,” ujar Astridayanti, Selasa (29/9/2026).

Astridayanti menjelaskan, musim perkawinan king kobra umumnya berlangsung sekitar Juli, Agustus, hingga September. Perilaku alami ular ini yang memangsa sesama jenis reptil menjadi pemicu utama masuknya ular ke kawasan permukiman saat mengejar mangsanya.

Persebaran lokasi penangkapan ular terbilang cukup dominan berada di area tempat tinggal warga. Ular ditemukan menyelinap mulai dari pelataran rumah hingga area dalam bangunan tempat tinggal. 

“Selama ini lokasi penangkapan cukup dominan di permukiman warga. Ada yang ditemukan di kamar, di bawah tempat tidur, depan rumah, hingga halaman,” terangnya.

Laporan keberadaan king kobra ini tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Tabanan. Wilayah temuan mencakup Kecamatan Tabanan, Marga, Penebel, Baturiti, Kerambitan, Selemadeg Timur, dan Selemadeg Barat. Penanganan yang tergolong sulit terjadi di Banjar Sekartaji, Desa Sesandan, Kecamatan Tabanan.

Ular ditemukan bersembunyi di dalam gorong-gorong air yang berada tepat di depan rumah Sekda Tabanan, I Gede Susila. Proses evakuasi dari gorong-gorong tersebut sempat melibatkan petugas pemadam kebakaran untuk membantu mengeluarkan ular yang tersangkut di lubang kecil. Tim evakuasi membutuhkan waktu hingga 5,5 jam sebelum ular berbisa tersebut berhasil dikeluarkan.

Kondisi fisiologis belasan king kobra hasil evakuasi tersebut beragam, mulai dari siap bertelur hingga ditemukan dalam kondisi luka. Seluruh ular selanjutnya diboyong ke markas yayasan untuk mendapatkan penanganan medis dan dikonservasi agar tidak membahayakan warga sekaligus menjaga keberadaannya di alam.

Untuk mencegah bahaya, masyarakat diimbau tidak panik dan tidak mencoba menangkap, mengejar, atau mengganggu ular karena dapat memicu tindakan defensif. “Kalau melihat ular kobra jangan panik dan jangan diganggu. Segera laporkan kepada kami agar bisa dievakuasi dengan aman,” pungkasnya. 

wartawan
JIN
Category

Imigrasi Singaraja Perketat Pengawasan WNA

balitribune.co.id I Singaraja - Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja terus meningkatkan pengawasan terhadap keberadaan dan kegiatan Warga Negara Asing (WNA) di wilayah kerjanya yang meliputi Kabupaten Buleleng, Jembrana, dan Karangasem. Langkah ini dilakukan melalui optimalisasi teknologi serta patroli lapangan secara intensif. 

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Polisi Rekonstruksi Pembunuhan Mang Colik, Pelaku ANPP Tusuk Korban Sambil Mandi Bareng

balitribune.co.id I Semarapura - Polres Klungkung terus bergerak tuntaskan kasus pembunuhan Nyoman Cita alias Mang Colik yang sempat viral dan mengebohkan jagat maya Bali. Satreskrim Polres Klungkung bersama Kejaksaan Negeri Klungkung menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan berencana dengan tersangka berinisial ANPP, Selasa (21/7/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ribuan Kasus Gigitan HPR Terjadi di Gianyar, Pemkab Intensifkan Layanan Rabies Center

balitribune.co.id I Gianyar - Trend kasus gigitan hewan penular rabies (HPR) di Kabupaten Gianyar masih cukup tinggi. Dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar yang diterima, Selasa (21/7/2026), selama Januari hingga Juni 2026 telah tercatat 4.545 kasus gigitan HPR yang terjadi di kabupaten dengan julukan gumi seni ini. Itu artinya, rata-rata kasus gigitan HPR di Gianyar mencapai 756 kasus per bulan.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kebakaran Landa Koperasi Sri Artaguna, Aset dan Empat Motor Hangus Dilahap Api

balitribune.co.id I Gianyar - Kebakaran melanda Koperasi Sri Artaguna di Banjar Adat Bayad, Desa Kedisan, Tegallalang, Selasa (21/7/2026) dini hari. Peristiwa tersebut menghanguskan bangunan koperasi beserta sejumlah aset di dalamnya, termasuk empat unit sepeda motor. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Penyebab kebakaran masih didalami aparat kepolisian.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.