Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

20.273 Anjing di Badung Belum Tercakup Vaksinasi Rabies, Disperpa Lanjutkan Layanan hingga Akhir Tahun

anjing
Bali Tribune / Petugas memberikan suntik vaksinasi rabies

balitribune.co.id | Mangupura -  Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) Kabupaten Badung melanjutkan pelayanan vaksinasi rabies hingga akhir 2026. Langkah ini dilakukan untuk memperluas cakupan vaksinasi di tengah peningkatan populasi anjing yang diperkirakan mencapai 95.000 ekor. Hingga saat ini, cakupan vaksinasi baru mencapai 78,66 persen atau sekitar 74.727 ekor, sehingga masih terdapat sekitar 20.273 anjing yang belum tercakup berdasarkan estimasi tersebut.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Disperpa Badung, drh. I Gusti Ngurah Narendra Putra, mengatakan populasi anjing di Badung mengalami peningkatan sekitar 2–3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan dalam upaya memperluas perlindungan terhadap rabies, terutama di wilayah dengan populasi anjing yang tinggi.

“Dari estimasi yang ada, populasi anjing di Badung meningkat sekitar 2 sampai 3 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (14/10).

Berdasarkan data Disperpa Badung, Kecamatan Mengwi menjadi wilayah dengan populasi anjing terbanyak, yakni 26.635 ekor. Posisi berikutnya ditempati Kecamatan Kuta Selatan dengan 24.433 ekor, disusul Abiansemal sebanyak 17.051 ekor, Kuta Utara 15.636 ekor, Petang 6.331 ekor, dan Kuta sebanyak 4.914 ekor.

Besarnya populasi di Mengwi dan Kuta Selatan menjadi perhatian tersendiri. Gabungan populasi anjing di kedua kecamatan tersebut mencapai 51.068 ekor atau lebih dari separuh estimasi populasi anjing di seluruh Kabupaten Badung. Pemerataan vaksinasi di wilayah-wilayah tersebut menjadi bagian penting untuk memperluas cakupan perlindungan.

Disperpa Badung sebelumnya telah melaksanakan program vaksinasi massal pada April hingga Juli 2026. Meski program massal tersebut telah berakhir, pelayanan vaksinasi tetap dilanjutkan untuk menjangkau anjing yang belum mendapatkan vaksin, sekaligus mengantisipasi kebutuhan penanganan di lapangan.

“Vaksinasi ini terus kami lakukan sampai saat ini, meski program yang bersifat massalnya sudah berakhir pada Juni lalu,” kata Narendra.

Untuk mendukung pelaksanaan program, Disperpa Badung menyiapkan total 115.000 dosis vaksin rabies. Dari jumlah tersebut, sebanyak 75.000 dosis berasal dari pengadaan Pemerintah Kabupaten Badung, sedangkan 40.000 dosis lainnya merupakan bantuan Pemerintah Provinsi Bali.

Ketersediaan vaksin tersebut menjadi salah satu dukungan dalam pelaksanaan vaksinasi dan penanganan situasi yang membutuhkan respons cepat. Disperpa tetap membuka pelayanan hingga akhir tahun, terutama apabila terdapat laporan gigitan anjing atau indikasi penyebaran rabies di suatu wilayah.

“Pelayanan tetap kami lanjutkan sampai akhir tahun, terutama untuk mengantisipasi kondisi darurat, seperti laporan gigitan anjing maupun indikasi penyebaran rabies di suatu wilayah,” jelasnya.

Narendra menegaskan, tidak adanya laporan gigitan anjing yang diduga rabies selama dua bulan terakhir tidak serta-merta menunjukkan bahwa risiko penularan telah hilang. Karena itu, upaya pencegahan tetap perlu dilakukan melalui vaksinasi, pemantauan populasi anjing, serta penanganan laporan masyarakat secara berkelanjutan.

Menurutnya, pengendalian rabies membutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar upaya perlindungan tidak hanya bergantung pada pelaksanaan vaksinasi massal. Pemilik anjing juga diharapkan memperhatikan status vaksinasi hewan peliharaannya dan melaporkan apabila ditemukan kondisi yang memerlukan penanganan petugas.

“Pemerataan vaksinasi dan penanganan laporan masyarakat secara berkelanjutan menjadi bagian penting dalam menjaga cakupan perlindungan serta mengantisipasi potensi penyebaran rabies di Badung,” ungkapnya.

Disperpa Badung berharap kelanjutan pelayanan vaksinasi hingga akhir tahun dapat membantu memperluas cakupan perlindungan terhadap populasi anjing. Dengan vaksinasi yang lebih merata dan pemantauan secara berkelanjutan, risiko penyebaran rabies diharapkan dapat ditekan demi melindungi kesehatan hewan sekaligus keselamatan masyarakat. 

wartawan
ANA
Category

Antisipasi Kelangkaan BBM, Disdikpora Denpasar Terapkan Pembelajaran Daring 15-17 Oktober

balitribune.co.id | Denpasar - Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar menginstruksikan seluruh satuan pendidikan di wilayahnya untuk menerapkan pembelajaran secara dalam jaringan (daring) selama tiga hari, terhitung mulai 15 hingga 17 Oktober 2026. Kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dikhawatirkan mengganggu mobilitas siswa dan tenaga pendidik.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Pasokan BBM Mulai Pulih, BI Bali Pastikan Dampak ke Inflasi dan Ekonomi Terbatas

balitribune.co.id | Denpasar - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali mengapresiasi langkah cepat Pertamina dan Pemerintah Daerah dalam mempercepat pemulihan pasokan serta distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Bali. Sinergi antara Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat guna memastikan kelancaran aktivitas ekonomi serta stabilitas harga barang dan jasa.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polda Bali Kerahkan Personel Amankan Antrean BBM

balitribune.co.id | Denpasar - Merespons situasi antrean panjang Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah SPBU di wilayah Bali, Polda Bali bersama jajaran Polres dan Polsek menerjunkan ratusan personel mengamankan dan mengatur lalulintas di lapangan, Selasa (13/10/2026). Di lapangan personel berkoordinasi dengan pengelola SPBU dan instansi terkait.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Seribu KK Lebih Terdampak Kekeringan di Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Kekeringan di Jembrana dampaknya semakin dirasakan. Menyusutnya air dari hulu mengakibatkan sejumlah wilayah mengalami krisis air bersih. Seribu kepala keluarga (KK) lebih beberapa bulan terakhir hanya berharap dari distribusi bantuan air bersih instansi terkait. 

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tiga Warga Buleleng Meninggal Gara-Gara Rabies, Dinkes Soroti Rendahnya Kesadaran Penanganan Gigitan

balitribune.co.id | Singaraja - Ancaman rabies di Kabupaten Buleleng masih menjadi persoalan serius. Hingga September 2026, kasus gigitan hewan penular rabies (GHPR) tercatat cukup tinggi, dengan tiga orang dilaporkan meninggal dunia akibat penyakit tersebut. Minimnya pelaporan setelah gigitan dan ketidakpatuhan menjalani vaksinasi menjadi perhatian Dinas Kesehatan (Dinkes) Buleleng dalam memperkuat upaya pencegahan.

Baca Selengkapnya icon click

Pasokan BBM Terbatas, Antrean Panjang Terjadi di SPBU Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) masih terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Jembrana hingga Selasa (13/10/2026). Terbatasnya pasokan membuat BBM bersubsidi jenis Pertalite cepat habis. Bahkan, di sejumlah SPBU, BBM nonsubsidi jenis Pertamax juga kosong.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.