Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

33 Kasus Rabies Terdeteksi di Badung

Vaksinasi
Bali Tribune / VAKSINASI - Petugas melakukan vaksinasi terhadap hewan penular rabies (HPR). 

balitribune.co.id | Mangupura - Ancaman rabies masih menghantui Kabupaten Badung. Sepanjang 2026, Dinas Pertanian dan Pangan (Diperpa) Badung mencatat 33 kasus rabies pada hewan penular rabies (HPR).

Pemerintah daerah kini memperketat pengendalian untuk mencegah penyakit mematikan tersebut menular kepada manusia.

Kepala Diperpa Badung Anak Agung Ngurah Raka Sukadana mengatakan vaksinasi menjadi langkah utama untuk memutus rantai penularan rabies. Pemerintah menargetkan sedikitnya 70 persen populasi HPR mendapatkan vaksin, sementara realisasi vaksinasi di Badung kini telah mencapai 78,5 persen.

“Upaya serius menekan penyebaran rabies di Badung digencarkan dengan terus menggencarkan program vaksinasi massal hewan penular rabies (HPR), khususnya anjing,” ujar Raka Sukadana, Minggu (13/9/2026).

Untuk memperkuat perlindungan, sebanyak 115.000 dosis vaksin rabies disiapkan untuk sekitar 95.000 ekor anjing di Badung. Sebanyak 75.000 dosis berasal dari pengadaan Pemkab Badung, sedangkan 40.000 dosis merupakan bantuan Pemprov Bali.

Meski vaksinasi massal utama berlangsung April-Juli 2026, layanan vaksinasi tetap dibuka hingga akhir tahun. Petugas kesehatan hewan melakukan penyisiran di lapangan, terutama wilayah dengan populasi anjing tinggi dan kawasan yang dinilai memiliki risiko penularan.

Kuta Selatan dan Mengwi menjadi perhatian utama karena kedua kecamatan tersebut memiliki populasi anjing paling banyak. Pemerintah mendorong pemilik anjing tidak mengabaikan vaksinasi karena cakupan vaksinasi menjadi salah satu kunci untuk memutus mata rantai rabies.

Dengan masih ditemukannya 33 kasus sepanjang tahun ini, masyarakat diminta tidak menganggap remeh risiko gigitan anjing maupun HPR lainnya. Pemkab Badung menegaskan vaksinasi bukan sekadar program rutin, tetapi langkah perlindungan langsung untuk mencegah rabies menyebar dan mengancam keselamatan manusia. 

wartawan
ANA
Category

Korupsi Rumah Subsidi di Buleleng, 399 Dokumen Direkayasa, Negara Rugi Rp41 Miliar

balitribune.co.id | Denpasar - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bali yang baru Dr. Catharina Muliana Girsang langsung tancap gas dalam membongkar kasus korupsi. Ini seiring ditetapkannya dua tersangka baru berkaitan dengan perkara penyelewengan bantuan rumah subsidi di Kabupaten Buleleng. Mereka masing - masing berinisial KB selaku pemilik dan Direktur PT Pacung Prima Lestari (Pengembang) dan IK ADP Relationship Manager Bank BUMN penyalur kredit.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gagal Temui Kajari,  Warga Segel Kantor Desa Sudaji

balitribune.co.id | Singaraja - Akibat kecewa  tidak bertemu dengan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Buleleng, Edi Irsan Kurniawan,massa dari Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, Buleleng, bertindak anarkis. Kekecewaan  mereka memuncak dengan menyegel Kantor Desa Sudaji menggunakan kayu dan bambu serta spanduk.

Baca Selengkapnya icon click

Kolaborasi #bluBuatBaik Inovasi Layanan Digital Banking Menjadi Katalis Perubahan Perilaku Lingkungan

balitribune.co.id | Mangupura - BCA Digital secara resmi menginisiasi peluncuran kolaborasi #bluBuatBaik Waste Station Bali bersama Bluebird, Rekosistem, dan Monez di Pool Taksi Bluebird, Jimbaran, Rabu (17/12).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Warga Sudaji Kecam Kajari Buleleng Edi Irsan

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah orang terlihat mendatangi Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng, Selasa (16/12). Mereka bermaksud bertemu dengan Kepala Kejari Buleleng Edi Irsan Kurniawan untuk menanyakan tindak lanjut kasus laporan mereka terkait dugaan penyimpangan keuangan oleh Kepala Desa/ Perbekel Desa Sudaji, Kecamatan Sawan I Made Ngurah Fajar Kurniawan.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.