Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Abrasi Kian Parah, Warga Pesisir Monggalan Terdampak Dibantu Bedah Rumah

Abrasi
Bali Tribune / ABRASI - Kondisi parah abrasi pantai Monggalan Kusamba.

balitribune.co.id I Semarapura - Makin parahnya abrasi di pesisir pantai Monggalan, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung, dikhawatirkan menggerus kawasan itu makin jauh ke daratan. Sejumlah warga yang masih tinggal di kawasan itu terpaksa harus bertahan diselimuti rasa cemas, sembari berharap pemerintah segera turun tangan membuat tanggul. 

"Setiap hari takut, Pak. Saya di sini terpaksa karena jualan. Kalau malam tidak berani tidur di sini. Saya mengungsi di rumah orang tua dulu," kata warga pesisir pantai Monggalan I Dewa Raka (68), Senin (20/4/2026). 

Menurutnya, potensi terkikis habisnya pesisir pantai Monggalan oleh abrasi bertambah setiap harinya. Apalagi di saat air pasang. Kata dia, air laut bisa merambah naik sampai sekitar lima ratus meter ke permukaan. 

Ia mencoba menghitung dengan cermat sembari menunjuk lokasi tanah dan rumahnya yang sudah tenggelam. Dulu rumah saya di pelampung itu. Dalam dua setengah tahun sudah banyak yang habis. "Kalau tidak dibuat tanggul, ini bisa habis semua ke sana," katanya sembari menunjuk deretan rumah di bibir pantai yang belum terdampak abrasi.

 Dia menempati salah satu rumah milik seorang warga yang sudah pindah. Rumah itu terletak persis di bibir pantai yang setiap hari terus terkikis. Ia menempati halaman samping rumah itu untuk berjualan dan jadi buruh angkut barang yang akan dikirim ke Nusa Penida. "Kalau sudah malam, mana berani. Siang saja tetap cemas. Kalau pasang datang, jualan saya bisa habis. Rugi sudah jadinya, " ungkapnya. 

Dari pantauan di lokasi, tampak puing-puing rumah terakhir yang disapu abrasi masih tergeletak di bibir pantai. Menunggu ditelan ombak. Sekitar 20 meter dari sana, ombak pantai terlihat terus menyapu akar sebuah pohon ketapang besar. Daunnya sudah kuning semua. Sebagian sudah mati. 

Menurut Raka, warga menunggu realisasi janji Bedah Rumah.Sembari mencemaskan kondisi lahan tempatnya bekerja, Raka juga menanti bantuan bedah rumah yang dijanjikan pemerintah. Ia menuturkan jika telah menyiapkan lahan untuk bantuan pembangunan rumah. "Semoga tahun ini jadi dibuatkan rumah," harapnya. 

Mengenai hal ini, Pemkab Klungkung telah merencanakan relokasi warga korban abrasi. Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra, Selasa (21/4/2026) di hadapan media. Dia menegaskan, hal itu diputuskan saat rapat rencana relokasi warga korban abrasi 10 April 2026 yang lalu. "Kondisi di Pantai Monggalan sudah sangat parah akibat abrasi. Kami mengambil langkah cepat untuk melokalisir warga ke tempat yang lebih aman dan nyaman, agar mereka segera memiliki hunian yang layak," kata Cok Surya. 

Perbekel Desa Kusamba Nengah Semadi Adnyana mengatakan saat ini ada 12 Kepala Keluarga (KK) di wilayah Monggalan yang terdampak langsung oleh abrasi. Dari 12 KK, ada 7 KK yang tidak memiliki lahan pribadi untuk mendapat bantuan bedah rumah. "Ketujuh keluarga ini yang akan diprioritaskan untuk segera menempati di Rumah Deret Santhi Rahayu di Desa Sulang," terangnya.

Perbekel Semadi menyatakan, pemerintah Desa Kusamba berharap relokasi warga dapat dilakukan dalam waktu dekat. Hal itu diingatkannya mengingat cuaca ekstrem yang masih mengancam wilayah pesisir pantai  Monggalan, Kusamba ini.

wartawan
SUG
Category

Pemkot Denpasar Alokasikan Rp32 Miliar Atasi Banjir 

balitribune.co.id | Denpasar -  Pemerintah Kota Denpasar mengalokasikan anggaran sebesar Rp32 miliar pada 2026 untuk memperkuat upaya pengendalian banjir melalui normalisasi sungai, pembangunan drainase baru, serta penataan saluran irigasi di sejumlah titik rawan genangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kemarau Panjang, PDAM Denpasar Perluas Daya Tampung

balitribune.co.id | Denpasar - Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma Kota Denpasar mulai melakukan langkah antisipasi menghadapi potensi krisis air akibat kemarau panjang. Meski produksi air bersih saat ini masih berjalan normal, penurunan debit sungai di sejumlah wilayah menjadi perhatian serius.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Cari Titik Temu Tarif SJUT

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar bersama Perumda Bhukti Praja Sewakadarma membuka ruang pembahasan ulang terkait tarif Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) di kawasan Sanur. Langkah ini diambil setelah para operator provider keberatan dan menilai tarif yang ditetapkan dalam regulasi terlalu tinggi.

Baca Selengkapnya icon click

Warga Nusa Penida Keluhkan Pemadaman Listrik Massal

balitribune.co.id | Semarapura - Menindaklanjuti adanya keluhan masyarakat terkait pemadaman listrik yang terjadi secara massal di wilayah Kecamatan Nusa Penida, Kapolsek Nusa Penida Kompol I Ketut Kesuma Jaya, S.H., M.H., bersama anggota melaksanakan sambang dan koordinasi ke PLTD Nusa Penida, Selasa (6/10/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.