Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Agen BRILink di Klungkung Akui Penjualan di Warungnya Ikut Terdongkrak

bri
Bali Tribune / AGEN - Desi Hidayanti Damuri (kanan) bersama ibunya (kiri) mengelola warung kelontong dan menjadi Agen BRILink di Kabupaten Klungkung

balitribune.co.id | Semarapura - Desi Hidayanti Damuri merupakan pemilik warung kecil di kawasan padat pekerja rantauan di Klungkung. Saat ini ia berusia 28 tahun dan telah menjadi Agen BRILink yang melayani traksaksi keuangan di sekitar tempat usahanya. Ia menuturkan, berawal dari transaksi harian yang hanya tiga sampai empat orang, kini layanan transfer dan tarik tunai di tempatnya bisa mencapai lebih dari 100 transaksi per hari.

Saat ditemui beberapa waktu lalu di warungnya sembari melayani transaksi, ia mengaku mulai tertarik menjadi Agen BRILink setelah dikenalkan oleh kenalannya yang lebih dulu menjadi agen. Saat itu, layanan transfer perbankan masih belum banyak dikenal masyarakat.

"Dulu orang-orang masih banyak yang bingung transfer. Kalau kirim uang ya harus ke bank atau ATM. Karena di sini banyak pekerja pendatang, akhirnya mereka mulai cari tempat transfer yang lebih dekat,” ujarnya.

Desi mengatakan, modal awal membuka layanan BRILink hanya sekitar Rp10 juta. Saat pertama beroperasi, transaksi harian masih sangat sedikit dengan nilai keuntungan yang belum besar. Namun seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan transfer dan tarik tunai, usahanya perlahan berkembang

“Awalnya paling cuma tiga sampai empat orang transaksi. Fee-nya sedikit, tapi saya lihat ada peluang. Akhirnya saya berani tambah modal lagi,” katanya.

Menurutnya, pertumbuhan pengguna layanan BRILink sangat terasa di kawasan tempat tinggalnya yang dipenuhi pekerja dari luar Bali. Banyak pelanggan menggunakan layanan transfer untuk mengirim uang ke kampung halaman.

Kini, selain transfer uang, transaksi tarik tunai justru menjadi layanan paling ramai. Banyak pekerja pelabuhan dan buruh angkut barang menarik uang tunai dalam jumlah besar untuk pembayaran upah harian.

“Kalau sekarang malah banyak yang tarik tunai. Ada yang sehari narik Rp10 juta sampai Rp15 juta berkali-kali.” ujarnya.

Dalam sehari, jumlah transaksi bisa mencapai 100 hingga 150 transaksi, tergantung kondisi. Selain transfer dan tarik tunai, pelanggan juga memanfaatkan layanan top up dompet digital, pembelian pulsa, hingga pembayaran listrik.

Desi mengaku keberadaan BRILink tidak hanya meningkatkan pendapatan jasa transaksi, tetapi juga ikut mendongkrak penjualan warungnya. Pelanggan yang datang untuk transfer biasanya sekaligus berbelanja kebutuhan harian.

“Dulu warung sepi sekali. Barang juga sedikit. Sekarang orang datang transfer sekalian beli beras, mie, kebutuhan lain. Sangat membantu ekonomi keluarga,” katanya.

Pendapatan dari fee BRILink bahkan rutin disisihkan untuk tabungan dan investasi. Ia menyebut hasil usaha tersebut turut membantu memenuhi kebutuhan keluarga hingga membeli berbagai barang rumahtangga.

Sementara itu, Regional CEO BRI Region 17 Denpasar, Hery Noercahya mengatakan Agen BRILink merupakan perpanjangan tangan BRI untuk menjangkau layanan perbankan hingga ke daerah pelosok.

Menurutnya, kehadiran Agen BRILink tidak hanya mempermudah akses layanan keuangan masyarakat, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat. 

“Dengan menjadi Agen BRILink, masyarakat tetap bisa menjalankan usaha utamanya sambil memperoleh tambahan penghasilan dari layanan perbankan,” ujarnya.

Ia menambahkan, keterbatasan akses layanan perbankan di sejumlah wilayah dapat dijawab melalui keberadaan Agen BRILink yang kini tersebar hingga lingkungan permukiman dan kawasan padat pekerja. Hingga saat ini, terdapat 4.182 Agen BRILink aktif yang tersebar di wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

wartawan
YUE
Category

Tiga Toko di Tabanan Terciduk Jual Rokok Tanpa Cukai

balitribune.co.id | Tabanan - Sebanyak tiga dari delapan toko kelontong di Kabupaten Tabanan kedapatan menjual rokok berbagai merek tanpa dilekati pita cukai resmi. Temuan rokok bodong tersebut terungkap saat tim gabungan dari Kantor Bea Cukai dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tabanan menyisir kawasan pemukiman di Desa Bongan dan Desa Kediri, Rabu (30/9/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Pemulangan Jenazah PMI dari Taiwan Tunggu Proses Investigasi

balitribune.co.id | Negara - Sampai saat ini belum ada kepastian mengenai jadwal pemulangan jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) I Made Pariana (49) yang meninggal dunia di Taiwan pada Sabtu (19/9/2026) lalu. Proses pemulangan jenazah masih menunggu penyelesaian proses investigasi oleh pihak berwenang setempat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Estuary Dam Suwung Surut, PDAM Tirta Mangutama Terancam Krisis Air Baku

balitribune.co.id | Mangupura - Kemarau panjang mulai berdampak terhadap ketersediaan air baku untuk produksi air bersih di Kabupaten Badung. Kondisi tersebut terlihat dari menyusutnya muka air di Estuary Dam Suwung yang menjadi salah satu sumber bahan baku utama Perumda Air Minum Tirta Mangutama Badung.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Rokok Ilegal Marak di Badung, Tim Gabungan Sita 23 Slop dan 15 Bungkus dari Warung

balitribune.co.id | Mangupura - Peredaran rokok ilegal di Kabupaten Badung mulai mendapat perhatian serius. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Badung bersama Kantor Bea Cukai Denpasar menggelar inspeksi mendadak (sidak) dengan menyasar sejumlah warung dan tempat usaha yang diduga menjual rokok tanpa cukai.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Komisi I DPRD Badung Tinjau Pasar Ikan Higienis Kedonganan, Hibah Aset Rp 6,15 Miliar Masuk Tahap Pembahasan

balitribune.co.id | Mangupura - Komisi I DPRD Kabupaten Badung bersama Ketua DPRD Badung melakukan peninjauan lapangan ke Pasar Ikan Higienis Kedonganan, Kamis (1/10/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari proses verifikasi terhadap permohonan hibah sejumlah aset milik Pemerintah Kabupaten Badung kepada Desa Adat Kedonganan.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Capaian Pendataan Perlinsos Digital di Badung Masih Rendah, 79 Ribu KK Belum Terdata

balitribune.co.id | Mangupura - Pendataan Perlindungan Sosial (Perlinsos) digital di Kabupaten Badung masih menghadapi tantangan, khususnya di kawasan Kuta. Kecamatan Kuta bersama Kuta Utara dan Kuta Selatan tercatat sebagai wilayah dengan capaian pendataan terendah hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.