Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Anjing Peliharaan Gigit Lima Warga Sudaji 

Eliminasi Anjing
Bali Tribune / DIELIMINASI - Anjing yang menggigit sejumlah warga di Sudaji berhasil dieliminasi.

balitribune.co.id | Singaraja - Warga Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, Buleleng, dibuat resah setelah seekor anjing peliharaan yang lepas menyerang dan menggigit lima warga dalam dua kejadian berbeda. Anjing tersebut akhirnya dieliminasi dan sampel otaknya dikirim ke Balai Besar Veteriner Denpasar untuk memastikan ada atau tidaknya infeksi rabies.

Kepala Desa Sudaji I Made Ngurah Fajar Kurniawan mengatakan, serangan pertama terjadi pada Senin (5/10/2026) sekitar pukul 22.00 Wita. Saat itu, dua warga tengah mengikuti upacara adat ketika anjing keluar dari pekarangan pemiliknya.

"Anjing itu keluar dari areal pekarangannya karena pintu gerbang rumah pemilik anjing itu terbuka. Anjing itu menggigit warga yang sedang upacara," kata Fajar, Rabu (7/10/2026).

Warga sempat berusaha mengejar anjing tersebut, namun berhasil melarikan diri. Sehari kemudian, Selasa (6/10/2026), anjing kembali keluar dari rumah pemiliknya dan menyerang dua warga lain yang berada di sekitar permukiman.

"Kebetulan berpapasan di lorong gang, tiba-tiba anjing itu menggigit warga," ujar Fajar.

Dengan dua kejadian tersebut, tercatat lima warga menjadi korban gigitan. Seluruh korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Giri Emas untuk mendapatkan penanganan medis, termasuk perawatan luka dan vaksin antirabies (VAR).

Kepala Dinas Kesehatan Buleleng dr Sucipto membenarkan seluruh korban telah mendapatkan VAR. Dari pemeriksaan awal, luka yang dialami korban tidak masuk kategori risiko tinggi.

"(Luka) gigitan tidak ada yang resti (risiko tinggi). Luka korban berada di bagian tangan, kaki, dan betis," ungkapnya.

Sementara, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng Gede Melandrat mengatakan, anjing tersebut merupakan hewan peliharaan yang telah dipelihara selama sekitar empat tahun. Namun, berdasarkan informasi yang diterima petugas, anjing tersebut belum pernah mendapatkan vaksinasi rabies.

Pasca kejadian, Tim Siaga Rabies (TISIRA) Desa Sudaji melakukan pencarian. Anjing tersebut akhirnya ditemukan dan dieliminasi pada Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 17.30 Wita.

Dokter hewan Puskeswan Kecamatan Sawan kemudian mengambil sampel otak anjing untuk diperiksa guna memastikan status rabies.

Sampel tersebut dikirim pada Rabu (7/10/2026) sekitar pukul 06.00 Wita ke Balai Besar Veteriner Denpasar.

"Sampel otak selanjutnya dikirim ke Balai Besar Veteriner Denpasar untuk dilakukan pemeriksaan," ujar Melandrat. 

wartawan
CHA
Category

Tangani Inflasi, Pemkot Depasar Fokus Stabilkan Harga Pangan

balitribune.co.id | Denpasar - Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa memimpin Rapat Teknis Penanganan Inflasi Kota Denpasar di Kantor Wali Kota Denpasar, Selasa (22/9/2026). Rapat tersebut digelar sebagai langkah konkret Pemerintah Kota Denpasar dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi di daerah.

Baca Selengkapnya icon click

OJK Buka Jalan Demutualisasi Bursa Efek, Kepemilikan Saham Dibatasi 5 Persen

balitribune.co.id | Jakarta - Struktur kepemilikan Bursa Efek di Indonesia memasuki babak baru. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan Peraturan OJK Nomor 13 Tahun 2026 tentang Pemegang Saham Bursa Efek (POJK 13 Tahun 2026), yang menjadi dasar hukum pelaksanaan demutualisasi Bursa Efek.

Regulasi tersebut berlaku sejak diundangkan pada 17 September 2026. OJK menjelaskan penerbitan aturan itu melalui siaran pers, Senin (21/9/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

APBD Buleleng Defisit Rp200 Miliar, Pembangunan RSUD Dibiayai Lewat Pinjaman Daerah

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng menyiapkan skema pembiayaan melalui pinjaman daerah untuk mendukung revitalisasi dan pemenuhan sarana prasarana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng. Kebijakan tersebut berdampak pada postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang diproyeksikan mengalami defisit lebih dari Rp200 miliar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Antisipasi Banjir, Sedimentasi di Tukad Mati Kembali Dikeruk

balitribune.co.id |  Denpasar - Bencana banjir bandang yang terjadi tahun lalu, belantaran Tukad Mati Denpasar yang terparah. Memasuki musim hujan, Pemerintah Kota Denpasar bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida melakukan pengerukan sedimentasi di alur Tukad Mati, Jalan Pura Demak I, Pemecuta kelod, Selasa (22/9/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.