Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Api Marhaenisme Dalam Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali

pengamat
Bali Tribune / Umar Ibnu Alkhatab - Pengamat Kebijakan Publik

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), meminta para mahasiswa untuk menjadikan marhaenisme sebagai landasan berpikir kritis, berkeadilan, dan berpihak kepada rakyat di tengah kuatnya pengaruh modernisme. Permintaan tersebut dilontarkan Pak Koster saat ia memberikan sambutan pada acara bedah buku "Marhaenisme: Dalil Baru untuk Gen Z" karya Rocky Gerung di Auditorium Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar pada tanggal 21 Juli 2026 yang lalu. Menurut Pak Koster, marhaenisme adalah ideologi kerakyatan yang tumbuh dari realitas masyarakat Indonesia. Ideologi tersebut dilahirkan oleh Soekarno (Bung Karno) setelah ia melihat kehidupan seorang petani yang bernama Marhaen yang memiliki alat produksi sendiri tetapi rapuh oleh karena hempasan kapitalisme. Sejak itu Bung Karno kerap menggunakan istilah marhaenisme sebagai simbol perjuangan untuk menghilangkan kapitalisme dari bumi Indonesia. Bagi Bung Karno, sistim kapitalisme telah menghisap dan menindas rakyat kecil.

Dalam konteks Bali masa kini, Pak Koster tampaknya ingin mengambil api marhaenisme dalam membangun Bali, dan karena itu ia mengingatkan para mahasiswa bahwa Bali sangat membutuhkan anak-anak muda yang aktif sebagai subjek di dalam merancang, membangun, dan merawat masa depan Bali dengan tetap berpijak pada kearifan lokal yang menjadi identitas Bali yang otentik. Pak Koster mengimpikan masa depan Bali dengan otentisitas Bali sebagai titik tolaknya kendati berada dalam situasi moderen. Para mahasiswa diharapkan berpikir kritis demi menyambungkan marhaenisme dengan situasi Bali yang sedang berhadapan dengan modernisme agar tak tergerus dan kehilangan indentitasnya. Dalam pemikiran Pak Koster, pembangunan Bali saat ini tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata, tetapi juga berorientasi pada pembangunan nilai, budaya, dan moralitas demi menjaga harmoni dan keberlanjutan peradaban Bali yang otentik di masa depan. Dewasa ini, pembangunan Bali sering diukur dari infrastruktur yang bagus dan angka pertumbuhan yang tinggi. Tetapi seringkali pembangunan model yang demikian meninggalkan pertanyaan besar, bagaimana masa depan peradaban Bali yang adiluhung itu?

Demi menjawab pertanyaan yang krusial di atas, Pak Koster mencoba membawa api marhaenisme ke dalam visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Secara singkat dapat kita katakan bahwa inti marhaenisme adalah tiga hal, yakni berdaulat di sektor politik, berdikari di sektor ekonomi, dan berkepribadian di sektor budaya. Di luar ketiga aspek inti itu, marhaenisme juga memuat jiwa gotong royong dan keberpihakan mutlak pada wong cilik. Jiwa gotong royong dan keberpihakan inilah yang mencerminkan kehadiran negara untuk kepentingan  yang paling lemah. Sementara visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali berisi enam pilar, yakni pangan-sandang-papan, kesehatan, pendidikan, jaminan sosial, adat-agama-budaya, infrastruktur-tata kelola, dan kelestarian alam berbasis Tri Hita Karana. Kerangkanya adalah bahwa Bali harus maju, tetapi dengan cara Bali, yakni Bali yang tidak kehilangan jati dirinya di tengah modernisme.

Hemat kita, Pak Koster menjadikan marhaenisme sebagai "api" dalam praksis visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Pertama, keberpihakan ekonomi, marhaenisme menuntut ekonomi dari bawah, visi Nangun Sat Kerthi menjawab lewat, misalnya, penguatan usaha mikro, kecil dan menengah. Ketika ada tekanan alih fungsi lahan, jawabannya bukan menyerah pada investor, tapi melindungi sawah karena itu alat produksi krama Bali. Kedua, berdikari, marhaenisme anti ketergantungan, visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali menerjemahkannya lewat quality tourism, artinya Bali tidak mengejar kuantitas turis murah yang merusak, tapi kualitas yang menghargai budaya dengan tujuan agar devisa tidak hanya dinikmati korporasi besar, tapi juga dapat menjamin masa depan peradaban Bali. Ketiga, kepribadian budaya, marhaenisme menolak jadi bangsa yang kehilangan jati diri, visi Nangun Sat Kerthi memasang pagar lewat pilar adat, agama, dan tradisi yang kuat. Sebagai ilustrasi, aturan berpakaian di pura, pelestarian upacara, dan penguatan desa adat adalah bentuk perlawanan agar Bali tidak hanya jadi taman hiburan semata. Dan keempat, gotong royong, marhaenisme percaya kekuatan kolektif, visi Nangun Sat Kerthi menghidupkannya lewat banjar dan desa adat. Jiwa ngerombo, misalnya, diimplementasikan secara nyata dalam pembangunan di Bali.

Akhirnya, visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali tanpa dimuat api marhaenisme bisa menjadi visi pembangunan yang elitis. Demikian pula, marhaenisme tanpa visi Nangun Sat Kerthi bisa jadi wacana tanpa pijakan lokal. Tentu saja Bali butuh keduanya, butuh visi yang mengakar pada budaya, dan semangat yang berpihak pada rakyat. Pak Koster tampaknya berhasil memadukan keduanya. Pak Koster menjadikan api marhaenisme dalam visi yang ia majukan sebagai pengingat bahwa pembangunan yang benar adalah ketika petani di Jatiluwih, penenun di Sidemen, dan pemuda di banjar bisa hidup layak, bermartabat, dan tetap menjadi orang Bali di tanahnya sendiri. Itulah kedaulatan sebuah peradaban yang sesungguhnya. Wallahu a'alamu bish-shawab.

Tabanan, 2 Agustus 2026

wartawan
RED
Category

Pelabuhan Gilimanuk Disterilisasi, Pedagang Asongan Beradaptasi

balitribune.co.id I Negara - Perubahan suasana terasa setelah sterilisasi penuh diberlakukan di kawasan Pelabuhan Gilimanuk. Akses keluar-masuk diperketat dan seluruh aktivitas di dalam kawasan pelabuhan ditata berdasarkan zona. Bagi para pedagang asongan yang selama ini menggantungkan penghasilan dari arus penumpang, perubahan tersebut membuat pola berjualan ikut bergeser.

Baca Selengkapnya icon click

KUR BRI Perkuat Perajin Gerabah untuk Menjaga Tradisi Pengabenan Bali

balitribune.co.id | Mangupura - Di tengah gempuran produk modern, gerabah tradisional untuk kebutuhan upacara adat Bali masih bertahan. Di Banjar Basang Tamiang, Desa Kapal, Kabupaten Badung, usaha gerabah yang telah diwariskan turun-temurun sejak sekitar tahun 1970-an tetap hidup berkat ketekunan keluarga perajin dalam menjaga tradisi sekaligus menyesuaikan diri dengan kebutuhan pasar.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bali Siap Jadi Pilot Project Reformasi Sistem Rujukan Kesehatan Nasional

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Provinsi Bali menyatakan kesiapan menjadi daerah percontohan atau pilot project reformasi sistem rujukan pelayanan kesehatan nasional berbasis kompetensi. Gagasan tersebut dinilai dapat memangkas panjangnya proses rujukan sekaligus mempercepat masyarakat memperoleh layanan medis sesuai kebutuhan dan tingkat kompetensi rumah sakit.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

PFII akan Picu Investor Seluruh Asia Menaruh Modalnya di Indonesia Melalui Bali

balitribune.co.id I Mangupura - Pengusaha Indonesia menyambut positif dipilihnya Bali sebagai lokasi Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII). Hal itu yang akan mendorong pemerintah untuk melakukan pembenahan infrastruktur di Bali dan perbaikan lainnya di pulau ini, termasuk menata Bali agar tampil lebih bersih dengan mempercepat penanganan sampah. 

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lantik Direktur BLUD Taman Budaya, Bupati Sanjaya Dorong Pengelolaan Fasilitas Publik Lebih Profesional

balitribune.co.id | Tabanan – Pemerintah Kabupaten Tabanan terus mendorong penguatan tata kelola aset daerah agar mampu memberikan pelayanan publik yang semakin optimal. Upaya tersebut ditandai dengan dilantiknya Direktur Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Taman Budaya oleh Bupati Tabanan, Dr.

Baca Selengkapnya icon click

Siapkan Anggaran Rp85 Miliar, Badung Bidik Tambah Saham di Jasamarga Bali Tol

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung membuka peluang memperbesar kepemilikan saham di PT Jasamarga Bali Tol (JBT). Pemkab Badung menargetkan kepemilikan saham yang saat ini sebesar 6,32 persen ditingkatkan menjadi sekitar 15 persen dengan menyiapkan anggaran hingga Rp85 miliar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.