balitribune.co.id | Semarapura - Ashram Gandhi Puri terus memperkuat peran generasi muda dalam mendukung sektor wellness and sport tourism di Bali. Langkah ini diwujudkan melalui program Yoga Teacher Training Course (YTTC) 100 Jam yang digelar secara intensif dengan metode live-in di Ashram Gandhi Puri Sevagram, Klungkung, pada 8–18 Oktober 2026.
Kegiatan yang dipimpin Ida Rsi Putra Manuaba ini bekerja sama dengan Vivekananda Yoga Sanstha Institute (VYSI) dan menghadirkan instruktur profesional asal India, Praveen Kumar Verma. Pelatihan ini diikuti 16 peserta yang didominasi mahasiswa Program Studi Yoga Kesehatan Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa.
"Pelatihan ini bukan sekadar program pendidikan, melainkan upaya mencetak sumber daya manusia Bali yang profesional, berakar pada nilai spiritual, dan relevan dengan kebutuhan industri kesehatan modern," ujar Pengasuh Ashram Gandhi Puri, Ida Rsi Putra Manuaba.
Rangkaian pelatihan diakhiri dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Titi Banda Indonesia–India di bidang pengembangan yoga dan Ayurveda. Kesepakatan strategis ini ditandatangani oleh Direktur Ashram Gandhi Puri I Wayan Sari Dhika, Pendiri Praveen Yoga Academy Praveen Kumar Verma, serta Direktur VYSI Diah Puspa.
Melalui kerja sama internasional ini, Ashram Gandhi Puri berkomitmen melahirkan yogi dan yogini muda berkualitas. Para lulusan diharapkan mampu mengambil peran kunci dalam memperkuat ekosistem pariwisata berbasis kebugaran (wellness tourism) di Bali.