Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bambu Indah Resort Peringati “International Yoga Day” dengan Yoga Bersama Siswa SDN 1 Sayan

yoga bersama
Bali Tribune / YOGA - Para siswa SDN 1 Sayan, Ubud, Gianyar saat mengikuti yoga dalam rangka merayakan ‘International Yoga Day’di Venue Island, area Sungai Ayung, Bambu Indah Resort, Minggu (21/6/2026).

balitribune.co.id I Gianyar - Bambu Indah Resort turut merayakan ‘International Yoga Day’ dengan menggelar kegiatan unik yakni membuka ‘kelas’ yoga bersama siswa SDN 1 Sayan, Ubud, Gianyar, Bali pada Minggu (21/6/2026).

Yoga diawali dengan gerakan ringan dan pemanasan. Siswa tampak bersemangat mengikuti kegiatan yang bagi mereka adalah yang pertama kalinya. Dipandu instruktur berpengalaman, sebanyak 72 siswa mengikuti yoga dari pukul 07.00 – 09.00 Wita di Venue Island, area Sungai Ayung yang mengalir tenang di Bambu Indah.

Ni Kadek Siwi Sukma Permata, adalah salah satu siswa yang senang bisa mengikuti yoga. Baginya, yoga adalah kegiatan yang baru pertama kalinya diikuti dan langsung merasa excited.

Siwi mengaku akan ikut lagi jika ada kegiatan yoga bersama teman-teman. “Senang, jadi tahu olahraga yoga. Apalagi di tengah hutan bambu dan dekat sungai, bagus pemandangannya,” kata siswa kelas IV SDN Sayan ini.

Sementara itu Citra Suriah, Corporate Director of Marketing Bambu Indah, Green Village Bali, dan The Kul Kul Farm menjelaskan, kegiatan yoga Bersama siswa SDN 1 Sayan, Ubud ini baru pertama kalinya diadakan Bambu Indah Resort.

Menurutnya, selain turut merayakan Hari Yoga Internasional (International Yoga Day), Bambu Indah juga ingin mengenalkan yoga lebih dini kepada siswa SD dengan tujuan agar mereka mulai membiasakan hidup sehat dengan berolahraga ringan seperti yoga sehingga akan terwujud generasi muda yang sehat dan peduli pada kesehatan diri sendiri.

“Ini untuk pertama kalinya diadakan, mungkin ke depan kami akan gelar kegiatan lainnya yang bermanfaat untuk mendukung generasi muda mulai belajar hidup sehat dengan yoga. Ini wujud kepedulian Bambu Indah Resort dalam berkontribusi dengan masyarakat lokal. Jadi tidak saja berbagi dari hasil pertanian di tempat kami,” ungkap Citra.

Usai yoga, siswa diajak menikmati minuman dan sarapan khas ala Bambu Indah yakni makanan sehat yang berasal dari alam dan dimasak dengan cara yang higienis dan tetap lezat.

Sebenarnya, lanjut Citra, setiap hari ada kelas yoga bagi tamu yang berminat dengan instruktur yang didatangkan khusus tetapi tetap dari Indonesia. Dengan yoga, mereka diajak untuk menyatu dengan alam sesuai visi Bambu Indah sebagai resort yang lekat dengan alam.

Citra menambahkan, selain menjual kamar dan experience, Bambu Indah Resort juga melengkapi fasilitas untuk kesehatan (wellness area) di seberang Sungai Ayung namun tetap dalam satu lokasi.  

Bambu Indah Hotel merupakan salah satu resort unik yang menjadi incaran wisatawan lokal maupun mancanegara. Mengusung konsep alam, resort ini menawarkan pengalaman menginap yang tak biasa.

Konsep yang diusung oleh resort ini terlihat jelas. Bambu Indah menawarkan sensasi tinggal di alam bebas. Desain bangunannya pun terbilang unik, hampir keseluruhan bangunan serta interiornya menggunakan bahan baku bambu.

Alasan pragmatis menjadi pertimbangan dibangunnya resort milik John Hardy ini. Sejak dibangun pada tahun 2007, resort ini terus mengalami perbaikan. Resort ini juga dinobatkan sebagai 15 hotel tereksotis di dunia.

Dilansir Architectural Digest, Hardy dan istrinya mengaku ingin menawarkan pengalaman menginap yang berbeda dengan hotel lain. 

wartawan
NOM
Category

Mengamuk di Kediri, WNA Tiongkok Ditempatkan di Rudenim

balitribune.co.id | Tabanan – Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Tabanan memindahkan seorang warga negara asing (WNA) asal Tiongkok berinisial LQ (34) ke Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar, Selasa (20/10/2026).

Upaya detensi ini diambil setelah pria asing tersebut diamankan petugas usai dilaporkan mengamuk di kawasan pemukiman warga Desa Pandak Bandung, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Berdampak Sosial dan Ekonomi, Dewan Sebut Tajen Perlu Dikaji Secara Bijaksana

balitribune.co.id | Bangli - Dua pekan terakhir, aktifitas tajen di Bangli tiarap setelah aparat penegak hukum melakukan penertiban. Dampak sosial dan ekonomi sangat dirasakan bagi masyarakat yang selama ini menggantungkan mata pencaharian dari aktifitas tersebut. Realita ini mendapat perhatian  dari anggota DPRD Bangli I Made Sudiasa SE.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dewan Minta Ranperda dari Eksekutif Berdampak Nyata Bagi Masyarakat

balitribune.co.id | Bangli - Fraksi-Fraksi DPRD Bangli menyampaikan Pemandangan Umum (PU) atas penyampian tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang diajukan dari Eksekutif dalam Rapat Paripurna, Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika didampingi Wakil Ketua I Nyoman Budiada dan I Komang Carles serta dihadiri oleh Anggota DPRD.

Baca Selengkapnya icon click

OJK Jatuhkan Denda Rp2,52 Triliun, Penegakan Hukum Pasar Modal Makin Tegas

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkeras penegakan hukum di pasar modal. Hingga 16 Oktober 2026, regulator telah mengenakan denda dengan total mencapai Rp2,52 triliun kepada para pihak yang terbukti melakukan pelanggaran. Angka tersebut terdiri atas Rp2,23 triliun denda hasil pemeriksaan kasus terhadap 166 pihak dan Rp293,78 miliar denda keterlambatan kepada 805 pihak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lansia 70 Tahun di Selemadeg Barat Dilaporkan Hilang

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang lansia berusia 70 tahun bernama Ni Wayan Natri alias Mbah Mardi dilaporkan hilang dari rumahnya di Banjar Tegal Kontang, Desa Lumbung Kauh, Kecamatan Selemadeg Barat. Lansia yang memiliki riwayat linglung akibat faktor usia tua tersebut mendadak lenyap usai ditinggal anaknya memberi pakan ternak di belakang rumah.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Temu Wirasa 2026, BI Bali Dorong Penguatan Data untuk Ekonomi yang Lebih Tangguh

balitribune.co.id | Denpasar - Di tengah dinamika ekonomi yang bergerak semakin cepat, data tidak lagi sekadar menjadi angka dalam laporan statistik. Bagi Bank Indonesia, informasi dari pelaku usaha, rumah tangga, perbankan hingga pemerintah daerah justru menjadi salah satu pijakan penting untuk membaca arah perekonomian sebelum angka resmi tersedia.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.