Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Belasan Barong Sai Unjuk Aksi Saat Piodalan Pura Sri Sedana dan Cong Poo Kong Bio Gianyar

Barong Sai
Bali Tribune / BARONG SAI - Pertunjukan seni khas Tionghoa Barong Sai di Pura Sri Sedana dan Cong Poo Kong Bio (kongco) Gianyar.

balitribune.co.id | Gianyar - Belasan Barong Sai unjuk aksi memeriahkan rangkaian piodalan Pura Sri Sedana dan Cong Poo Kong Bio (kongco) di Jalan Dipta Nomor 14A, Gianyar, Minggu (25/10/2026). Pertunjukan seni khas Tionghoa tersebut menjadi daya tarik dalam perayaan yang memadukan tradisi Konghucu dengan budaya dan ritual Hindu Bali.

Piodalan di tempat ibadah yang memiliki sejarah panjang ini menjadi simbol akulturasi budaya dan agama yang terjalin dalam harmoni. Selain persembahyangan, rangkaian upacara juga diisi dengan berbagai pertunjukan seni, mulai dari tari-tarian Bali hingga atraksi Barong Sai.

Ketua Pemaksan Pura Sri Sedana dan Cong Poo Kong Bio, Nyoman Aryawan, mengatakan piodalan berlangsung selama empat hari. Setiap malam, panitia menggelar pertunjukan seni budaya sebagai bagian dari rangkaian perayaan.

"Pada malam hari ditampilkan hiburan tari Bali, seperti Tari Manukrawa dari SDN 3 Gianyar, Tari Puspanjali dari warga pemaksan, dan tari-tarian lainnya. Untuk Barong Sai, akan tampil belasan kelompok dari berbagai perkumpulan yang ada di Denpasar, Gianyar, dan Klungkung," ujar Aryawan.

Menurut Aryawan, jumlah pemaksan di tempat ibadah tersebut mencapai sekitar 120 kepala keluarga (KK). Sebagian besar merupakan warga keturunan Tionghoa yang berdomisili di Kecamatan Gianyar.

Jemaah yang datang untuk bersembahyang tidak hanya berasal dari Gianyar. Warga dari luar daerah juga turut hadir selama rangkaian piodalan berlangsung.

"Tempat ibadah ini bukan hanya milik umat Konghucu, tetapi juga masyarakat yang memiliki keyakinan untuk melakukan persembahyangan di sini," katanya.

Perpaduan Tradisi Tionghoa dan Hindu Bali

Pelaksanaan piodalan di Pura Sri Sedana dan Cong Poo Kong Bio memperlihatkan perpaduan tradisi Tionghoa dengan ritual Hindu Bali. Penggunaan lilin, dupa, dan berbagai persembahan dalam tradisi Konghucu berjalan berdampingan dengan sarana upacara atau banten sebagaimana lazimnya piodalan di pura.

Pada puncak piodalan, sejumlah tarian sakral dan tradisional turut dipentaskan, di antaranya Rejang Dewa, Baris Gede, Rejang Renteng, Rejang Sari, serta tari topeng dan Sidakarya. Pertunjukan tersebut melibatkan kolaborasi antara Pemaksan Kongco dan warga Lingkungan Sangging.

Piodalan tahun ini jatuh pada 24 Oktober 2026, yang disebut bertepatan dengan tanggal 15 bulan kesembilan dalam kalender Imlek atau Purnamaning Kalima dalam kalender Bali.

Berawal dari Persinggahan Ida Bhatara

Keberadaan Pura Sri Sedana dan Cong Poo Kong Bio memiliki sejarah yang diwariskan secara turun-temurun. Kisah yang berkembang di masyarakat menyebutkan, tempat tersebut berkaitan dengan perjalanan suci Ida Bhatara yang berstana di Pura Ulun Danu Batur menuju Pantai Masceti, Blahbatuh, Gianyar.

Dalam perjalanan itu, rombongan disebut sempat singgah di lokasi yang kini menjadi tempat berdirinya Pura Sri Sedana dan Cong Poo Kong Bio. Saat persinggahan tersebut, hujan konon hanya turun di kawasan itu.

Peristiwa tersebut kemudian dipercaya menjadi awal pembangunan penanda berupa turus lumbung. Seiring berjalannya waktu, kawasan itu berkembang menjadi tempat suci yang digunakan untuk persembahyangan umat Hindu dan warga keturunan Tionghoa.

Keberadaan Cong Poo Kong Bio juga dikaitkan dengan Ratu Subandar di Pura Ulun Danu Batur dalam tradisi dan mitologi Hindu Bali. Sementara itu, warga keturunan Tionghoa pada masa lalu dikenal banyak berprofesi sebagai pedagang dan pelaku kegiatan ekonomi sehingga memiliki kedekatan dengan kawasan Puri Gianyar.

Di Cong Poo Kong Bio, sejumlah dewa yang dipuja antara lain Dewa Cong Poo Kong yang dikaitkan dengan perdagangan, Dewa Kwan Kong sebagai dewa keadilan, Dewa Tan Hu Sin Jin sebagai dewa arsitek, serta Dewa Cai Sen Ya yang dikenal sebagai dewa kemakmuran atau rezeki.

Rangkaian piodalan ini tidak hanya menjadi momentum persembahyangan, tetapi juga memperlihatkan bagaimana tradisi dan kebudayaan berbeda dapat hidup berdampingan, terpelihara, serta diwariskan dari generasi ke generasi di Gianyar.
uai dengan tradisi setempat.

wartawan
ATA
Category

Ada Perputaran Ekonomi, Dewan Gianyar Dorong Tajen Dilegalkan

balitribune.co.id | Gianyar - Wacana legalisasi tajen atau sabung ayam di Bali kembali mencuat. Anggota DPRD Gianyar, Ngakan Ketut Putra, mendorong agar kegiatan tersebut dikaji secara komprehensif karena dinilai berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), memperkuat ekonomi desa adat, hingga membuka lapangan kerja bagi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

90 Calon Kepala Sekolah di Badung Digembleng, Disiapkan Pimpin Satuan Pendidikan

balitribune.co.id | Mangupura - Menjadi kepala sekolah bukan sekadar menduduki jabatan, tetapi juga dituntut mampu memimpin, mengelola sumber daya, serta meningkatkan kualitas pembelajaran. Untuk menyiapkan pemimpin pendidikan yang kompeten, sebanyak 90 bakal calon kepala sekolah (BCKS) di Kabupaten Badung mengikuti pelatihan tahun 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dinas Perpustakaan Denpasar Perkenalkan Naskah Lontar ke Pelajar

balitribune.co.id | Denpasar - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kota Denpasar menggelar kegiatan pelestarian naskah kuno atau lontar sekaligus penguatan literasi budaya dalam rangka menyambut Hari Suci Saraswati pada Oktober 2026. 

Kegiatan ini menjadi upaya menjaga warisan pengetahuan leluhur Bali sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap aksara dan tradisi lokal.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Badung Luncurkan Inovasi 'Badung Celang' Kukuhkan Rasniathi Adi Arnawa Jadi Bunda Literasi Keuangan

balitribune.co.id | Mangupura - Bertepatan dengan momentum Bulan Inklusi Daerah 2026, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) resmi meluncurkan program inovasi daerah bernama "Badung Celang" (Badung Cerdas Mengelola Keuangan).

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Karangasem Serahkan Apresiasi Paskibraka 2026, Wabup Pandu Dorong Generasi Muda Terus Berkarya

balitribune.co.id | Amlapura - Pemerintah Kabupaten Karangasem menyerahkan uang apresiasi kepada anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Karangasem Tahun 2026 sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas kenegaraan. Penyerahan apresiasi dilakukan Wakil Bupati Karangasem Pandu Prapanca Lagosa di Wantilan Kantor Bupati Karangasem, Senin (26/10/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Pedagang Pasar Lokitasari Keluhkan Pemasangan Rolling Door, Pengelola Tegaskan Sudah Berizin

balitribune.co.id | Denpasar - Sejumlah pedagang di Pertokoan Lokitasari, Jalan Thamrin, Denpasar, menyampaikan keberatan atas pemasangan rolling door di lantai dua yang berlokasi persis di depan tangga naik. Pihak pengelola pasar menegaskan bahwa lokasi tersebut bukan fasilitas umum (fasum) dan telah mengantongi izin resmi.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.