Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Berkat Bantuan Polres Jembrana, Ratusan Warga Bisa Menikmati Air Sumur Bor

sumur bor
Bali Tribune / AIR BERSIH - Ratusan warga di Lingkungan Pancardawa yang selama ini kesulitan air bersih kini mendapat akses air bersih dari sumur

balitribune.co.id I Negara - Bagi sebagian besar masyarakat perkotaan, mendapatkan air bersih mungkin menjadi hal yang biasa. Namun bagi ratusan warga Lingkungan Pancardawa, Kelurahan Pendem, Jembrana, selama bertahun-tahun, harus berjuang mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Air yang mudah diakses bagi banyak orang, bagi warga Pancardawa justru menjadi barang yang harus diperjuangkan dengan tenaga, waktu, dan kesabaran. Setiap harinya, sebagian besar warga harus berjalan menuju daerah aliran sungai yang berjarak lebih dari 200 meter dari permukiman mereka. Perjalanan itu tidak mudah. Mereka harus melalui medan yang terjal, melewati jalan setapak berbatu, serta menyusuri tebing curam yang cukup berisiko, terutama bagi anak-anak dan para lansia.

Kepala Lingkungan Pancardawa I Putu Partika Yasa mengakui  ada lebih dari 200 kepala keluarga yang tersebar di Tempek 1, 2, 3, dan 7 selama ini mengalami kesulitan mengakses air bersih.  "Untuk mandi, warga ke sungai yang jaraknya lebih dari 200 meter melalui medan yang terjal dan melewati tebing yang curam. Sedangkan untuk mendapatkan air minum, warga membuat cubang atau kubangan kecil di pinggir sungai untuk menampung rembesan air tanah," ungkapnya.

Cubang-cubang (bulakan) sederhana itu menjadi sumber harapan bagi warga. Dari lubang kecil yang digali di tepian sungai, air rembesan tanah dikumpulkan sedikit demi sedikit untuk memenuhi kebutuhan memasak dan minum sehari-hari. Namun sumber air tersebut sangat bergantung pada kondisi cuaca. 

Saat musim hujan tiba, air sungai berubah keruh akibat luapan air dan material yang terbawa dari hulu. Sebaliknya, ketika musim kemarau datang, rembesan air di cubang perlahan mengering. "Kalau musim hujan airnya kotor karena sungai meluap. Tapi kalau musim kemarau, cubang-cubang itu kering," tuturnya. 

Kondisi tersebut membuat warga hidup dalam ketidakpastian. Padahal, beberapa tahun lalu jaringan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) sebenarnya telah menjangkau kawasan permukiman di dataran tinggi Kelurahan Pendem, termasuk Pancardawa. Sayangnya, jaringan air ini belum sepenuhnya dapat menjawab harapan warga.

Menurutnya air bersih yang berasal dari kawasan Hutan Lindung Dewasana memiliki debit yang terbatas. Akibatnya distribusi air tidak mampu menjangkau seluruh warga secara optimal. Ketika musim hujan, jaringan air yang dikelola desa adat tersebut juga kerap terdampak banjir di hulu. Sebaliknya saat musim kemarau, debit air akan menyusut drastis sehingga pasokan air juga semakin berkurang. Setiap tahunn, saat musim kemarau, warga Pancardawa menghadapi persoalan kelangkaan ari bersih.

Untuk kebutuhan minum dan memasak, mereka harus mengandalkan bantuan air bersih yang didistribusikan ke sejumlah titik menggunakan mobil tangki dari pemerintah daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jembrana.  "Setiap musim kemarau kami berkordinasi ke BPBD dan pasti mengajukan permohonan bantuan air bersih. Untuk minum dan kebutuhan memasak mengandalkan bantuan tangki, sementara untuk mandi warga tetap ke sungai," paparnya.

Kondisi itu berlangsung bertahun-tahun hingga akhirnya secercah harapan datang melalui pembangunan fasilitas sumur bor air bersih yang digagas Polres Jembrana. Pembangunan sumur bor tersebut juga lahir dari semangat gotong royong. Pemilik lahan dengan sukarela membebaskan dan menyerahkan tanahnya untuk kepentingan umum agar fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan seluruh warga. Kini, sumur bor tersebut telah berdiri dan mulai mengalirkan air bersih untuk puluhan keluarga. "Sumur bor ini mensuplai air bersih untuk lebih dari 40 kepala keluarga yang selama ini kesulitan air bersih," ujar Partika. 

Kehadiran sumur bor langsung disambut antusias masyarakat. Bagi mereka, fasilitas tersebut bukan sekadar proyek pembangunan, melainkan jawaban atas kebutuhan air bersih yang selama bertahun-tahun belum terpenuhi. Warga tidak ingin hanya menjadi penerima manfaat. Mereka bersepakat mengelola fasilitas tersebut secara berswadaya dan bergotong royong.

Setelah resmi diserahkan kepada masyarakat, seluruh biaya operasional seperti listrik dan pemeliharaan akan ditanggung bersama secara swadaya.  "Untuk operasional dan pemeliharaan semuanya dari masyarakat secara gotong royong dan swadaya," jelasnya.

Partika juga masih berharap ada tambahan sumur bor. Pihaknya saat ini telah mengusulkan pembangunan sumur bor di tiga titik lain agar seluruh warga Pancardawa dapat menikmati akses air bersih yang memadai.

Sementara itu, Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati mengatakan pembangunan sumur bor tersebut merupakan bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat melalui pemenuhan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kehidupan warga.

Menurut Kapolres program tersebut merupakan bagian dari bakti sosial Polda Bali melalui Polres Jembrana dengan menggandeng berbagai pihak yang memiliki kepedulian sosial terhadap kesejahteraan masyarakat.

Ia berharap fasilitas sumur bor tersebut dapat dijaga dan dimanfaatkan secara maksimal sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang. "Semoga sumur bor ini dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, meningkatkan kualitas hidup warga, serta menjadi simbol kuat sinergi, gotong royong, dan kepedulian sosial dalam membangun kesejahteraan bersama. Inilah makna nyata tema Hari Bhayangkara ke-80, yaitu Polri untuk Masyarakat," tandasnya.

wartawan
PAM
Category

Pelantikan Dua PAW Anggota DPRD Gianyar Ditarget Oktober

balitribune.co.id | Gianyar - Setelah prosesi Pengabenan berjalan Proses Pergantian antar Waktu ( PAW)  dua anggota DPRD Gianyar langsung berproses. Alm IGN Yasa digantikan I Made Wardana dan Alm I Wayan Gede Sudarta digantikan I Kadek Era Sukadana. Pelantikan dan pengambilan sumpah ditarget bulan Oktober 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Pohon Sawit di Jalan Depan Kantor BPD Bali bakal Diganti

balitribune.co.id | Tabanan - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tabanan melakukan peremajaan dan mengganti sekitar sepuluh pohon sawit di Jalan Gunung Batur, pusat Kota Tabanan atau Singasana. Peremajaan ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi bahaya serta menjaga keamanan jaringan kabel utilitas udara yang mulai tersentuh dahan pohon

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PWI Tabanan Gelar Pelatihan dan Penguatan Kehumasan OPD

balitribune.co.id | Tabanan - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tabanan menggelar Pelatihan Kehumasan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Ruang Rapat Utama Jayaning Singasana pada Rabu (23/9/2026). Kegiatan pelatihan yang diikuti 50 peserta perwakilan staf humas OPD dan instansi vertikal ini dibuka secara resmi oleh Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya.

Baca Selengkapnya icon click

KUD Panca Satya Serap 25 Ton Beras Perbulan

balitribune.co.id | Semarapura - Program Bima Juara atau Beli Mahal Jual Murah yang digagas pada masa kepemimpinan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta sejak 2016 hingga dan berlanjut saat kepemimpinan Bupati Klungkung I Made Satria yang kini masih memberikan manfaat bagi petani dan koperasi di Kabupaten Klungkung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perempuan Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Rekannya Histeris

balitribune.co.id | Gianyar - Temuan penghuni rumah kos dalam kondisi tak bernyawa sempat riuhkan suasana  lingkungan di Jalan Raden Wijaya Gang II Nomor 6A, Lingkungan Candibaru, Kelurahan Gianyar, Kecamatan/Kabupaten Gianyar. Korban diketahui bernama Ni Putu Ayu Adi (47) dan diduga meninggal karena sakit.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Cegah Perundungan, Forum PUSPA Bangli Sosialisasi Sekolah Aman di SMPN 3 Bangli

balitribune.co.id | Bangli - Ketua Forum Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPA) Kabupaten Bangli, Ny. Suciati Diar, membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi Pencegahan Bullying pada Satuan Pendidikan Tahun 2026 di SMP Negeri 3 Bangli, Kamis (24/9/2026). Kegiatan ini mengusung tema "Mewujudkan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman untuk Pendidikan Bermutu untuk Semua."

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.