Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bupati Bharata Buka Lomba Bapang Barong

Bapang Barong
Bupati Agung Bharata serahkan secara simbolis Bapang kepada peserta saat grand final lomba Bapang Barong Ketet dan Makendang Barong Ketet serangkaian HUT ke-40 STT Taruna Yasa Sengguan Singapadu, belum lama ini.

BALI TRIBUNE - Sebanyak 40 orang usia remaja mengikuti grand final lomba Bapang Barong Ketet dan Makendang Barong Ketet di Pura Dalem Tengaling Pangukur-ngukur, Banjar Sengguan Desa Singapadu, Sukawati, akhir pekan lalu. Lomba Bapang Barong Ketet dan Makendang Barong Ketet yang mengusung tema “Singa Barong IV” tersebut diadakan dalam rangka HUT ke-40 Sekaa Teruna Teruni (STT) Taruna Yasa, Banjar Sengguan, Desa Singapadu.

Tahap seleksi atau babak penyisihan dilakukan pada 29 Juni lalu di Balai Budaya Gianyar yang diikuti 50 orang peserta pada masing-masing kategori. Para peserta berasal dari berbagai kabupaten/kota se-Bali seperti Denpasar, Badung, Klungkung, Tabanan, dan Gianyar.

Usia peserta dibatasi antara 15-25 tahun. Peserta pada tahap seleksi memperebutkan 20 tiket terbaik di masing-masing kategori untuk maju ke tahap grand final.

Ketua panitia lomba, Kadek Novan Prasetya mengatakan, tujuan dari kegiatan lomba ini adalah untuk meningkatkan apresiasi masyarakat Bali terutama generasi muda di bidang seni khususnya seni bebarongan.

Melalui perlombaan ini pihaknya berharap kualitas tari Barong Ketet dapat meningkat tanpa meninggalkan pakem-pakem bebarongan yang telah diwarisi. Selain itu, melalui kompetisi yang sehat, pihaknya berharap dapat membangun spirit taksu seni dalam lingkup Hindu.

“Kami berharap lomba ini menjadi ajang penghargaan dan pembinaan terhadap seniman tari barong ketet, terutama seniman-seniman muda,” ujar Novan.

Grand final lomba Bapang Barong Ketet dan Makendang Barong Ketet dibuka secara resmi oleh Bupati Gianyar Anak Agung Gde Agung Bharata didampingi Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Gianyar, Penasehat Singa Barong dan Ketua Panitia. Pembukaan ditandai dengan penyerahan piala Singa Barong Bupati Cup kepada ketua panitia dan penggetakan punggal barong oleh Bupati Agung Bharata.

Bupati Agung Bharata terpukau semenjak ditampilkannya tari barong pembuka oleh penari barong I Made Mahardika sebagai bintang tamu. Bupati Agung Bharata yang dikenal sangat konsen dengan pelestarian seni budaya ini, tak berhenti berdecak kagum.

“Saya sangat bangga pada sekaa teruna teruni disini, pada masyarakat Singapadu juga. Pelaksanaan lomba ini menunjukkan kecintaan generasi muda pada kesenian, saya titip pada seniman dan generasi muda (agar) pertahankan Gianyar sebagai bumi seni,” ujar Bupati Agung Bharata.

Ditambahkannya, masyarakat Bali tidak perlu khawatir tentang kelestarian seni dan budaya karena hal tersebut tidak bisa dipisahkan dari aktivitas Agama Hindu. Jadi selama aktivitas agama berjalan maka seni dan budaya pun tetap ada. Hanya saja yang perlu dikhawatirkan adalah kualitasnya.

“Oleh sebab itu, festival semacam ini harus terus dilakukan, tidak peduli dalam kurun waktu berapapun, yang pasti kualitasnya harus ditingkatkan,” tandas Bupati.

Pada tahap grand final ini, peserta dituntut menampilkan pementasan yang meliputi pepeson dengan iringan gegilak baris, condong, gowak macok, playon singapadu, dan omang dengan durasi 18 menit. Untuk penilaian, panitia menghadirkan para juri yang sangat kompeten. Diantaranya Prof. I Wayan Dibia, Tjokorda Raka Tisnu, I Ketut Kodi, I Made Sue, dan I Wayan Darya.

wartawan
release
Category

Pelepasan Burung Tandai Pembukaan Penglipuran Village Festival XIII

balitribune.co.id I Bangli - Perhelatan  Penglipuran Village Festival (PVF) XIII Tahun 2026 secara resmi dibuka pada Kamis (9/7/2026) ditandai pelepasan burung ke udara. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya,  pembukaan festival yang telah masuk 100 Karisma Event Nusantara untuk keempat kalinya ini, dipusatkan di Tugu Makam Pahlawan Penglipuran.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mesin Pirolisis Tak Kunjung Beroperasi, Sampah Residu Menumpuk di TOSS Center Karangdadi

balitribune.co.id I Semarapura - Tumpukan sampah residu di Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) Center, Dusun Karangdadi, Desa Kusamba, Kabupaten Klungkung, masih belum teratasi. Mesin pengolah sampah berteknologi pirolisis yang diharapkan menjadi solusi belum dapat dioperasikan karena masih menunggu kedatangan teknisi ahli dari luar negeri.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kambuh saat Bermotor, Penyandang Epilepsi Jatuh dan Tewas di Aliran Irigasi

balitribune.co.id I Gianyar - Warga Banjar Anggar Kasih, Medahan, Blahbatuh, Kamis (9/7/2026) siang digegerkan dengan musibah yang menimpa  warganya, Wayan Edi Parwata (35).  Orang dengan Epilepsi (ODE) atau penyandang epilepsi ini ditemukan meninggal dunia di aliran irigasi. Sebelumnya sempat  dilaporkan hilang usai diduga mengalami kecelakaan saat mengendarai sepeda motor.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.