Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bupati Karangasem Targetkan Program Makan Bergizi Jadi Motor Ekonomi Rakyat

satgas
Bali Tribune / RAKOR - Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata saat memimpin Rapat Koordinasi Satuan Tugas Satgas Percepatan di Wantilan Sabha Prakerti

balitribune.co.id | Amlapura - Pemerintah Kabupaten Karangasem mulai mematangkan operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk tahun anggaran 2026. Dalam Rapat Koordinasi Satuan Tugas (Satgas) Percepatan di Wantilan Sabha Prakerti, Rabu (28/1), Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata menegaskan bahwa kebijakan ini bukan sekadar urusan pemenuhan nutrisi, melainkan instrumen untuk menggerakkan roda ekonomi kerakyatan di wilayahnya.

​Bupati Gus Par menjelaskan bahwa implementasi MBG dirancang untuk menciptakan efek domino bagi masyarakat lokal. Ia menargetkan program ini mampu membuka pasar yang stabil bagi komoditas pangan daerah, seperti beras, telur, dan sayur-mayur, yang akan diserap langsung dari para petani dan UMKM setempat.

"Ini menjadi mesin penggerak ekonomi. Kita juga akan menyerap tenaga kerja lokal untuk operasional di dapur umum dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)," ujar Bupati.

​Selain aspek ekonomi, Bupati menekankan pentingnya kemandirian pangan untuk mengurangi ketergantungan pada pasokan impor. Secara sosial, program ini diharapkan meringankan beban pengeluaran rumah tangga, terutama bagi keluarga kurang mampu di Karangasem.

​Di sisi teknis, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem, Dr. I Gusti Bagus Putra Pertama, MM, melaporkan bahwa struktur Satgas MBG telah resmi diperkuat melalui Keputusan Bupati Nomor 416/HK/2025. Satgas ini mengintegrasikan lintas instansi, termasuk TNI (Kodim 1623), Kementerian Agama, hingga perangkat kecamatan dan Puskesmas. Menurut Gusti Bagus, seluruh pendanaan program strategis ini dipastikan bersumber dari APBD Kabupaten Karangasem tahun 2026.

​Ketua Satgas MBG sekaligus Sekretaris Daerah Karangasem, I Ketut Sedana Merta, menambahkan bahwa keamanan pangan menjadi prioritas yang tak bisa ditawar. Sekda menginstruksikan agar setiap proses pengolahan dilakukan di dapur profesional dengan juru masak bersertifikat serta dilengkapi alat uji cepat (rapid test) guna mencegah kontaminasi.

​Langkah akselerasi ini diambil Pemkab Karangasem sebagai tindak lanjut instruksi Pemerintah Pusat untuk menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dengan pengawasan melekat pada rantai distribusi dan pengelolaan limbah, pemerintah optimistis mewujudkan visi Karangasem yang sehat dan sejahtera.

wartawan
AGS
Category

Dari Jurnalis untuk Suwat, Nonok Usung Kepemimpinan yang Turun ke Masyarakat

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah 14 tahun berada di bawah kepemimpinan yang sama, Desa Suwat kini memasuki momentum penting untuk menentukan arah baru. I Putu Darmendra alias Nonok (38) maju sebagai calon Kepala Desa Suwat dengan membawa semangat perubahan melalui gerakan LAGAS, Lan Bangun Suwat Sareng-Sareng.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Gus Par Ajak Warga Kubu Jadi Garda Terdepan Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan

balitribune.co.id I Amlapura - Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata, yang akrab disapa Bupati Gus Par secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Masyarakat dalam Upaya Mencegah Kebakaran Lahan di Kecamatan Kubu, yang berlangsung di Aula Kantor Camat Kubu, Senin (31/8/2026). 

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gandeng PT KAI, Pemkab Badung Siapkan Moda Trem Penghubung Kuta hingga Canggu

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten Badung, dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi menandatangani Naskah Kesepakatan Bersama rencana pengembangan perkeretaapian di Kabupaten Badung, Selasa (1/9/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Jalan di Desa Gelap Gulita, Dewan Pertanyakan Anggaran LPJU Rp15 Miliar

balitribune.co.id I Bangli - Masalah  penerangan jalan umum (LPJU) di Kabupaten Bangli yang masih terfokus pada satu wilayah, mendapat  sorotan tajam dari legislatif. Anggota DPRD Bangli, Ida Bagus Made Santosa, mempertanyakan pengelolaan dana penerangan jalan yang disebut mencapai sekitar Rp15 miliar, namun  disalah satu sisi kondisi sejumlah jalan terutama  di kawasan pedesaan justru masih minim penerangan atau gelap gulita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.