Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Catus Pata Jadi Panggung Utama Buleleng Festival

Asisten I Setda KabupatenBuleleng, Putu Ariadi  Pribadi dan Kadishub Buleleng, Gede Gunawan AP. (Bali Tribune/cha)
Bali Tribune / Asisten I Setda Kabupaten Buleleng, Putu Ariadi  Pribadi dan Kadishub Buleleng, Gede Gunawan AP.

balitribune.co.id I Singaraja - Setelah Lovina Festival, Pemerintah Kabupaten Buleleng kembali menggelar perhelatan akbar berupa Buleleng Festival (Bulfest). Saat ini Panitia Bulfest masih  terus mematangkan persiapan menjelang acara yang akan dibuka dalam tujuh hari ke depan. Hingga saat ini, progres persiapan fisik maupun teknis dilaporkan telah mencapai angka 95 persen.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Setda KabupatenBuleleng, Putu Ariadi  Pribadi, S.STP., M.A.P., menyatakan seluruh elemen pendukung, mulai dari sarana prasarana hingga pengaturan zona acara, sudah hampir rampung.

"Persiapan Bulfest sudah siap kurang lebih 95 persen. Baik dari segi produksi,sejak tanggal 10 kemarin  sudah mulai loading sarana prasarana. Run down acaranjuga sudah ditetapkan dan disetujui Bapak Bupati, termasuk penetapan tenan, koordinasi perhubungan, keamanan, hingga kebersihan," ujar Putu Ariadi, Selasa (11/8/2026).

Lebih lanjut, Putu Ariadi menjelaskan pembagian zona festival tahun ini. Zona A yang berlokasi di Jalan Ngurah Rai hingga Tugu Singa Ambara Raja akan mengusung tema "Tempo Dulu". Zona B di area Gedung DPRD dan RTH Taman Bung Karno diperuntukkan bagi sektor modern kreatif. Sementara itu, Zona C yang dipusatkan di Catus Pata akan menjadi pusat pelestarian budaya.

"Di Catus Pata yang masuk Zona C atau zona budaya, nanti akan ada pagelaran seni budaya seperti Wayang, Bondres, hingga Sekar Jagat yang berhubungan erat dengan budaya Bali," tambahnya.

Penggunaan perempatan Catus Pata sebagai panggung utama membawa konsekuensi padaarus lalu l intas di pusat kota Singaraja. Karena itu Dinas Perhubungan (Dishub) Buleleng menggelar skema pengalihan arus lalu lintas di Kota Singaraja selama Bulfset berlangsung.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Buleleng, Gede Gunawan AP, menjelaskan pihaknya telah menyusun skema rekayasa lalu lintas yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Dalam materi persiapan Bulfest 2026, Dishub memiliki sejumlah tugas, mulai dari melaksanakan manajemen dan rekayasa lalu lintas, pengamanan kelancaran arus kendaraan sebelum dan saat pelaksanaan festival, pengawalan tamu undangan dan artis, hingga penataan parkir.

Sejumlah skema pengalihan arus juga telah disiapkan dari berbagai arah. Kendaraan dari wilayah selatan, timur, maupun barat akan diarahkan melalui sejumlah ruas alternatif untuk menghindari kepadatan di kawasan pusat kegiatan Bulfest.

Selain rekayasa lalu lintas, Dishub Buleleng juga menyiapkan kantong-kantong parkir melalui kerja sama dengan Desa Adat Buleleng. Kesepakatan pengelolaan parkir tersebut melibatkan sejumlah wilayah banjar adat, di antaranya Banjar Adat Banjar Tegal, Delod Peken, Banjar Paketan, Liligundi, Bale Agung, Penataran, dan Banjar Petak.

"Bulfest kali ini menggunakan Catus Pata sebagai panggung utama, sehingga ini sangat memengaruhi arus lalu lintas di Jalan Veteran, Jalan Pahlawan, dan Jalan Ngurah Rai. Skenario kami adalah mengalihkan arus kendaraan, terutama kendaraan besar," jelas Gede Gunawan.

Dishub Buleleng akan menerjunkan sedikitnya 100 personel yang tersebar di 10 persimpangan untuk memberikan edukasi dan pengawalan bagi masyarakat. Menariknya, tahun ini Dishub juga menjalin kerja sama khusus melalui MoU dengan Desa Adat Buleleng untuk melibatkan Pecalang dalam pengaturan parkir dan keamanan.

"Kami ber-MoU dengan Desa Adat Buleleng. Kelihan Desa Adat akan mengoordinir Banjar-banjar untuk membantu kelancaran lalu lintas dan parkir. Pecalang wajib mengatur, mengamankan, dan melancarkan arus, bukan sekadar mengambil retribusi," tegas Gunawan.

Sementara itu, aspek keselamatan dan pelayanan kesehatan juga menjadi perhatian. Jalur emergency menuju RSU KDH, RSUD Buleleng, dan RS Balimed telah disiapkan dari berbagai arah sehingga akses kendaraan darurat tetap dapat berjalan selama pelaksanaan festival.

Untuk mendukung pengawasan di lapangan, terdapat 10 titik pos penjagaan, yakni Tugu Singa, Simpang LP, Simpang TMP, Simpang Parikesit, Simpang Raider, Simpang Catus Pata, Simpang Yudistira Selatan, Simpang Bisma, Simpang Gempol, dan Simpang Kapten Muka. Personel disiapkan sebanyak 30–40 orang per shift dengan pembagian waktu pagi pukul 07.00–15.00 WITA dan sore pukul 15.00–23.00 Wita.

Terkait kendaraan berat seperti truk dan bus, Gunawan mengimbau agar tidak melintas ke arah Sambangan. Kendaraan besar dari arah Gilimanuk akan diarahkan langsung menuju Jalan Dr. Sutomo dan Ahmad Yani untuk menghindari kepadatan di pusat kota.

Penutupan jalan secara total direncanakan akan berlangsung mulai tanggal 18 hingga 23 Agustus mendatang selama gelaran festival berlangsung.

“Pemerintah berharap masyarakat dapat memaklumi pengalihan arus ini demi kesuksesan event budaya tahunan kebanggaan warga Buleleng ini,” tandas Gunawan. 

wartawan
CHA
Category

Wali Kota Jaya Negara Hadiri Prosesi Ngajum Karya Pitra Yadnya dan Atma Wedana Desa Adat Serangan

balitribune.co.id | Denpasar - Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri sekaligus mengikuti prosesi Ngajum serangkaian Karya Pitra Yadnya lan Atma Wedana Desa Adat Serangan, yang diselenggarakan di Lapangan Wayan Bulit Serangan, Minggu (13/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

HUT ke-27 Dian Kemala PP Polri Bali: Suweta Berharap Anggota Semakin Solid dan Berkontribusi

balitribune.co.id | Denpasar - Dian Kemala Persatuan Purnawirawan (PP) Polri Daerah Bali memperingati hari jadi ke-27 di Kantor PP Polri Daerah Bali, Senin (14/9/2026). Melalui momentum ini, organisasi wadah purnawirawan dan istri purnawirawan Polri tersebut diharapkan semakin matang, solid, serta memperkuat kebersamaan.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sempat Menilai Ada Kejanggalan, Keluarga Akhirnya Ambil Jenazah Nelayan Asal Desa Cupel untuk Dimakamkan

balitribune.co.id | Negara - Meski sempat menilai ada kejanggalan, pihak keluarga akhirnya memutuskan mengambil jenazah I Gusti Putu Sugiarta (38), nelayan asal Desa Cupel, Kecamatan Negara dari RSUD Negara untuk dimakamkan, Senin (14/9/2026) pagi. 

Sebelumnya, pihak keluarga terpaksa menyeberang ke perairan Banyuwangi untuk membongkar kembali makam korban yang sempat dikuburkan secara sepihak di pesisir Alas Purwo.

Baca Selengkapnya icon click

Mobil Elf Bawa 18 Wisatawan Terbakar di Baturiti

balitribune.co.id | Tabanan - Satu unit mobil Elf berpelat DK 7827 AI yang membawa 18 orang wisatawan lokal terbakar di jalur Denpasar-Singaraja, tepatnya di depan Kantor UPTD Laboratorium dan Pengujian Obat Tradisional Pemprov Bali, Banjar Pekarangan, Desa/Kecamatan Baturiti, pada Senin (14/9/2026) siang.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

HIMKI Bidik Indonesia Jadi Pusat Mebel dan Kerajinan Dunia

balitribune.co.id | Badung - Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) ke-4 di Badung, Senin-Rabu, 14-16 September 2026. Forum tiga tahunan ini menjadi momentum penting bagi HIMKI untuk mengevaluasi perjalanan organisasi sekaligus merumuskan strategi menghadapi perubahan industri global.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Gara-gara Bakar Sampah Sisa Pengabenan, Areal Hutan Batur Ikut Terbakar

balitribune.co.id | Bangli - Kebakaran terjadi di tempat pembuangan sampah bekas upacara pengabenan yang berlokasi di sebelah utara wantilan Tunon, Desa Adat Batur, Kintamani Bangli pada Minggu (13/9/2026) sekira pukul 14.00 wita. Api yang membesar hingga melahap areal hutan seluas kurang lebih 2 are.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.