Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Cenderung Melemah, Industri Real Estate Bali di Triwulan II/2020

Bali Tribune / Trisno Nugroho

balitribune.co.id | DenpasarDi tengah pandemi Covid-19, industri real estate tak luput dari dampak. Menurut Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho, Pada triwulan II – 2020, inflasi terkait dengan sewa rumah, kontrak rumah serta bahan bangunan cenderung melambat.

Sementara itu, pangsa lapangan usaha real estate terhadap perekonomian Bali masih rendah yakni 4,1% terhadap PDRB provinsi Bali. Kendati demikian, perkembangan real estate pada triwulan I – 2020 masih mampu tumbuh positif di tengah kontraksi yang dialami oleh provinsi Bali. 

"Kondisi ini juga didukung dengan terjaganya inflasi perumahan bahkan cenderung di bawah angka inflasi umum," ungkap Trisno, Jumat (3/7/2020).

Tumbuhnya kinerja lapangan usaha real estate pada triwulan I – 2020 tersebut juga sejalan dengan hasil properti residensial di pasar primer yang masih mengalami peningkatan harga. Volume penjualan juga masih cukup baik yakni masih menunjukkan peningkatan dari penjualan tirwulan IV – 2019. Penigkatan terutama untuk penjualan tipe besar. Adapun metode penjualan mayoritas memanfaatkan fasilitas KPR (sekitar 50%).

Selanjutnya, dampak penyebaran COVID-19 terutama dialami oleh pasar properti residensial di pasar sekunder serta perkembangan properti komersial. Perkembangan harga properti residensial pasar sekunder cenderung menunjukkan perlambatan pertumbuhan harga dalam beberapa waktu terakhir yang diperparah dengan adanya penyebaran COVID-19.

Sementara itu, penurunan kinerja properti komersial bersumber dari penurunan demand akan sewa hotel dan apartemen. Perkembangan pasar komersial di Bali mendapatkan tantangan dari belum pulihnya kinerja pariwisata sehingga menekan kinerja hotel. Di level nasional, kinerja properti komersial mendapatkan tantangan dari adanya perubahan budaya masyarakat akibat pandemi COVID-19. Adanya mekanisme work from home dalam beberapa bulan terakhir membuat para pelaku usaha mulai berpikir untuk mengurangi kebutuhan ruang perkantorannya.

Andy Natanael dari DPP REI Pusat menyatakan bahwa penurunan harga properti sekunder tersebut dapat dimanfaatkan bagi masyarakat untuk berinvestasi dan membeli properti saat ini. Kondisi ini harus dimanfaatkan oleh developer ataupun agen real estate untuk memasarkan produk sesuai dengan kebutuhan dan minat pasar. 

Di tengah pandemi COVID-19 ini, masih terdapat developer yang mampu mencatatkan penjualan dengan cukup baik didukung oleh konsep yang tepat. Oleh sebab itu, developer harus mampu menciptakan produk yang tepat sesuai kebutuhan pasar sehingga dapat menarik minat investor ataupun user untuk membeli. Ke depan, tren properti akan mengarah kepada pengembangan residensial yang homey, spacious, simple, compact, complete, smart home dan affordable. 

Selanjutnya, I Gede Suardita sebagai Ketua REI Bali menyatakan bahwa penjualan properti bersubsidi masih cukup baik. Kondisi ini didukung dengan harga jual Properti yang rendah serta masih tingginya backlog akan rumah oleh masyrakat. Ke depan, REI berharap perbankan dapat meningkatkan penyaluran KPR sehingga mendukung perkembangan properti ke depan.

wartawan
Arief Wibisono
Category

Zurich Entrepreneurship Program Bekali Keterampilan Wirausaha Masa Depan bagi 6 Ribuan Pelajar

balitribune.co.id | Jakarta - Di tengah meningkatnya kebutuhan akan keterampilan kewirausahaan hingga pemanfaatan teknologi digital, Zurich Indonesia, Z Zurich Foundation, dan Prestasi Junior Indonesia memperkuat dampak Zurich Entrepreneurship Program (ZEP) dengan membekali 6.125 siswa SMA dan SMK di sepuluh kota pada tahun ajaran 2026–2027.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tangani Inflasi, Pemkot Depasar Fokus Stabilkan Harga Pangan

balitribune.co.id | Denpasar - Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa memimpin Rapat Teknis Penanganan Inflasi Kota Denpasar di Kantor Wali Kota Denpasar, Selasa (22/9/2026). Rapat tersebut digelar sebagai langkah konkret Pemerintah Kota Denpasar dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi di daerah.

Baca Selengkapnya icon click

OJK Buka Jalan Demutualisasi Bursa Efek, Kepemilikan Saham Dibatasi 5 Persen

balitribune.co.id | Jakarta - Struktur kepemilikan Bursa Efek di Indonesia memasuki babak baru. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan Peraturan OJK Nomor 13 Tahun 2026 tentang Pemegang Saham Bursa Efek (POJK 13 Tahun 2026), yang menjadi dasar hukum pelaksanaan demutualisasi Bursa Efek.

Regulasi tersebut berlaku sejak diundangkan pada 17 September 2026. OJK menjelaskan penerbitan aturan itu melalui siaran pers, Senin (21/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

APBD Buleleng Defisit Rp200 Miliar, Pembangunan RSUD Dibiayai Lewat Pinjaman Daerah

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng menyiapkan skema pembiayaan melalui pinjaman daerah untuk mendukung revitalisasi dan pemenuhan sarana prasarana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng. Kebijakan tersebut berdampak pada postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang diproyeksikan mengalami defisit lebih dari Rp200 miliar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.