Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Desa Taro Jalani Penilaian Desa Antikorupsi 2026, Tim Evaluasi Lima Komponen

Penilaian Desa Antikorupsi
Bali Tribune / PENILAIAN – Penilaian Desa Antikorupsi di Desa Taro, Tegallalang, Gianyar, Kamis (22/10/2026).

balitribune.co.id | Gianyar - Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, mengikuti penilaian Percontohan Desa Antikorupsi Tahun 2026 oleh Tim Penilai Provinsi Bali di Kantor Desa Taro, Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program perluasan Percontohan Desa Antikorupsi di Kabupaten Gianyar untuk mendorong tata kelola pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Bupati Gianyar dalam sambutan yang dibacakan Inspektur Kabupaten Gianyar, Ni Putu Darmiyanti, menyampaikan bahwa pemberantasan korupsi tidak cukup dilakukan melalui penindakan, tetapi juga harus diperkuat dengan pencegahan, perbaikan sistem, serta pembangunan perilaku dan budaya antikorupsi. “Guna menanamkan nilai-nilai antikorupsi hingga tingkat desa, diperlukan kegiatan yang masif. Upaya ini tidak hanya menyasar aparatur desa, tetapi juga seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, pemuda, hingga kaum perempuan,” ujarnya.

Darmiyanti menegaskan, Pemerintah Kabupaten Gianyar berkomitmen mendorong pemerintahan yang berintegritas di seluruh tingkatan. Perluasan program Desa Antikorupsi diharapkan menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan sekaligus mendorong penerapan tata kelola pemerintahan yang baik di desa-desa lainnya. Ia juga mengingatkan agar penilaian tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial atau pemenuhan dokumen administrasi. “Jadikan penilaian ini sebagai cermin untuk berbenah, bukan sekadar seremoni dan pemenuhan dokumen. Predikat desa antikorupsi bukan tujuan akhir, melainkan komitmen berkelanjutan yang harus dibuktikan dalam keseharian kita melayani masyarakat,” tegasnya.

Wakil Koordinator Tim Penilai Percontohan Desa Antikorupsi Provinsi Bali, Ni Made Sri Astuti, yang juga Sekretaris Dinas Pemajuan Masyarakat Adat Provinsi Bali, menjelaskan bahwa program yang diinisiasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI tersebut bertujuan memperkuat tata kelola pemerintahan desa melalui lima komponen dan 18 indikator penilaian. Kelima komponen itu meliputi penguatan tata laksana dengan lima indikator, penguatan pengawasan dengan tiga indikator, penguatan kualitas pelayanan publik dengan lima indikator, penguatan partisipasi masyarakat dengan tiga indikator, serta penguatan kearifan lokal dengan dua indikator.

Sri Astuti berharap perangkat Desa Taro menunjukkan integritas dan komitmen dalam mewujudkan pemerintahan desa yang antikorupsi dengan mengedepankan prinsip pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi. Penilaian diawali dengan pemaparan pemenuhan indikator Desa Antikorupsi oleh Kepala Desa Taro, I Wayan Warka. Tahapan selanjutnya meliputi sesi tanya jawab untuk klarifikasi dan konfirmasi, verifikasi dokumen, peninjauan kantor desa dan BUMDes, serta kunjungan ke lokasi pekerjaan pembangunan di desa.

Pada akhir kegiatan, tim penilai Provinsi Bali memberikan sejumlah arahan dan masukan untuk ditindaklanjuti Pemerintah Desa Taro sebagai bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa. 

wartawan
ATA
Category

Polda Bali Kerahkan Personel Amankan Antrean BBM

balitribune.co.id | Denpasar - Merespons situasi antrean panjang Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah SPBU di wilayah Bali, Polda Bali bersama jajaran Polres dan Polsek menerjunkan ratusan personel mengamankan dan mengatur lalulintas di lapangan, Selasa (13/10/2026). Di lapangan personel berkoordinasi dengan pengelola SPBU dan instansi terkait.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Seribu KK Lebih Terdampak Kekeringan di Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Kekeringan di Jembrana dampaknya semakin dirasakan. Menyusutnya air dari hulu mengakibatkan sejumlah wilayah mengalami krisis air bersih. Seribu kepala keluarga (KK) lebih beberapa bulan terakhir hanya berharap dari distribusi bantuan air bersih instansi terkait. 

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tiga Warga Buleleng Meninggal Gara-Gara Rabies, Dinkes Soroti Rendahnya Kesadaran Penanganan Gigitan

balitribune.co.id | Singaraja - Ancaman rabies di Kabupaten Buleleng masih menjadi persoalan serius. Hingga September 2026, kasus gigitan hewan penular rabies (GHPR) tercatat cukup tinggi, dengan tiga orang dilaporkan meninggal dunia akibat penyakit tersebut. Minimnya pelaporan setelah gigitan dan ketidakpatuhan menjalani vaksinasi menjadi perhatian Dinas Kesehatan (Dinkes) Buleleng dalam memperkuat upaya pencegahan.

Baca Selengkapnya icon click

Pasokan BBM Terbatas, Antrean Panjang Terjadi di SPBU Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) masih terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Jembrana hingga Selasa (13/10/2026). Terbatasnya pasokan membuat BBM bersubsidi jenis Pertalite cepat habis. Bahkan, di sejumlah SPBU, BBM nonsubsidi jenis Pertamax juga kosong.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BBM Langka, Nelayan Tabanan Tak Bisa Melaut

balitribune.co.id | Tabanan – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang melanda Kabupaten Tabanan berdampak serius pada sektor perikanan hingga membuat para nelayan setempat tak bisa melaut.

Kondisi memprihatinkan ini terjadi justru di tengah puncaknya musim panen lobster yang semestinya menjadi ladang rezeki bagi masyarakat pesisir.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.