Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dewan Warning TPP OPD Tak Cair Bila Target PAD Tak Terealisasi

DPRD Bangli
Foto : Bali Tribune/DPRD - Anggota DPRD Bangli Satria Yuda.

balitribune.co.id I Bangli - Sejauh ini potensi-potensi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bangli nyatanya belum dipetakan dengan jelas. Potret Bangli secara keseluruhan, belum sepenuhnya dikuasai dan diketahui oleh pimpinan OPD. Realita menyesatkan ini berdampak pada  tidak tercapainya target PAD dan kondisi ini kerap terjadi saling menyalahkan dan saling lempar tanggungjawab. Untuk itu, bagi OPD yang tak mampu memenuhi target PAD, kalangan Dewan Bangli mewarning  agar TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai) tidak dicairkan. 

Penegasan ini diutarakan  saat  DPRD Bangli menggelar Rapat Kerja dengan mengundang Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), BKPAD dan Satpol PP, Senin (2/3/2026).  Dalam raker  yang dipimpin pimpinan dewan ini, Ketua Komisi I DPRD Bangli,  Satria Yudha menyayangkan para pimpinan OPD belum sepenuhnya menguasai Potret Bangli secara keseluruhan.

Padahal Potret Bangli itu, yang nantinya akan menjadi dasar dan acuan untuk mengambil langkah lebih lanjut. "Kalau Potret Bangli ada secara keseluruhan, itu akan memudahkan mengetahui potensi-potensi PAD. Akan mempermudah investor masuk Bangli dan juga bisa jadi sarana promosi juga," jelas politisi PDI-P ini.

Dia mencontohkan terakit potret Bangli dibidang Pariwisata. "Ketika potret Bangli ini, sudah ada. Baru kita akan bisa bekerja dengan baik dan maksimal. Ada 52 DTW yang katanya sudah di SK-kan. Pernah gak disentuh oleh Dinas Pariwisata. Tidak kan. Dimana saja, DTW itu, mana yang sudah dibantu pemerintah dan mana yang sudah ada tamunya, mana yang perlu dipromosikan, kan itu yang belum ada selama ini,” bebernya. 

Yang jelas, kata Satria Yuda, untuk meningkatkan PAD Bangli khususnya dibilang pariwisata, potret Bangli harus jelas dulu. "Mana DTW yang mau dikembangkan dan apa kontribusi pemerintah dalam pengembanganya. Setelah itu, baru bisa memungut retribusi," sebutnya. Hanya saja, diakui, ketika Potret Bangli dipertanyakan kepada pimpinan OPD, pihaknya belum mendapatkan jawaban yang jelas. 

Demikian juga  terakit  pajak, Potret Bangli juga sangat penting guna mengetahui mana saja usaha yang sudah  miliki ijin dan yang belum. "Ketika Potret Bangli ini, sudah jelas maka tidak akan ada saling menunggu dan saling menyalahkan. Tindak lanjutnya akan jadi lebih jelas ketika sudah ada Potret. Nah, Bupati tinggal menargetkan, ketika sudah ada Potret Bangli. Ketika Dinas terkait mampu memenuhi target, berikan TPP. Ketika tidak mampu, TPP-nya jangan diberikan. Kan memang begitu prinsip TPP, reward and punishment," bebernya. 

Dalam hal ini, kata Satria Yudha, pegawai harus berani keluar zona nyaman. "Karena kami di Dewan kan tidak pernah lakukan evaluasi terkait TPP. TPP kan reward and punishment. Sehingga TPP bisa diberikan bisa tidak. Menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Terlebih PAD Bangli yang sudah kecil justru kian turun," sesalnya.

Kata Saria Yuda ketika Potret Bangli sudah ada maka saat berbicara PAD akan  jadi lebih jelas. Tidak lagi sekedar meraba-raba dan baru akan. "Ketika Bangli jengah, baru akan. Kan sudah terlambat. Bagaimana kita bicara jengah, kalau startnya baru akan dan masih angan  angan," sebutnya.

wartawan
SAM
Category

Kejari Badung Kembalikan Rp 592,3 Juta Kerugian BUMDes Trenggana Sari Sulangai

balitribune.co.id | Mangupura - Kejaksaan Negeri (Kejari) Badung mengembalikan kerugian keuangan BUMDes Trenggana Sari, Desa Sulangai, Kecamatan Petang, Badung, sebesar Rp592.385.200. Pengembalian tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan putusan perkara tindak pidana korupsi pengelolaan dana BUMDes periode 2014-2019 yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkracht.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Antisipasi Gagal Panen, Badung Siapkan Asuransi Usaha Tani Padi untuk 7.000 Ha Lahan

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menyiapkan perlindungan asuransi bagi petani untuk mengantisipasi risiko gagal panen pada musim tanam II 2026. Melalui program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP), premi asuransi disiapkan untuk lahan pertanian seluas 7.000 hektare.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Alokasikan Rp32 Miliar Atasi Banjir 

balitribune.co.id | Denpasar -  Pemerintah Kota Denpasar mengalokasikan anggaran sebesar Rp32 miliar pada 2026 untuk memperkuat upaya pengendalian banjir melalui normalisasi sungai, pembangunan drainase baru, serta penataan saluran irigasi di sejumlah titik rawan genangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.