balitribune.co.id | Semarapura - Meski pendaftaran seleksi terbuka calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Klungkung telah dibuka sejak 29 Oktober lalu, hingga Selasa (3/11/2026) belum ada satu pun pejabat yang menyerahkan berkas pendaftaran.
Padahal, terdapat puluhan hingga ratusan pejabat yang secara persyaratan administrasi dan kepangkatan berpeluang untuk mengikuti ajang seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama tersebut.
Kabid Mutasi, Promosi, dan Pengembangan Kapasitas Aparatur BKPSDM Kabupaten Klungkung, Komang Suparniti, membenarkan belum adanya pendaftar yang masuk hingga Selasa siang.
"Hingga siang tadi belum ada yang mendaftar," ujar Suparniti saat dikonfirmasi, Selasa (3/11/2026).
Suparniti menjelaskan, pendaftaran seleksi terbuka ini akan berlangsung hingga 13 November 2026. Apabila hingga batas akhir masa pendaftaran jumlah pelamar belum memenuhi kuota minimal empat orang, jadwal pendaftaran bakal diperpanjang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
"Masih terdapat waktu bagi pejabat yang memenuhi persyaratan untuk mempersiapkan diri mengikuti proses seleksi. Sebab, jumlah minimal empat pelamar menjadi syarat mutlak agar tahapan seleksi dapat dilanjutkan," tambahnya.
Adapun tahapan seleksi calon Sekda Klungkung ini meliputi pemeriksaan administrasi, pengumuman dan penetapan calon lolos administrasi, serta uji kompetensi oleh panitia seleksi (pansel) bersama asesor dari UPTD Penilaian Kompetensi BKPSDM Provinsi Bali. Setelah itu, para peserta wajib mengikuti tahapan penulisan serta presentasi makalah dan wawancara akhir.
Sementara itu, Bupati Klungkung Made Satria sebelumnya telah menegaskan komitmennya untuk membentuk pansel dalam rangka menjaring Sekda definitif.
Mengenai kriteria figur yang bakal mengisi jabatan tertinggi ASN di Klungkung tersebut, Bupati Satria menegaskan bahwa calon Sekda harus sosok yang benar-benar memahami visi dan misi pemerintah daerah.
"Siapa saja boleh ikut asal dari Bali, bukan harus orang Klungkung semata. Intinya, pejabat tersebut harus mengerti visi dan misi Bupati dalam membangun Klungkung ke depan, serta bisa bekerja sama dengan baik bersama kepala daerah," tegas Made Satria.