Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Diduga Digigit Anjing, Balita di Desa Songan Meninggal

gigitan anjing
Bali Tribune / GIGITAN ANJING - Bocah yang diduga korban gigitan anjing saat di RSUD Bangli, Senin (27/4/2026).

balitribune.co.id I Bangli - Masyarakat di wilayah Rejeng Desa Songan, Kecamatan Kintamani, sontak dibuat geger dengan kejadian tragis dimana seorang bocah berinisial I Made SD (4) meninggal dunia pasca diduga digigit anjing pada Senin (27/4/2026) sekira pukul 16.30 wita.

Dari informasi yang didapat, buah hati pasang suami istri Jro Sarmi dan Wayan Carma  tersebut digigit anjing saat bermain di depan warung. Korban mengalami luka serius di leher dan wajah. Sementara pasca kejadian pihak terkait melakukan eliminasi terhadap anjing di sekitar rumah duka.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Bangli, I Dewa Gede Oka Darsana saat dikonfirmasi menyebutkan kejadian terjadi pada 27 April 2026 pukul 16.30 Wita. Kronologis kejadian berawal, korban setelah mandi  langsung pergi bermain di depan warung. 

Sementara anak tersebut ditinggal sekitar 10 menit oleh ibunya Jro Sarmi untuk mandi. Begitu usai mandi, sang ibu sudah melihat anaknya terkapar di tanah. “Diduga saat digigit anjing, anaknya sempat menangis minta tolong. Namun karena saat itu sedang hujan lebat, sehingga tangisannya tidak terdengar,” ujarnya.

Lanjut Oka Darsana pasca kejadian itu, sekitar pukul 16.30 Wita, korban langsung dibawa ke Puskesmas Kintamani V, untuk mendapatkan pertolongan dan selanjutnya di rujuk ke RSUD Bangli. "Tiba di IGD RSUD Bangli pukul 18.05 Wita, kondisi pasien sangat lemah, tidak sadar, nadi sangat lemah, dan mengalami henti jantung," ungkapnya. 

Sempat dilakukan Tindakan resusitasi , pasien tidak respon dan dinyatakan meninggal sekitar pukul 18.20 wita. Dari hasil pemeriksaan ditemukan luka robek diduga karena gigitan anjing  yang luas di sekitar leher dan wajah  yang mengakibatkan pendarahan masif. 

Disinggung apakah anjing yang menggigit korban terpapar rabies, kata Oka Darsana, kalau akibat rabies perlu waktu. Pasalnya masa inkubasi (sejak digigit sampai timbul gejala rabies) paling cepat 7 hari-3 bulan.  "Kematian akibat rabies biasanya 7 hari setelah muncul gejala rabies. Jadi pada kasus ini penyebab kematian karena henti jantung  akibat perdarahan akut  yang masif karena luka gigitan  yang luas di daerah vital,” jelas Oka Darsana. 

Sementara Humas RSUD  Bangli Sang Kompyang Ari Wijaya secara terpisah, Senin (28/4/2026) menyebutkan pasien tiba di IGD PK 18.05 Wita rujukan Puskesmas Kintamani V, tiba di IGD dalam keadaan tidak sadar. Pasien dikatakan masih mengeluh sakit sekitar 3 menit sebelum tiba di IGD. 

“Sekitar 1 jam sebelumnya pasien ditemukan pingsan dengan luka -luka di leher. Tidak ada yang melihat kejadian secara langsung, diduga pasien diserang oleh anjing liar. Saat tiba di Puskesmas pasien tampak lemas dan kesadaran menurun, saturasi 74 persen (aliran oksigen pada darah menurun),” katanya.

Saat tiba di RSU, kata dia, pasien tidak sadar, Nadi lemah tangan dan kaki dingin dan infus terlepas saat akan dipasang infus lagi, pasien tiba-tiba tidak sadar dan jantung tidak berdenyut. “Dilakukan tindakan untuk mengembalikan denyut jantung dan nafas. Dengan upaya yang dilakukan, Pukul 18.20 dilakukan pemeriksaan perekaman jantung kelihatan garis lurus dan  pasien dinyatakan meninggal,”ujar dia.

Pasca kejadian tersebut, Dinas PKP Bangli melakukan eliminasi terhadap sejumlah anjing di sekitar TKP.  "Tim PKP Bangli sudah melakukan eliminasi terbatas pada anjing di sekitar rumah duka, ada 9 ekor sudah dieliminasi” ujar Kadis PKP Bangli I Wayan Sarma.

wartawan
SAM
Category

BNNK Gianyar Obok-Obok Kafe Remang-Remang, 111 Orang Jalani Tes Urine

balitribune.co.id | Gianyar - Tempat hiburan malam yang sering disebuat Kafe Remang-remang kembali diobok-obok. Kali ini Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gianyar gandeng aparat gabungan. Seratus lebih pengunjung, pelayan hingga pengelola tempat tersebut diwajibkan jalani test urine. Hasilnya, seorang diyatakan positif mengandung metamfetamin.

Baca Selengkapnya icon click

Patroli Diperketat, Keamanan Pelabuhan Celukan Bawang Jadi Perhatian

balitribune.co.id | Singaraja - Aktivitas di kawasan Pelabuhan Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, terus mendapat pengawasan kepolisian. Tingginya mobilitas masyarakat, pekerja, awak kapal, hingga pengguna jasa membuat aspek keamanan menjadi salah satu perhatian utama.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dewan Bangli Kritisi Jalan Rusak hingga Utang PEN 

balitribune.co.id | Bangli - Rapat Paripurna DPRD Bangli yang digelar pada Jumat (25/9/2026) mengungkap RAPBD Bangli 2027 yang disampaikan pihak eksekutif tercatat senilai Rp1,32 triliun. Hal ini mendapat sorotan  DPRD Bangli. Rapat yang berlangsung secara maraton itu. dipimpin langsung Ketua DPRD Bangli I Ketut Suastika. 

Baca Selengkapnya icon click

Dua Rumah Terbakar, Kerugian Tembus Rp260 Juta

balitribune.co.id | Singaraja - Dua rumah warga di Kabupaten Buleleng terbakar dalam waktu berbeda pada Minggu (27/9/2026). Kebakaran terjadi di Dusun Galiran, Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng, dan Banjar Dinas Padangbulia, Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada. Tidak ada korban jiwa dalam dua kejadian tersebut. Namun, kedua rumah mengalami kerusakan berat dengan total kerugian materiil ditaksir mencapai Rp260 juta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mulai 1 Oktober 2026, Pelaporan Insidental Sektor Pasar Modal dan Bursa Karbon Wajib Lewat Sistem OJK

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat pengawasan sektor pasar modal, keuangan derivatif, dan bursa karbon melalui digitalisasi pelaporan. Mulai 1 Oktober 2026, penyampaian laporan insidental kepada OJK wajib dilakukan melalui sistem pelaporan yang terintegrasi.

Baca Selengkapnya icon click

Transaksi Digital Tumbuh 40,36 Persen, QRIS Tembus 69,32 Juta Pengguna

balitribune.co.id | Jakarta - Ekonomi dan keuangan digital (EKD) semakin dipandang sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru Indonesia. Untuk mengoptimalkan potensinya, sinergi kebijakan, inovasi teknologi, penguatan talenta digital, serta keamanan sistem pembayaran menjadi agenda utama Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia dan Indonesia Fintech Summit & Expo 2026 (FEKDI x IFSE 2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.