Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Diduga Serangan Jantung, Made Sada Ditemukan Tewas Tersangkut di Kali

Bali Tribune/ EVAKUASI - Korban I Made Sada dievakuasi petugas, Minggu (26/4).

Balitribune.co.id | Tabanan - Warga di Banjar Dinas Ole, Desa Marga Dauh Puri, Marga, Tabanan digemparkan dengan peristiwa tak mengenakkan, Minggu (26/4) sekitar pukul 12.30 Wita. Seorang warga bernama I Made Sada (55), asal Banjar Dinas Tua, Desa Tua, Marga ditemukan tewas tersangkut di kali Subak Mole. Dari informasi yang dihimpun, peristiwa itu pertamakali diketahui oleh saksi Mbah Nopa (70). Saat itu, nenek ini pulang dari sawah, namun sesampainya di TKP ia melihat seseorang tersangkut di aliran kali. Mengatahui hal itu, ia segera bergegas memberitahu I Wayan Wiryanata (52), bahwa ada seseorang yang nyangkut di kali. Mendengar kabar buruk itu, Wiryanata langsung melaporkannya ke Bhabin Desa Marga Dauh Puri, yang kemudian ke Pos Pelayanan Polsek Marga. Petugas kepolisian yang berjaga itu langsung menuju TKP, kemudian menghubungi Perbekel Desa Tua untuk menyampaikan kepada keluarga korban agar segera datang ke lokasi. Mendapat pemberitahuan itu, perbekel dan keluarga korban segera ke TKP, dan memang benar korban adalah warga desanya. Menurut keterangan dari keluarga korban, I Made Suardana, bahwa korban mempunyai riwayat penyakit jantung dan sesak napas. “Dari kemarin mencret,” ujarnya. Sementara itu, dari hasil pemeriksaan luar terlihat dari mulut korban mengeluarkan darah. Korban akhirnya di bawa ke BRSUD Tabanan untuk pemeriksaan lebih lanjut. “Korban memang sering mandi di sini,” ujar salah seorang warga. Dari lokasi kejadian, petugas menemukan satu unit sepeda motor Kymco DK 5528 GAY, dan disamping bawah kiri motor ditemukan baju kaos oblong dengan corak garis garis yang diperkirakan milik korban. Kasubag Humas Polres Tabanan, Iptu I Nyoman Subagia membenarkan peristiwa tersebut. “Dari penuturan keluarga, korban menderita sakit jantung,” singkatnya. 

wartawan
Komang Arta Jingga
Category

Diduga Terjangkit ASF, Puluhan Babi Mati Mendadak

balitribune.co.id I Mangupura - Wabah African Swine Fever (ASF) diduga kembali menyerang peternakan babi di wilayah Badung. Kali ini, seorang peternak di Banjar Kayu Tulang, Canggu, Kuta Utara, mengalami kerugian besar setelah puluhan babi miliknya mati mendadak.

Peristiwa tersebut mulai terjadi sejak awal April 2026. Sedikitnya 60 ekor babi dilaporkan mati satu per satu dengan gejala tidak mau makan, lemas, lalu akhirnya mati.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Disdukcapil Denpasar Raih Predikat Sangat Baik dari Kemendagri

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar meraih predikat Sangat Baik dengan nilai 90,00 berdasarkan evaluasi kinerja tahun 2025 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Ketetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 800.1.5.1.1910/Dukcapil/2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BRI Dukung Pengembangan Usaha Pemindangan Ikan Melalui Penyaluran KUR di Bali dan Nusa Tenggara

balitribune.co.id | Semarapura - Wayan Suitari yang merupakan salah seorang perajin ikan pindang di Sentra Pemindangan Ikan Desa Kusamba Kabupaten Klungkung meningkatkan usahanya dengan menggunakan kredit usaha rakyat (KUR) dari Bank Rakyat Indonesia (BRI). Ia yang sudah selama puluhan tahun bergelut di dunia pemindangan ikan, mendapat dukungan dana dari perbankan.

Baca Selengkapnya icon click

Klasterku Hidupku BRI, Usaha Keripik Ayam Biru di Denpasar Terus Berkembang dan Berdaya

balitribune.co.id | Denpasar - Di sela rutinitas mengurus rumah dan keluarga, banyak ibu rumahtangga diam-diam menyimpan mimpi untuk membantu perekonomian keluarga. Mimpi itu kadang dimulai dari hal sederhana, seperti camilan rumahan yang dibuat dari dapur sendiri.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.