balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar terus mengoptimalkan pengolahan sampah berbasis sumber serta penanganan sampah di sungai. Langkah ini diakselerasi melalui percepatan pendistribusian kantong komposter (bag komposter) kepada masyarakat luas.
Hal tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Optimalisasi Pengolahan Sampah Berbasis Sumber dan Sungai bersama Perbekel/Lurah se-Kota Denpasar, Rabu (20/5/2026). Rapat dipimpin oleh Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa didampingi Sekda I Gusti Ngurah Eddy Mulya di Graha Sewakadarma.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Adhi Mertha melaporkan bahwa realisasi pembagian bag komposter kini telah menjangkau lebih dari 75 ribu kepala keluarga. Kendati demikian, proses distribusinya akan terus dipercepat.
"Hari ini kami mengevaluasi penanganan sampah berbasis sumber dan di sungai, termasuk mengatasi tantangan pembagian bag komposter serta aksi pembersihan sungai," ujar Alit Adhi.
Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran perbekel dan lurah yang telah bergerak optimal di lapisan terbawah. Arya Wibawa menekankan fokus penanganan di hulu bertujuan agar masyarakat mampu mengolah sampah organik secara mandiri. "Kami targetkan pembagian bag komposter tuntas akhir Juni ini," tegas Arya Wibawa.
Selain itu, penanganan dan pengawasan area sungai akan diperketat guna mencegah warga membuang sampah sembarangan. "Kami mengajak masyarakat dan semua pihak untuk bersama-sama menjaga serta membersihkan sungai di wilayah Kota Denpasar," imbuhnya.