Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dihantam Gelombang Setinggi 4 Meter, Kadek Juliawan Nyaris Tenggelam

Bali Tribune / warga dan sejumlah nelayan bersama petugas dari Polairud Polres Karangasem saat berada di Pantai Batuniti ketika korban tiba di Pantai usai berhasil ditolong nelayan

balitribune.co.id | Amlapura - Dihantam gelombang setinggi empat meter, seorang nelayan asal Banjar Dinas Muntig, Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Karangasem, Minggu (5/1) nyaris tenggelam bersama perahu jukung miliknya. Beruntung dalam kondisi panik korban yang belakangan diketahui bernama I Kadek Juliawan tersebut berhasil meraih HP miliknya yang kemudian merekam kejadian perahu jukungnya yang sudah hampir tenggelam tersebut sembari meminta tolong dan mengunggahnya ke Media Sosial (Medsos) Facebook (FB).

Unggahan korban di FB tersebut dengan cepat dibuka dan ditontong oleh nelayan lain termasuk warga di lokasi korban tinggal dan aparat kepolisian serta Balawista yang kemudian dengan cepat bergerak menurunkan sejumlah perahu jukung untuk berlayar menuju ketengah perairan ke lokasi korban mengalami musibah. Tidak hanya itu kejadian musibah yang dialami korban tersebut juga dilihat oleh nelayan lainnya yang saat itu juga tengah memasang jaring untuk menangkap ikan tongkol.

Sejumlah nelayan langsung mendekat ke lokasi korban dan dengan cepat menyelamatkan nyawa korban dengan menaikkan korban ke perahu jukung mereka. Sementara perahu jukung korban dengan bantuan sejumlah nelayan kemudian diikat dengan tali untuk selanjutnya ditarik menuju ke darat ke Pantai Batuniti, Desa Tulamben, Kubu, Karangasem.

Keluarga korban yang dengan gelisah menunggu setelah mendapatkan kabar tentang musibah yang dialami korban, langsung menyambut korban begitu korban tiba dengan selamat di Pantai Batuniti. Kepada Bali Tribune, Korban I Kadek Juliawan menuturkan kejadian tragis yang dialaminya saat melaut.

Dituturkannya, saat itu dengan nelayan lainnya di Batuniti, dirinya berangkat melaut untuk menangkap ikan tongkol jauh ke tengah perairan, karena memang saat ini memang tengah musim ikan tongkol. Tiba di spot menangkap ikan, korban pun mulai menebar jaring sembar mengarahkan perahu jukungnya ke posisi yang tepat. Namun saat itu langit tiba-tiba berubah dimana terjadi mendung tebal dan kondisi gelombang laut di tengah perairan pun berubah dimana gelombang mulai meninggi.

“Nah tiba-tiba saja cuaca berubah dan memburuk, dimana gelombang tinggi tiba-tiba saja terjadi dan menerjang perahu jukung saya,” Kadek Juliawan memegang keningnya sambil merunut kejadian yang dialaminya. Gelombang setinggi empat meter menerjang perahu jukungnya, “Terjangan pertama jukung saya masih stabil, terjangan kedua ketiga dan keempat itu air laut sudah memenuhi kabin jukung saya sehingga saat itu jukung saya hampir tenggelam,” kesah Juliawan.

Saat itu dirinya mengaku sangat panik, namun dirinya sempat melihat HP miliknya yang terikat di salah satu tiang perahu jukung, dia pun berusaha meraih tiang itu dan mengambil HP. Dalam kepanikan Juliawan merekam kondisi perahu jukungnya sambil berteriak meminta tolong lalu mengunggahnya ke Medsos. “Saya coba telpon teman untuk meminta bantuan tapi tidak ada jawaban, jadi saya rekam dan saya posting ke Medsos dengan harapan ada yang melihat postingan saya dan segera membantu saya,” ungkapnya.

Untungnya beberapa menit kemudian sejumlah nelayan lain yang tengah melintas ditengah perairan melihat musibah yang dialami Juliawan dan langsung berusaha menolongnya dan menarik jukung yang hampir tenggelam itu ke darat tepatnya di Pantai Batuniti.

wartawan
AGS

Dinilai Tak Memenuhi Unsur Pidana, Tim Hukum Minta Terdakwa Kasus Subak Kerdung Diputus Bebas

balitribune.co.id | Denpasar - Sidang kasus dugaan pemalsuan surat tanah Subak Kerdung memasuki babak krusial. Dalam sidang beragendakan pembacaan nota pembelaan (pledoi) di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Senin (26/10/2026), terdakwa Anak Agung Ngurah Darmawan memohon kepada majelis hakim agar dibebaskan dari seluruh dakwaan.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

BRI Region 17 Denpasar Latih Karyawan Hadapi Kondisi Darurat, Perkuat Kesiapsiagaan Tanggap Kebakaran

balitribune.co.id | Denpasar - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI Region 17 Denpasar memperkuat kesiapsiagaan karyawan dalam menghadapi kondisi darurat melalui Sosialisasi dan Simulasi Implementasi Business Continuity Management (BCM)/Manajemen Kelangsungan Usaha (MKU) serta Simulasi dan Sosialisasi Tanggap Bencana Kebakaran di Aula BritAma BRI Region 17 Denpasar yang berlangsung Jumat (25/10/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Penyalahgunaan Narkoba, 19 ABK di Pelabuhan Celukan Bawang Jalani Tes Urine

balitribune.co.id | Singaraja - Sebanyak 19 anak buah kapal (ABK) di Pelabuhan Celukan Bawang, Kabupaten Buleleng, menjalani tes urine untuk mendeteksi penyalahgunaan narkoba, Senin (26/10/2026). Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh peserta dinyatakan negatif narkoba.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Dua Perempuan Terseret Arus Pantai Perancak, Seorang Meninggal Dunia

balitribune.co.id | Negara - Suasana pantai di Banjar Dangin Berawah, Desa Perancak, Kecamatan Jembrana berubah menjadi duka setelah dua perempuan terseret arus laut pada Minggu (25/10/2026) malam. Seorang korban meninggal dunia, sedangkan temannya berhasil selamat setelah terdampar di tepi pantai.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.