Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dipilih Aklamasi, SGK Didorong Maju Pada Pilbup Buleleng

Bali Tribune / PENDIDIKAN - Sugawa Korry dan IGK Kresna Budi pada acara Pendidikan Politik yang digelar Minggu (7/4)

balitribune.co.id | Singaraja - Sepertinya DPD Golkar Buleleng sudah mengunci pintu  bagi bakal calon bupati yang ingin memilih Golkar sebagai kendaraan politiknya pada Pemilihan Bupati (Pilbup) medatang. Hal itu setelah secara aklamasi Nyoman Sugawa Korry dipilih oleh seluruh kader Pengurus Golkar  Kecamatan pada Minggu (7/4). Dalam acara bertajuk Pendidikan Politik yang digelar di Kantor DPD Partai Golkar Buleleng dihadiri oleh Sugawa Korry sendiri sebagai Ketua DPD Golkar Provinsi Bali, Ketua DPD Golkar Buleleng IGK Kresna  Budi dan Penasehat Golkar Buleleng Tiwik Ismarhenigrum.

Usai acara Sugawa Korry mengatakan siap maju mengikuti kontestasi pada Pilbup Buleleng mendatang.

"Jika diizinkan nanti memimpin Buleleng,kepemimpinan kami nanti tidak akan berorientasi proyek," sebut Sugawa Korry dalam penjelasanya dihadapan awak media.

Untuk memasuki tahap awal dari pencalonan oleh partainya, Sugawa Korry mengatakan dalam rentang waktu yang ada pihaknya akan melakukan survei untuk mengukur seberapa jauh elektabilitas yang ada. Bahkan dimungkinkan survei itu akan terus dilakukan hingga menjelang tahapan Pilbup nanti.

"Ya, kita berterima kasih kepada kader atas semangat,kerja keras dan loyalitasnya. Tentu juga atas motivasi dari Ketua DPD Golkar  Buleleng Kresna Budi yang sangat kental kebersamaannya," imbuh Sugawa Korry.

Lebih lanjut menurutnya, selain sosialisasi langkah lain yakni soal penjajagan kongsi dengan partai lain.

"Dengan siapa nanti berkoalisi tergantung dari hasil survei. Pada hasil survei itu nanti akan menjadi bahan evaluasi bagi DPP Golkar," ujarnya.

Sementara itu,IGK Kresna Budi mengatakan, pihaknya menyampaikan kepada publik Buleleng bahwa Golkar memiliki kader yang memiliki kemampuan kompetitif, cerdas dan berpengalaman dan itu menurutnya ada pada Sugawa Korry.

"Kita sampaikan kepada semua kader untuk mulai melakukan sosialisasi. Kami juga sudah membangun komunikasi dengan partai lain untuk kemungkinan berkoalisi," kata Kresna Budi.

Namun demikian kata Kresna Budi, pihaknya akan tetap realistis mengacu pada hasil survei.

"Kalau dari sisi kualifikasi Sugawa Korry sudah lengkap,tokoh senior,memiliki kualitas, sudah lengkap," ujarnya.

Sedang soal berkoalisi dengan pesaing beratnya PDIP, Kresna Budi mengaku tidak masalah.

"Kalau PDIP mau menjadi wakil dari Sugawa Korry kenapa tidak buat Buleleng. Ini kan harapan," tandasnya.

wartawan
CHA
Category

Bapenda Denpasar Gencarkan Klaster Digital, ASN Dilarang Nunggak Pajak

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar terus melakukan berbagai terobosan untuk mengoptimalkan penerimaan pajak daerah. Tidak hanya menyasar masyarakat umum, Bapenda kini mewajibkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Denpasar untuk menjadi contoh dalam ketaatan membayar pajak melalui kanal digital.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Usai Tusuk Staf Resort, WNA Inggris Diciduk di Gilimanuk

balitribune.co.id I Singaraja - Seorang warga negara asing (WNA) asal Inggris berinisial AM berhasil diamankan aparat kepolisian setelah diduga melakukan tindak penganiayaan dengan senjata tajam di kawasan Menjangan Dynasty Resort, Desa Pejarakan, Selasa (5/5/2026) malam.

Baca Selengkapnya icon click

ASN Hingga TNI/Polri Dikerahkan Atasi Tumpukan Sampah di Tabanan

balitribune.co.id I Tabanan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan mengerahkan ratusan personel gabungan dari unsur Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan Polri untuk menangani tumpukan sampah di seputaran Tabanan. Pengerahan ini dilakukan pada Selasa (5/5/2026) sore di sekitar 20 titik lebih lokasi, baik di Kecamatan Tabanan maupun di Kediri.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Imigrasi Jaring 62 WNA Pelanggar Aturan di Bali

balitribune.co.id I Denpasar - Sebanyak 62 warga negara asing (WNA) terjaring dalam operasi "Patroli Keimigrasian Dharma Dewata" yang digelar jajaran Imigrasi di wilayah Bali selama 20 hari terakhir. Puluhan WNA tersebut kedapatan melakukan berbagai pelanggaran keimigrasian, mulai dari penyalahgunaan izin tinggal hingga keterlibatan dalam aktivitas ilegal.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.