Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Diselimuti Kulit Bawang, Ogoh-Ogoh Teges Kanginan "Waow"

Ogoh -ogoh Kulit Bawang
Bali Tribune / Wujud Ogoh-ogoh ST Purwa Jati Kumara Gana, Banjar Teges Kanginan, Peliatan, Ubud hahiskan 60 Kg Kulit Bawang

balitribune.co.id | Gianyar - Kreativitas Sekaa Teruna (ST) Purwa Jati Kumara Gana, Banjar Teges Kanginan, Peliatan, Ubud dalam mrmbuat ogoh-ogoh terbilang unik. Tidak hanya sekadar ramah lingkungan, ogoh-ogoh yang dilapisi kulit bawang dan kulit komoditi pertanian lainnya itu justru jadi daya pikat.

Mengusung tema Warsaparwa, ogoh-ogoh ini dibuat menggunakan bahan organik, seperti kulit bawang merah dan bawang bombai sebanyak 60 kg kering yang menyusut menjadi 30 kg. Selain itu juga menggunakan daun talas, kulit jagung, dan berbagai material alami lainnya. 

I Wayan Gede Sandiyoga, perwakilan dari ST Purwa Jati Kumara Gana, mengungkapkan bahwa penggunaan bahan-bahan ramah lingkungan ini dilakukan bukan hanya sebagai tantangan dan inovasi baru, tetapi juga untuk mengikuti peraturan pemerintah terkait ogoh-ogoh yang lebih ramah lingkungan. Selain itu, faktor pendanaan dan komitmen mereka terhadap penggunaan material alami turut menjadi alasan utama. 

"Kami mendapatkan bahan-bahan tersebut dari berbagai restoran di sekitar Ubud," ujarnya.

Pembuatan ogoh-ogoh ini dimulai sejak 14 Januari 2025, ditandai dengan upacara nuasen karya. Hingga saat ini, proses pengerjaan sudah berjalan lebih dari dua bulan. Salah satu kendala terbesar yang dihadapi adalah pemasangan kulit bawang merah, yang harus dilakukan satu per satu. 

"Proses ini cukup membosankan dan memakan waktu lama," tambah Sandiyoga.

Selain itu, bagian ogoh-ogoh yang menggunakan modul mesin, terutama di area bunga yang ditempati oleh figur Brahmana, juga sempat mengalami kesulitan dalam penyetelan karena kurangnya pengalaman dalam bidang mesin.

Dengan persiapan yang matang dan semangat yang tinggi, ST Purwa Jati Kumara Gana optimis dapat menampilkan ogoh-ogoh terbaik. 

"Kami berharap karya ini bisa menginspirasi komunitas lain untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan tetap melestarikan tradisi dengan cara yang inovatif," tegasnya.

wartawan
ATA
Category

Perairan Selat Bali Semakin Surut, Antrean Kendaraan Mengular Keluar Pelabuhan Gilimanuk

balitribune.co.id | Negara - Kondisi air laut di perairan Selat Bali hingga Kamis (29/10/2026) masih fluktuaktif. Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Gilimanuk masih terhambat kondisi air laut yang surut. Antrean kendaraan pun mengular keluar pelabuhan. Kondisi kemacetan di Gilimanuk ini dikeluhkan karena mengganggu aktifitas warga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Tunda Pinjam Rp1,6 Triliun untuk Infrastruktur

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menunda rencana pinjaman daerah senilai Rp 1,6 triliun yang semula diproyeksikan untuk membiayai pembangunan infrastruktur pada 2027. Penundaan dilakukan karena sejumlah pekerjaan konstruksi belum siap dieksekusi. Pemkab Badung memilih mengandalkan pendapatan asli daerah (PAD) untuk membiayai pembangunan koridor Gatot Subroto–Canggu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.