Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Diskop UKMP Badung Gandeng UMKM Gelar Jumat Ceria

minggu ceria Diskop UKMP badung
Bali Tribune / MINGGU CERIA - Diskop UKMP Badung menggelar kegiatan Jumat Ceria Bersama UMKM Badung di Parkir Lapangan Mangupraja Mandala Puspem Badung, Jumat (21/3) pagi.

balitribune.co.id | Mangupura - Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Diskop UKMP) Kabupaten Badung menggelar kegiatan Jumat Ceria Bersama UMKM Badung bertempat di Parkir Lapangan Mangupraja Mandala Puspem Badung, pada Jumat (21/3) pagi.

Kabid UMKM dan Kewirausahaan Diskop UKMP Badung, I Made Wirya Santosa mengatakan bahwa kegiatan jumat ceria kembali dilaksanakan di tahun 2025 ini untuk mendukung UMKM khususnya di Kabupaten Badung dalam memperkenalkan produk mereka.

"Kegiatan ini kami bangkitkan kembali guna memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM untuk mempromosikan produk yang mereka miliki secara berkala di lingkup Puspem Badung", katanya.

Melaui jumat ceria, pihaknya juga ingin meningkatkan semangat pelaku UMKM dalam mengembangkan produk yang kreatif dan inovatif.

"Jadi kegiatan ini merupakan upaya kami untuk mendorong UMKM agar terus berinovasi dalam membuat produk-produk kreatif setiap bulannya, sehingga produk mereka lebih dikenal dan memiliki daya saing kedepannya", jelas Wirya.

Lebih lanjut, Wirya menyebut adanya kerjasama antara pemerintah Kabupaten Badung dengan pihak swasta dalam menyokong terlaksananya kegiatan tersebut.

"Ada yang spesial pada jumat ceria kali ini, diantaranya adanya kolaborasi pemerintah Kabupaten Badung dengan beberapa pihak swasta yang peduli akan pengembangan UMKM di Badung, dan ikut serta dalam mendukung pelaksanaan kegiatan ini", ucapnya.

Ia memastikan jika kegiatan jumat ceria di tahun 2025 ini akan rutin dilaksanakan setiap bulan sekali sebagai media promosi untuk pelaku UMKM.

"Jadi kegiatan ini akan kami laksanakan rutin setiap bulannya, sehingga UMKM yang ada di Badung ini semakin dikenal dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas", ujar Wirya Santosa

Sejumlah pelaku UMKM menyambut baik kegiatan ini, termasuk Yuni Krisna yang mengapresiasi program yang diberikan oleh Dinas Koperasi UKMP Badung.

"Saya sangat berterimakasih kepada Dinas Koperasi Badung yang telah memberikan wadah promosi untuk seluruh pelaku UMKM terutama yang ada di Badung", tutupnya.

wartawan
ANA
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.