Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Diskopukmp Badung Kunjungi Sentra IKM Amerta Jaya Sading

Diskop UKMP Badung
Bali Tribune / MENGUNJUNGI - Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Diskop UKMP) Kabupaten Badung mengunjungi Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) Amerta Jaya yang berlokasi di Kelurahan Sading, Mengwi, Badung, Selasa (11/3).

balitribune.co.id | Mangupura - Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Diskop UKMP) Kabupaten Badung mengunjungi Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) Amerta Jaya yang berlokasi di Kelurahan Sading, Mengwi, Badung, Selasa (11/3).

Sentra IKM Amerta Jaya merupakan kelompok usaha yang memiliki anggota sebanyak kurang lebih 40 orang dan fokus memproduksi makanan ringan seperti: kue potong, pastel, kripik bayem, kripik ladrang, sengarit, kaliadrem gipang dan lain sebagainya. Selain itu, terdapat juga produk minuman seperti jamu kunyit.

Kepala Dinas Koperasi UKMP Kabupaten Badung, I Made Widiana, S.Sos. M.Si mengatakan kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat bagaimana proses pengolahan produk di Sentra IKM Amerta Jaya.

"Hari ini kami berkesempatan untuk mengunjungi dan melihat secara dekat proses produksi makanan ringan di Sentra IKM Amerta Jaya. Disamping itu, kunjungan ini juga untuk menyerap keluhan-keluhan yang mereka hadapi saat proses produksi. Dan apa yang menjadi keluhan tersebut, kedepannya dapat kami bantu", katanya.

Adapun  keluhan yang disampaikan oleh kelompok IKN Sentra IKM Amerta Jaya diantaranya terkait dengan packaging, dimana packaging produk mereka dapat dibantu agar lebih menarik dan memiliki nilai jual yang baik. Selanjutnya dari segi pemasaran, bagaimana kedepannya produk-produk di Amerta Jaya dapat naik kelas dan dipasarkan secara luas.

"Usulan-usulan dari keluhan yang telah disampaikan kelompok Sentra IKM tersebut akan kami akomodir terlebih dahulu. Setelah itu, kami akan telaah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan sampai apa yang dapat kami intervensi nanti. Sehingga kelompok IKM ini bisa diringankan bebannya dan membantu meningkatkan pendapatan usaha mereka", lanjut I Made Widiana.

Ia mengungkapkan jika pelaku IKM yang ingin difasilitasi dengan cepat oleh pemerintah disarankan untuk dapat berkelompok dengan pelaku IKM lain.

"Untuk pelaku IKM khususnya di Badung, agar dipercepat difasilitasi oleh pemerintah itu paling tidak dapat berkelompok. Karena pemerintah akan lebih mudah memberikan bantuan modal dan pelatihan bagi pelaku IKM yang berada dalam satu sentra", jelas Widiana.  

Sementara, Ketua Sentra IKM Amerta Jaya, Retno Ika Suryaningsih berharap ingin adanya sinergi dengan pemerintah dan memastikan produk di Sentra IKM Amerta Jaya dapat menjadi produk eksklusif di Kabupaten Badung.

"Kedepannya Sentra IKM Amerta Jaya ini tetap eksis dengan bantuan dari pemerintah. Selain itu, IKM Amerta Jaya sudah berdiri sejak lama, dan kami ingin produk kami menjadi khas di Badung", tutupnya.

wartawan
ANA
Category

Pemkab Bangli Ajukan Ranperda Penjaminan Kredit dan Penyertaan Modal

balitribune.co.id | Bangli - Guna meningkatkan pelayanan dan memberikan mafaat yang lebih besar kepada masyarakat, Pemkab Bangli mengajukan tiga buah Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) ke DPRD Bangli. Ranperda tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Bangli, Kamis (22/10/2026). Sidang tersebut dipimpin Ketua DPRD Bangli I Ketut Suastika. 

Tags
Baca Selengkapnya icon click

DPRD Badung Bahas Raperda Penyertaan Modal untuk Perumda Tirta Mangutama

balitribune.co.id | Mangupura - DPRD Kabupaten Badung membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyertaan Modal Daerah kepada Perumda Air Minum Tirta Mangutama dalam rapat kerja yang dipimpin Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti. Pembahasan tersebut difokuskan pada landasan hukum penyertaan modal daerah, termasuk aspek perencanaan, pengelolaan, serta tata kelola perusahaan daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Desa Taro Jalani Penilaian Desa Antikorupsi 2026, Tim Evaluasi Lima Komponen

balitribune.co.id | Gianyar - Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, mengikuti penilaian Percontohan Desa Antikorupsi Tahun 2026 oleh Tim Penilai Provinsi Bali di Kantor Desa Taro, Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program perluasan Percontohan Desa Antikorupsi di Kabupaten Gianyar untuk mendorong tata kelola pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.