Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

DPRD Buleleng Desak Pemutakhiran Data Desil, Cegah Bansos Salah Sasaran

Ketua DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya. 
Bali Tribune / Ketua DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya. 

balitribune.co.id | Singaraja - Ketepatan penyaluran bantuan sosial di Kabupaten Buleleng bergantung pada validitas data kesejahteraan masyarakat. DPRD Buleleng pun mendorong pemutakhiran data desil secara berkala agar penetapan penerima bantuan sesuai dengan kondisi ekonomi dan kebutuhan warga yang sebenarnya.

Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya, menilai perubahan kondisi sosial ekonomi masyarakat harus menjadi perhatian dalam proses pendataan. Data yang tidak diperbarui berpotensi menimbulkan ketidaksesuaian antara kategori kesejahteraan yang tercatat dengan keadaan warga di lapangan.

Dampaknya tidak hanya berkaitan dengan penyaluran bantuan sosial, tetapi juga dapat memengaruhi penetapan penerima program perlindungan sosial lainnya, termasuk Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). “Ketidakakuratan data juga akan berisiko menimbulkan kesalahan dalam menentukan penerima manfaat program perlindungan sosial, termasuk program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS),” ujar Ngurah Arya Rabu (21/10/2026).

Politisi asal Desa Gerokgak tersebut menegaskan pendataan kesejahteraan tidak boleh berhenti pada proses pendataan awal. Pemeriksaan dan pembaruan secara berkelanjutan diperlukan untuk memastikan informasi yang digunakan pemerintah tetap sesuai dengan perkembangan kondisi masyarakat. Melalui fungsi pengawasan yang dimiliki, DPRD Buleleng mendorong pemerintah agar pengelolaan data hingga penyaluran bantuan dilakukan secara objektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah munculnya persoalan akibat ketidaktepatan penentuan penerima manfaat.

Ngurah Arya juga menekankan perlunya koordinasi lintas sektor, terutama antara pemerintah daerah, Dinas Sosial, pemerintah desa, dan pemangku kepentingan terkait. Kolaborasi tersebut diperlukan agar proses verifikasi data berjalan efektif serta mampu menjangkau perubahan kondisi ekonomi warga hingga tingkat desa. Menurutnya, pemerintah desa memiliki peran strategis karena berhadapan langsung dengan dinamika kehidupan masyarakat. Informasi mengenai perubahan pendapatan, kondisi keluarga, maupun tingkat kesejahteraan warga perlu menjadi bahan pertimbangan dalam proses pembaruan data.

Dengan melibatkan unsur pemerintahan di tingkat lokal, penetapan penerima bantuan diharapkan tidak hanya bertumpu pada dokumen administratif. Verifikasi terhadap kondisi faktual masyarakat juga perlu diperkuat agar keputusan yang diambil memiliki dasar yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. DPRD Buleleng turut berharap sosialisasi mengenai pemutakhiran data desil dan mekanisme penentuan penerima manfaat dapat meningkatkan pemahaman seluruh pihak. Kesamaan pemahaman diperlukan agar proses pendataan, verifikasi, hingga penetapan sasaran program berjalan sesuai ketentuan. “Upaya tersebut juga diharapkan dapat meminimalkan kesalahan dalam penetapan penerima manfaat sehingga perlindungan sosial benar-benar menjangkau masyarakat sesuai dengan kondisi dan kebutuhannya,” tambahnya.

Ngurah Arya menegaskan, keberhasilan program perlindungan sosial tidak semata-mata ditentukan oleh besarnya anggaran yang disediakan pemerintah. “Akurasi data sebagai dasar penetapan penerima manfaat juga menjadi faktor penting agar bantuan sosial dan program JKN-KIS dapat menjangkau masyarakat secara tepat sasaran dan berkeadilan,” tandasnya. 

wartawan
CHA
Category

Buleleng Bentuk Satgas BBM, Sutjidra Desak Pertamina Prioritaskan Pasokan

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng tidak ingin persoalan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) berlarut-larut tanpa kepastian. Di tengah pasokan yang masih jauh dari kebutuhan normal, Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sepakat membentuk Satuan Tugas (Satgas) BBM untuk mengawasi distribusi sekaligus mendesak Pertamina memenuhi kebutuhan daerah.

Baca Selengkapnya icon click

BBM Langka, Operasional Kapal di Pelabuhan Sanur Terhambat

balitribune.co.id | Denpasar - Antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi selama ini, berdampak terhadap aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Sanur, Denpasar. Selain menghambat operasional kapal, juga memicu penurunan jumlah penumpang dan kendaraan yang menyeberang hingga diperkirakan mencapai 5–10 persen, Minggu (18/10/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kawal Agenda Dunia ICANN87 di Nusa Dua, Kapolda Bali Perkuat Pemantauan Command Center

balitribune.co.id | Mangupura - Menjaga keamanan dan kenyamanan para delegasi yang hadir di Pulau Dewata menjadi perhatian utama Polda Bali. Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H. bersama Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Made Astawa, S.I.K., M.S.I. dan sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Bali, mengecek langsung Command Center Polda Bali di kawasan ITDC Nusa Dua, Sabtu (17/10/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Usut Penyalahgunaan BBM Subsidi, Polda Bali Amankan 21 Pelaku

balitribune.co.id | Denpasar - Kepolisian Daerah (Polda) Bali menindak tegas aksi penyalahgunaan dan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di wilayah Bali. Langkah ini merespons kelangkaan serta antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) sejak pertengahan Oktober 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Antisipasi Antrean dan Kecurangan BBM, Gubernur Koster Minta Bupati/Wali Kota Se-Bali Bentuk Satgas SPBU

balitribune.co.id | Denpasar - Guna menjaga penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang tepat sasaran, tepat volume, dan tepat manfaat, mengantisipasi terjadinya antrean panjang, dan praktik rekayasa oknum tertentu dalam pengisian BBM di Stasiun.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Terapkan Bisnis Rendah Emisi, Perhotelan di Sanur Komit Mendorong Dekarbonisasi

balitribune.co.id | Denpasar - Berdasarkan Peraturan Walikota Nomor 39 Tahun 2025 dan Keputusan Gubernur Bali Nomor 912/04-B/HK/2026 telah menentapkan Sanur sebagai salah satu Kawasan Rendah Emisi (KRE) di Bali. Penetapan ini menjadi komitmen bersama untuk menjadikan ekosistem kawasan lebih berkelanjutan dan rendah emisi, salah satunya dengan mendorong industri pariwisata hijau. 

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.