balitribune.co.id | Amlapura — Warga Banjar Dinas Tegalsari, Desa Tianyar Barat, Kecamatan Kubu, Karangasem, digemparkan oleh kebakaran yang melanda gedung SD Negeri 4 Tianyar Barat pada Sabtu (5/9/2026) malam. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.17 Wita ini menghanguskan dua ruang kelas dan satu bangunan perpustakaan.
Kepulan asap tebal pertama kali diketahui oleh warga setempat yang kemudian melihat api berkobar besar melalap bagian dalam ruangan dan atap sekolah. Panik api berpotensi merembet ke pemukiman sekitar, warga berinisiatif memadamkan api menggunakan peralatan seadanya serta mengerahkan mobil tangki air swadaya untuk melokalisir kobaran api.
Tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Karangasem bersama 14 personel tiba tidak lama kemudian di lokasi. Dalam waktu kurang dari satu jam, petugas gabungan bersama warga berhasil memadamkan api dan melakukan pendinginan.
Kapolsek Kubu, AKP I Wayan Sempiar, menyatakan bahwa belum ada warga yang mengetahui secara pasti titik awal munculnya api karena saat saksi tiba, kobaran sudah membesar. Guna keperluan penyelidikan, pihak kepolisian telah memasang garis polisi di lokasi kejadian, sementara warga menduga musibah ini dipicu oleh korsleting listrik.
Kasi Operasi Damkartan Karangasem, I Komang Edy, mengonfirmasi bahwa dua lokal bangunan sekolah ludes terbakar. Akibat insiden tersebut, total kerugian material yang dialami pihak sekolah ditaksir mencapai Rp500 juta.