Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dua Tahun Pelayanan Air Bersih Harus Tuntas

Bupati Made Satria
Bali Tribune / Bupati Klungkung, Made Satria

balitribune.co.id | Semarapura - Prioritas Pelayanan air bersih masih menjadi pekerjaan rumah paling serius yang belum bisa tuntas. Terutama di wilayah Kepulauan Nusa Penida. Menyikapi situasi itu, Bupati Klungkung Made Satria optimis, mampu menuntaskan 100 persen cakupan pelayanan air bersih dalam waktu dua tahun. 

"Seberapa pun bagusnya jalan dan seberapa pun pesatnya pembangunan, jika warganya masih kesulitan mendapatkan akses air bersih, maka kita akan terus dikritik dan dihujat. Dari itu saya ingin pelayanan air bersih di Kabupaten Klungkung bisa selesai dalam 2 tahun," kata Bupati Satria saat memimpin rapat Perencanaan Pengembangan Jaringan Distribusi dan Sambungan Rumah (SR) di Desa Tanglad, Nusa Penida, di Wantilan Rumah Jabatan Bupati.

Sesuai dengan perencanaan pengembangan jaringan distribusi dan sambungan rumah di Desa Tanglad ini, dia ingin pengerjaan dilakukan dengan kualitas yang baik. Pemerintah daerah harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat Nusa Penida, agar tidak ada lagi warga yang alami krisis air. "Jangan hari ini kita berbuat, namun dalam jangka setahun jaringan air sudah rusak. Sehingga kita terlihat tidak bisa kerja. Kita harus benar-benar mengabdikan diri kepada masyarakat," tegas bupati asal Sental Kangin, Desa Ped, Nusa Penida ini.

Terkait pengelolaan air, Perumda Panca Mahottama Klungkung, diminta harus mampu bangkit. Perumda harus mampu mengutamakan pelayanan untuk masyarakat. Sehingga untuk pekerjaan SR itu, langkah yang paling memungkinkan adalah dengan melakukan skema peminjaman. Dalam pertemuan itu, juga hadir Kadis PUPRPKP Made Jati Laksana, Kepala Bappeda Ketut Arie Gunawan, perwakilan Perumda Panca Mahotama serta Tim Konsultan Perencana dari CV. Akusara Dian Karya. Mereka kini tengah serius untuk menyelesaikan daerah-daerah yang belum tersentuh layanan Perumda. 

Memang sejak tahun lalu, Desa Tanglad menjadi prioritas Perumda. Setelah siap dengan jaringan sambungan rumah, nantinya produksi air Guyangan yang tertampung pada reservoir tiga dan reservoir empat, akan diarahkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga di Desa Tanglad dan Desa Pejukutan. “Jika dua desa tersisa ini sudah terlayani, maka pelayanan air bersih sudah 100 persen terlayani ke seluruh Nusa Penida. Apalagi nanti kapasitas produksi air Guyangan ditingkatkan secara bertahap dan layanan berjalan selama 24 jam, maka tidak ada keluhan pelayanan air bersih di Nusa Penida,” tutup Direktur PDAM Klungkung  Nyoman Renin Suyasa.

wartawan
SUG
Category

Babat Hutan Lindung, Dua Tersangka Jalani Proses Hukum

balitribune.co.id | Negara - Kasus pembabatan hutan dan penebangan kayu secara ilegal (illegal logging) di Kawasan Hutan Lindung Banjar Pengajaran Kaler, Desa Berangbang, Negara dipastikan terus bergulir. Kedua tersangka berinisial IGS dan IGKL kini masih menjalani proses hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Swatantra Buleleng Serap 280 Ton Jagung, Pasokan Lokal Menipis hingga Akhir Tahun

balitribune.co.id | Singaraja - Perumda Swatantra Kabupaten Buleleng berupaya menjaga ketersediaan jagung untuk pakan ternak di tengah meningkatnya kebutuhan peternak ayam petelur. Hingga Oktober 2026, perusahaan daerah tersebut telah menyerap sekitar 280 ton jagung dari petani lokal. Namun, terbatasnya produksi dan meningkatnya permintaan membuat pasokan mulai menipis.

Baca Selengkapnya icon click

Jika Gagal Panen, Petani Badung Dapat Ganti Rugi Rp6 Juta per Ha

balitribune.co.id | Mangupura - Petani di Kabupaten Badung yang mengalami gagal panen berpeluang mendapatkan ganti rugi sebesar Rp6 juta per hektare melalui program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Menariknya, petani tidak perlu membayar premi karena biaya asuransi ditanggung pemerintah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kakek Tuna Netra di Selemadeg Tewas Terpeleset di Parit

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang kakek penyandang disabilitas netra bernama I Ketut Muncul (69) ditemukan tewas membusuk di saluran air tegalan miliknya di Banjar Apit Yeh, Desa Manikyang, Kecamatan Selemadeg, Rabu (21/10/2026). Korban diduga terpeleset dan jatuh tengkurap ke dalam parit saat sedang mengumpulkan pelepah kelapa kering.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Kasus Korupsi Satpol PP Jembrana, Jaksa Tunggu Tindaklanjut BPKP

balitribune.co.id | Negara - Hingga kini penanganan perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Satpol PP Kabupaten Jembrana Tahun Anggaran 2022 hingga 2025 terus bergulir. Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana menunggu tindaklanjut ekpose yang telah dilaksanakan bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pengambengan (BPKP) Perwakilan Provinsi Bali.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.