Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Fraksi-Fraksi DPRD Bangli Minta Eksekutif Segera Tindak Lanjuti Temuan BPK

Suasana rapat paripurna DPRD Bangli dengan agenda penyampaian pandangan umum Fraksi-Fraksi
Bali Tribune / RAPAT - Suasana rapat paripurna DPRD Bangli dengan agenda penyampaian pandangan umum Fraksi-Fraksi.

balitribune.co.id I Bangli - DPRD Kabupaten Bangli, kembali menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD terhadap Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Bangli tentang Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025  pada Kamis (9/7/2026).

Rapat yang digelar di Ruang Sidang DPRD Bangli, dipimpin Ketua DPRD Kab. Bangli I Ketut Suastika didampingi Wakil Ketua I Nyoman Budiada dan I Komang Carles.  Sementara dari eksekutif dihadiri Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar,  Pimpinan OPD  dan undangan lainnya. 

Dalam rapat paripurna Fraksi melalui pembicaranya  I Wayan Sutama mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Potensi daerah yang dimiliki Kabupaten Bangli, khususnya pada sektor pariwisata, pertanian, UMKM, jasa, dan pengelolaan aset daerah, masih memiliki ruang yang besar untuk dikembangkan. "Dilakukan  inovasi kebijakan, digitalisasi pelayanan, intensifikasi dan ekstensifikasi sumber-sumber pendapatan tanpa menambah beban masyarakat secara berlebihan," katanya.

Fraksi Golkar juga mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat pengawasan internal, pengendalian pelaksanaan program, serta menindaklanjuti seluruh rekomendasi hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) secara tepat waktu dan tuntas sebagai bagian dari komitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel. "Pembangunan ekonomi daerah harus terus diarahkan pada penguatan sektor-sektor unggulan Kabupaten Bangli, khususnya pertanian, pariwisata berbasis budaya dan alam, ekonomi kreatif, UMKM, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia," harapnya.

Fraklsi PDI Perjuangan melalui pembicaranya I Made Diksa juga  menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah beserta seluruh jajaran perangkat daerah atas kerja keras dalam mengelola keuangan daerah sehingga tetap mampu mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. Namun demikian, Fraksi PDI Perjuangan berpandangan bahwa setiap rekomendasi BPK harus dijadikan sebagai instrumen evaluasi dan perbaikan berkelanjutan, sehingga kualitas pengelolaan keuangan daerah semakin akuntabel, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. 

"Kita memandang bahwa pengelolaan kas daerah merupakan salah satu aspek penting dalam menjamin kelancaran pelaksanaan APBD. Temuan BPK mengenai masih adanya kelemahan pengendalian manajemen kas hendaknya menjadi perhatian bersama agar tidak mempengaruhi efektivitas pelaksanaan program Pembangunan," jelasnya. 

Disamping Rraksi PDI-P  mendorong agar koordinasi antar perangkat daerah semakin ditingkatkan sehingga penyerapan anggaran dapat berjalan lebih optimal dan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Dengan demikian, APBD dapat semakin berkualitas dan mampu mendukung percepatan pembangunan daerah. Kami meyakini bahwa Pemerintah Daerah memiliki komitmen kuat untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi BPK sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. "Temuan-temuan tersebut hendaknya dijadikan momentum untuk memperkuat tata kelola pemerintahan," jelasnya.

Fraksi Gabungan Restorasi Raya lewat pembicaranya  I Nyoman Muliawan  juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah atas capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI. Namun demikian, opini WTP bukan berarti seluruh tata kelola keuangan daerah telah bebas dari kelemahan.  "Oleh karena itu, seluruh temuan BPK harus menjadi perhatian serius dan segera ditindaklanjuti sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik," tegasnya.

Menurutnya  ada sejumlah hal yang menjadi perhatian Fraksi Gabungan Restorasi Raya, seperti  masih lemahnya pengendalian manajemen kas dalam pelaksanaan APBD. Ini menunjukan belum optimalnya perencanaan, pengawasan, dan pengendalian arus kas daerah. Kondisi ini berpotensi mengganggu kelancaran pelaksanaan program dan kegiatan serta menurunkan efektivitas pengelolaan keuangan daerah.

Fraksi ini juga menilai bahwa proporsi belanja pegawai masih relatif tinggi dibandingkan belanja yang langsung memberikan manfaat kepada masyarakat, seperti belanja modal dan belanja pelayanan publik. "Kami berpandangan bahwa pemerintah daerah perlu melakukan efisiensi belanja aparatur," kata Mulyawan. 

wartawan
SAM
Category

Dinas Perpustakaan Denpasar Perkenalkan Naskah Lontar ke Pelajar

balitribune.co.id | Denpasar - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kota Denpasar menggelar kegiatan pelestarian naskah kuno atau lontar sekaligus penguatan literasi budaya dalam rangka menyambut Hari Suci Saraswati pada Oktober 2026. 

Kegiatan ini menjadi upaya menjaga warisan pengetahuan leluhur Bali sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap aksara dan tradisi lokal.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Badung Luncurkan Inovasi 'Badung Celang' Kukuhkan Rasniathi Adi Arnawa Jadi Bunda Literasi Keuangan

balitribune.co.id | Mangupura - Bertepatan dengan momentum Bulan Inklusi Daerah 2026, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) resmi meluncurkan program inovasi daerah bernama "Badung Celang" (Badung Cerdas Mengelola Keuangan).

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Karangasem Serahkan Apresiasi Paskibraka 2026, Wabup Pandu Dorong Generasi Muda Terus Berkarya

balitribune.co.id | Amlapura - Pemerintah Kabupaten Karangasem menyerahkan uang apresiasi kepada anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Karangasem Tahun 2026 sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas kenegaraan. Penyerahan apresiasi dilakukan Wakil Bupati Karangasem Pandu Prapanca Lagosa di Wantilan Kantor Bupati Karangasem, Senin (26/10/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Pedagang Pasar Lokitasari Keluhkan Pemasangan Rolling Door, Pengelola Tegaskan Sudah Berizin

balitribune.co.id | Denpasar - Sejumlah pedagang di Pertokoan Lokitasari, Jalan Thamrin, Denpasar, menyampaikan keberatan atas pemasangan rolling door di lantai dua yang berlokasi persis di depan tangga naik. Pihak pengelola pasar menegaskan bahwa lokasi tersebut bukan fasilitas umum (fasum) dan telah mengantongi izin resmi.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Final Battle HMC 2026 di Ambarawa Sukses Lahirkan Modifikator Terbaik

balitribune.co.id | Semarang - Puncak ajang kreativitas modifikasi Honda Modif Contest (HMC) 2026 sukses menghadirkan puluhan karya modifikator terbaik dari berbagai wilayah di Indonesia. Mengusung tema #RideCreation, HMC menjadi wadah bagi ribuan karya modifikasi yang sebelumnya ditampilkan di sembilan kota.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.