Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Harmoni yang Retak di Bukit GWK

paruman
Bali Tribune / Paruman Masyarakat Desa Adat Ungasan, Sabtu (11/10)

balitribune.co.id | Mangupura - Pura Dalem di Desa Adat Ungasan sore itu terasa berbeda. Warga berkerumun, duduk bersila, sebagian berdiri di belakang, menanti giliran bicara. Di hadapan mereka, mikrofon sederhana berpindah dari tangan ke tangan bukan untuk berdebat, tapi untuk menyuarakan isi hati, gerimis hujanpun tak digubris mereka.

Salah satu tokoh masyarakat setempat Made Dama, Sabtu (11/10)sore yang sudah sejak lama menjadi saksi hidup perjalanan proyek raksasa Garuda Wisnu Kencana (GWK). Dengan suara tenang tapi tegas, ia mulai membuka kisah panjang hubungan warga Ungasan dengan kawasan wisata yang kini menjelma ikon pariwisata Bali itu. “Dulu kami menyambut GWK dengan harapan. Ada tim sembilan waktu itu, dibentuk agar masyarakat tidak jadi korban. Kami percaya proyek ini akan membawa kemajuan, tapi tetap berpihak pada warga lokal,” kenangnya.

Tapi waktu, sering kali menguji janji. Dalam perjalanan panjang sejak peletakan batu pertama, ia menyaksikan bagaimana antusiasme warga perlahan berganti dengan rasa kecewa. Akses jalan yang dulu dijanjikan, kini sebagian tertutup. Komunikasi yang dulu intens, kini seolah terputus. “Kami tidak anti pembangunan. Kami hanya ingin dihargai. Dulu ada kesepakatan, tapi sekarang rasanya kami dilupakan,” ujarnya pelan, namun dengan nada getir.

Bagi warga seperti Made Dama, persoalan GWK bukan sekadar tentang pagar pembatas atau klaim lahan. Ini tentang rasa memiliki tentang hak mereka sebagai anak tanah Ungasan yang kini hidup di sekitar kawasan wisata yang dulu mereka bantu buka jalannya.

Di sela kisahnya, Indra sempat mengenang masa-masa awal pembangunan. Ia masih ingat bagaimana dirinya ikut membantu mengukur lahan, bahkan sempat menolak sebelum akhirnya mendukung setelah mendapat penjelasan. “Waktu itu saya berpikir, baiklah, kalau untuk kebaikan bersama, ayo kita dukung. Tapi dengan catatan, masyarakat jangan dikorbankan,” katanya.

Kini, dua dekade lebih berlalu. Indra menyebut, beberapa janji pembangunan dan komitmen sosial belum sepenuhnya terealisasi. Bahkan, akses jalan yang dulu menjadi urat nadi bagi warga kini dianggap "bukan prioritas". “Jalan itu bukan cuma aspal dan batu. Itu nadi kehidupan kami. Dari situ orang bisa mengantar jenazah, membawa hasil panen, menengok keluarga. Kalau aksesnya tertutup, seolah napas kami juga ikut tersumbat,” tuturnya lirih.

Polemik GWK dan masyarakat adat Ungasan memang bukan perkara sederhana. Di satu sisi, GWK telah menjadi simbol kebanggaan Bali di mata dunia. Tapi di sisi lain, sebagian warga lokal merasa kehilangan ruang hidup di tanahnya sendiri.

Baginya dan warga lainnya, yang mereka tuntut bukan kompensasi materi, melainkan pengakuan dan keadilan. “Kalau rakyat diabaikan, lalu siapa yang mau diajak membangun?” katanya, mengutip pepatah lama, "suara rakyat suara Tuhan".

Dalam forum itu, beberapa anggota DPRD Kabupaten Badung juga hadir, mendengarkan langsung keluh kesah warga. Suasana terasa hangat, tapi juga berat karena semua menyadari, polemik ini telah berlarut terlalu lama.

Ia menutup pernyataannya dengan doa. Ia berharap pertemuan itu bukan sekadar seremoni, melainkan titik balik menuju penyelesaian yang adil dan bermartabat. “GWK memang besar dan megah. Tapi di balik kemegahannya, jangan lupakan orang-orang kecil yang dulu membuka jalan untuk berdirinya semua itu,” ujarnya sambil menatap jauh ke arah bukit, tempat patung Dewa Wisnu menjulang gagah menatap laut.

Di mata banyak orang, GWK adalah simbol kejayaan Bali. Namun bagi sebagian warga Ungasan, monumen itu juga menjadi pengingat bahwa kemajuan sejati bukan sekadar berdiri megah di atas bukit, melainkan berdiri bersama hati masyarakat yang damai di bawahnya.

wartawan
ARW
Category

Gaya Asyik AHM Edukasi Safety Riding 4.603 Mahasiswa Lewat "Secangkir Kopi, Sejuta Mimpi

balitribune.co.id | Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) menggelar edukasi keselamatan berkendara bagi 4.603 mahasiswa yang dikemas dengan gaya khas anak muda sepanjang September 2026. Bersama seluruh jaringan main dealer sepeda motor Honda, para generasi muda diajak menjadikan aktivitas berkendara sebagai bagian dari perjalanan dalam mewujudkan mimpi dengan tetap mengutamakan keselamatan.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Badung Siapkan Kuliah Gratis 8 Semester untuk Keluarga Kurang Mampu

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung memperluas akses pendidikan tinggi melalui program beasiswa kuliah hingga delapan semester bagi anak dari keluarga kurang mampu dan keluarga petani.

Program tersebut menjadi salah satu perhatian Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal di tengah perkembangan ekonomi dan investasi di Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Badung Beberkan Rencana Pembangunan Jembatan Gianyar–Bongkasa, Dorong Akses Wisata dan Ekonomi Warga

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung tengah mengupayakan pembangunan infrastruktur jembatan yang diharapkan dapat membuka konektivitas dari wilayah Gianyar menuju Bongkasa, Kecamatan Abiansemal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

RAPBD Bangli 2027 Rp1,32 Triliun, DPRD Soroti Jalan Rusak Hingga Beban Utang PEN

balitribune.co.id | Bangli – Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bangli yang digelar secara maraton pada Jumat (25/9/2026) mengungkap Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Bangli Tahun Anggaran 2027 senilai Rp1,32 triliun. Angka yang disodorkan pihak eksekutif tersebut langsung mendapat hujan sorotan dari fraksi-fraksi di dewan.

Baca Selengkapnya icon click

Beautiverse 2026 Perkenalkan Aplikasi Perluas Industri Kecantikan, Kebugaran dan Keberlanjutan

balitribune.co.id | Denpasar - Beautiverse membawa tiga fokus utama, yaitu Beauty (kecantikan), Wellness (kebugaran), dan Sustainability (keberlanjutan). Ketiganya menjadi dasar dalam membangun platform yang mempertemukan berbagai pihak dan membuka lebih banyak ruang untuk berbagi, bertukar insight, dan berkolaborasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.