Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Hilang Dua Hari, Jasad ABK yang Jatuh di Banyu Wedang Ditemukan di Sela Mangrove

jasad
Bali Tribune / EVAKUASI - Tim SAR mengevakuasi jasad korban yang ditemukan di sela tanaman mangrove perairan Pantai Pasir Putih Banyu Wedang

balitribune.co.id | Singaraja - Setelah sempat dilakukan pencarian intensif selama dua hari, Tim SAR gabungan akhirnya menemukan Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Turmalin 384310 yang sebelumnya dilaporkan hilang usai terjatuh dari speed boat di perairan Pantai Pasir Putih Banyu Wedang, Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng.

Korban diketahui bernama Rafles Tafa Kusuma (17), warga Jalan Murai, Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat. Remaja tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia mengapung di sela-sela tanaman mangrove pada Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 10.23 Wita.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Buleleng, Kadek Dony Indrawan, mengatakan penemuan korban bermula dari laporan seorang nelayan yang melihat sesosok tubuh mengapung di sekitar kawasan mangrove.

"Saat melakukan penyisiran kami menerima informasi adanya penemuan dari seorang nelayan. Dicurigai adanya sesosok tubuh mengapung di seputaran tumbuhan mangrove," ujar Dony.

Mendapat laporan tersebut, tim SAR yang sedang melakukan penyisiran menggunakan rubber boat langsung menuju lokasi. Setibanya di titik penemuan, petugas mengevakuasi jasad korban yang ditemukan dalam posisi terlentang mengenakan kaus biru dan celana pendek biru.

Lokasi penemuan berada sekitar lima meter ke arah tenggara dari titik ditemukannya speed boat yang sebelumnya digunakan korban.

"Selanjutnya jenazah dibawa ke darat untuk dikenali ciri-cirinya oleh pihak keluarga. Pada pukul 10.23 Wita korban dibawa ke RSUD Buleleng menggunakan ambulans PMI Buleleng," imbuhnya.

Sebelumnya, korban dilaporkan hilang setelah diduga terjatuh dari speed boat pada Selasa (30/6/2026) sekitar pukul 00.30 Wita di kawasan Pantai Pasir Putih Banyu Wedang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekitar pukul 21.00 Wita malam sebelumnya korban terlihat turun dari Kapal Turmalin 384310 menuju pantai menggunakan speed boat berwarna oranye dalam kondisi diduga dipengaruhi minuman beralkohol. Namun hingga keesokan harinya korban tidak kembali ke kapal. Warga kemudian menemukan speed boat tersebut dalam keadaan terdampar di pesisir pantai tanpa pengemudinya.

Menerima laporan orang hilang di laut, Tim SAR gabungan langsung menggelar operasi pencarian menggunakan satu unit rubber boat. Pencarian kemudian diperluas dengan mengerahkan sekoci kapal serta melakukan penyelaman menggunakan metode snorkeling dan diving hingga kedalaman sekitar 10 meter dengan jarak pandang bawah air hanya sekitar dua meter.

Meski sempat terkendala kondisi perairan, upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil setelah korban ditemukan tidak jauh dari lokasi awal kejadian.

Operasi SAR melibatkan unsur Pos Pencarian dan Pertolongan Denpasar, TNI AL, Polairud Polres Buleleng, Polairud Polda Bali, KPLP Pos Pengamatan, Polsek Gerokgak, BPBD Buleleng, Satpol PP Gerokgak, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Bhuana Bali Rescue, PMI Buleleng, serta keluarga korban.

"Dengan ditemukannya korban, operasi SAR selanjutnya dihentikan dan seluruh personel kembali ke satuan masing-masing," tandas Dony. 

wartawan
CHA
Category

Seribu KK Lebih Terdampak Kekeringan di Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Kekeringan di Jembrana dampaknya semakin dirasakan. Menyusutnya air dari hulu mengakibatkan sejumlah wilayah mengalami krisis air bersih. Seribu kepala keluarga (KK) lebih beberapa bulan terakhir hanya berharap dari distribusi bantuan air bersih instansi terkait. 

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Tiga Warga Buleleng Meninggal Gara-Gara Rabies, Dinkes Soroti Rendahnya Kesadaran Penanganan Gigitan

balitribune.co.id | Singaraja - Ancaman rabies di Kabupaten Buleleng masih menjadi persoalan serius. Hingga September 2026, kasus gigitan hewan penular rabies (GHPR) tercatat cukup tinggi, dengan tiga orang dilaporkan meninggal dunia akibat penyakit tersebut. Minimnya pelaporan setelah gigitan dan ketidakpatuhan menjalani vaksinasi menjadi perhatian Dinas Kesehatan (Dinkes) Buleleng dalam memperkuat upaya pencegahan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pasokan BBM Terbatas, Antrean Panjang Terjadi di SPBU Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) masih terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Jembrana hingga Selasa (13/10/2026). Terbatasnya pasokan membuat BBM bersubsidi jenis Pertalite cepat habis. Bahkan, di sejumlah SPBU, BBM nonsubsidi jenis Pertamax juga kosong.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

BBM Langka, Nelayan Tabanan Tak Bisa Melaut

balitribune.co.id | Tabanan – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang melanda Kabupaten Tabanan berdampak serius pada sektor perikanan hingga membuat para nelayan setempat tak bisa melaut.

Kondisi memprihatinkan ini terjadi justru di tengah puncaknya musim panen lobster yang semestinya menjadi ladang rezeki bagi masyarakat pesisir.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rumah dan Mobil Ludes Terbakar di Sukawana Kintamani

balitribune.co.id | Bangli - Rumah milik I Nengah Sudarma di Subak Gambir  Banjar/ Desa Sukawana, Kintamani ludes terbakar pada Selasa (13/10/2026) sekitar pukul 12.00 wita. 

Selain menghanguskan rumah semi permanen tersebut, kebakaran yang terjadi di siang bolong tersebut  turut  menghanguskan 1 unit mobil jenis pick up  dan kendaraan roda dua. Kerugian ditaksir capai Rp 200 juta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.