Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

HUT ke-49 Perumda Tirta Tohlangkir, Bupati Karangasem Tegaskan Pentingnya Pelayanan Prima

HUT Perumda
Bali Tribune / HUT - Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata saat menghadiri perayaan HUT Perumda Tirta Tohlangkir

balitribune.co.id | Amlapura - Suasana semarak mewarnai puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-49 Perumda Tirta Tohlangkir, Minggu (29/6). Kegiatan yang dirangkaikan dengan Car Free Day (CFD) di Jalan Veteran ini dihadiri langsung oleh Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, yang memberikan apresiasi serta pesan tegas kepada seluruh jajaran Perumda.

Rangkaian kegiatan diawali dengan jalan santai bersama, dilanjutkan dengan potong tumpeng, pengundian doorprize, pemberian penghargaan kepada pelanggan teladan, hingga penyerahan bantuan sembako kepada dua yayasan sosial. Antusiasme masyarakat dan karyawan tampak tinggi, menjadikan perayaan ini bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk nyata kedekatan perusahaan daerah dengan warganya.

Bupati Karangasem menyampaikan harapannya agar momen ini menjadi titik tolak untuk meningkatkan mutu pelayanan air bersih di Karangasem. Ia juga menegaskan pentingnya sikap disiplin dan etos kerja tinggi dari seluruh pegawai. “Saya minta jangan ada lagi pegawai Perumda Tirta Tohlangkir yang malas-malasan. Kinerja dan pelayanan harus terus ditingkatkan. Ini lembaga pelayanan publik, jadi harus melayani dengan sepenuh hati dan profesional,” tegas Bupati di hadapan seluruh jajaran manajemen dan staf.

Bupati Karangasem juga mengungkapkan bahwa permasalahan air bersih juga merupakan salah satu PR yang sedang fokus dicarikan solusi, dengan terus melobi pusat Bupati Gus Par berharap air bersih bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat Karangasem.

Sementara itu, Direktur Utama PERUMDA Tirta Tohlangkir I Komang Haryadi Parwatha, menyampaikan laporan kegiatan dalam rangka HUT ke-49, termasuk gotong royong serentak di sumber mata air (13 Juni), donor darah (20 Juni), dan persembahyangan di Pura Ulun Danu Batur (25 Juni). Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan Bupati dan seluruh elemen yang turut menyukseskan kegiatan ini.

Direktur Perumda juga menambahkan bahwa pihaknya mengusung semangat pelayanan melalui motto SANTHI – Senyum, Antusias, Niat, Tekad, Harmonis, dan Inovasi – yang diharapkan dapat diwujudkan dalam sikap dan perilaku kerja seluruh pegawai. “Kami terus berkomitmen menjaga kualitas layanan air bersih di Karangasem, serta memastikan pengelolaan sumber daya air berjalan lestari dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Perayaan ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah, perusahaan daerah, dan masyarakat demi mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik dan merata bagi seluruh warga Karangasem. 

wartawan
AGS
Category

Bupati Kembang Tinjau Langsung Perbaikan Sejumlah SD di Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Perbaikan sejumlah fasilitas sekolah di Kabupaten Jembrana mendapat perhatian khusus dari Bupati I Made Kembang Hartawan. Tak ingin hanya menerima laporan di atas meja, Bupati Kembang turun langsung meninjau proses perbaikan di SD N 2 Banjar Tengah dan SD N 2 Loloan Barat pada Selasa (15/9/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Keyakinan Konsumen Bali Tetap Kuat di Tengah Normalisasi Aktivitas Ekonomi

balitribune.co.id | Denpasar - Keyakinan konsumen di Bali tetap berada pada level optimistis pada Agustus 2026. Bank Indonesia mencatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Bali berada di level 123,1, masih jauh di atas ambang optimistis 100 dan lebih tinggi dibandingkan IKK nasional yang tercatat 118,5.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kemarau Panjang Ancam Habitat Satwa Liar di TNBB

balitribune.co.id | Singaraja - Musim kemarau berkepanjangan mulai menjadi perhatian di kawasan Taman Nasional Bali Barat (TNBB). Kondisi kering tidak hanya berpotensi menurunkan ketersediaan sumber air bagi satwa liar, tetapi juga meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Petani Garam Karangdadi Kusamba Kembali ke Sistem Tradisional

balitribune.co.id | Semarapura - Petani garam tradisional di pesisir Karangdadi, Desa Kusamba, Kabupaten Klungkung, resmi meninggalkan sistem pembuatan garam media tunnel. Metode yang diperkenalkan Kementerian Sosial (Kemensos) sejak tahun 2022 tersebut tidak lagi digunakan lantaran hasil produksinya ditolak oleh pasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.