Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Identitas Jenazah WNA di Tabanan Masih Misterius

evakuasi
Bali Tribune / MR X - Proses evakuasi jenazah Mr. X di salah satu rumah kontrakan di Perumahan Mumbu Residence, Banjar Mandung, Desa Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan pada Jumat (25/7)

balitribune.co.id | Tabanan – Identitas jenazah Mr.  X yang ditemukan di salah satu rumah kontrakan di Perumahan Mumbu Residence, Banjar Mandung, Desa Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan pada Jumat (25/7) lalu masih misterius.

Polisi belum bisa memastikan identitas jenazah laki-laki jangkung dengan tinggi lebih dari dua meter itu kendati sudah melakukan koordinasi dengan pihak konsulat Ukraina dan Kantor Imigrasi Denpasar.

Ini karena dua orang WNA atau warga negara asing lainnya yang menyertai Mr. X selama ini, sesuai keterangan beberapa warga atau saksi, belum teridentifikasi keberadaannya.

“Untuk sementara ini, tiga orang itu memang warga Ukraina. Cuma keberadaan dua orang lainnya belum terdeteksi,” jelas Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tabanan, AKP Mohammad Taufik Effendi pada Minggu (27/7).

Karena itu, pihaknya belum bisa memastikan informasi mengenai identitas dari Mr. X tersebut terkecuali sudah mendapatkan konfirmasi dari dua orang WNA lainnya yang selama ini bersamanya di rumah kontrakan tersebut. “Untuk sementara statusnya masih Mr. X dan kami sedang berupaya mencari informasi keberadaan dua WNA lainnya. Yang jelas, dari hasil pemeriksaan luar, korban kemungkinan dari Eropa,” sebutnya.

Mengenai penyebab kematian, Taufik juga menyebutkan bahwa itu hanya mungkin dilakukan melalui proses otopsi. Tidak hanya itu, prosedur Visum et Repertum (VER) juga belum bisa dilakukan oleh tim Forensik di RSUP Prof Ngoerah di Sanglah karena kendala teknis. “Visum nanti rencananya akan dilaksanakan pada Senin (28/7). Karena sesuai SOP tim Forensik, mereka harus menunggu belatung di tubuh Mr. X itu mati semuanya. Nah, kalau penyebab kematian itu ya harus otopsi,” tukas Taufik.

Disinggung mengenai adanya obat-obatan yang ditemukan disekitar tubuh Mr.X saat pertama ditemukan, Taufik menyebutkan belum ada sama sekali. “Sementara ini kami belum menemukan obat atau makanan (mencurigakan) di sekitar TKP (tempat kejadian perkara),” bebernya.

Selain itu, pihaknya hanya mendapatkan informasi dari warga bahwa selama ini korban dan dua WNA lain yang bersamanya tinggal kurang lebih sudah tiga tahun. “Untuk kehidupan sehari-harinya, misalnya untuk makan, kadang biasanya mereka minta-minta,” pungkasnya.

wartawan
JIN
Category

Gagal Beroperasi, Pemkab Jembrana Usulkan Pencabutan Dua Perda BPR

balitribune.co.id | Negara - Pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Jembrana dipastikan batal terwujud. Setelah mangkrak dan tidak pernah terealisasi sejak regulasinya diterbitkan pada 2017 silam, eksekutif dan legislatif Kabupaten Jembrana kini resmi mengusulkan pencabutan dua produk hukum yang menjadi landasan hukumnya.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

BI Bali Dorong UMKM Naik Kelas, Akses Pembiayaan Capai Rp5,8 Miliar

balitribune.co.id | Denpasar - Akses pembiayaan menjadi salah satu kunci bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memperluas pasar. Karena itu, sinergi antara pemerintah, perbankan, Bank Indonesia, dan pelaku usaha terus diperkuat agar kebutuhan pembiayaan UMKM dapat dipertemukan dengan sumber pendanaan yang tepat.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resmi Diluncurkan, Gilimanuk Jadi Titik Utama Proyek PLTS 100 GWp

balitribune.co.id | Negara - Pemerintah resmi meluncurkan Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp) sebagai salah satu langkah strategis mempercepat terwujudnya swasembada dan kedaulatan energi nasional. Peluncuran program tersebut ditandai dengan groundbreaking sejumlah proyek PLTS, termasuk di Gilimanuk, Bali, Selasa (25/8/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Kemarau Melanda, Petani Tabanan Biarkan Sawah Menganggur

balitribune.co.id | Tabanan - Sejumlah petani di Kabupaten Tabanan terpaksa membiarkan sawah mereka menganggur atau bero akibat terpaan kemarau panjang yang memicu kekeringan.

Hal ini dilakukan sejumlah petani di beberapa subak lantaran seretnya pasokan air irigasi yang mengalir ke kawasan pertanian mereka. Hingga pertengahan Agustus 2026, fenomena tanah terbengkalai ini melanda puluhan hektare lahan di beberapa wilayah.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pegadaian Cabang Rasanae Salurkan Bantuan Rp275 Juta untuk Pembangunan Jembatan Raba Sa’u Desa Mawu

balitribune.co.id | Bima - Harapan masyarakat Desa Mawu Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk memiliki akses jembatan yang lebih layak kembali mendapat perhatian. Melalui program Pegadaian Peduli, PT Pegadaian (Persero) Cabang Rasanae menyalurkan bantuan senilai Rp275 juta untuk mendukung pembangunan Jembatan Raba Sa’u, Desa Mawu. Pembangunan jembatan tersebut menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat setempat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.