Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ikuti Hand Made Korea 2017 = Songket Jembrana Jadi Primadona

Hand Made Korea 2017
PUNYA DAYA TARIK - Songket Jembrana mampu menjadi daya tarik tersediri bagi para pengunjung Hand Made Korea 2017.

BALI TRIBUNE - Kendati baru pertama kali berpartisipasi dalam pameran Korea Handmade di Samseongdong COEX, Seoul yang digelar Kamis (20/7) hingga Minggu (23/7), namun songket Jembrana  mampu menjadi daya tarik tersediri bagi para pengunjung.  Dengan mengedepankan motif tenun bulan bintang, alam Jembrana serta tenun tanpa sambungan, songket Jembrana mampu menarik perhatian pengunjung hingga tidak sedikit  yang tertarik untuk membeli  terlebih songket Jembrana karena seluruh pengerjaannya merupakan buatan tangan ( hand made).

Selain juga unsur alam serta tema folklore dalam ragam motifnya juga menjadi daya tarik sendiri bagi penduduk Korea yang terkenal sangat menghargai budaya. “Songket Jembrana dinilai memiliki karakteristik khas dengan mengedepankan corak asli Jembrana serta murni buatan tangan tanpa campur tangan mesin. Selain itu  kami juga lebih banyak memakai pewarna alami  seperti  kunyit, akar mengkudu, daun mangga dan tanaman-tanaman lain yang masih banyak ditemukan di daerah Jembrana”  tutur Ketut Widiadnyana, ketua kelompok Tenun Mas, salah satu pengerajin songket asal kelurahan pendem Jembrana, yang terpilih mewakili Indonesia dalam ajang pameran ini.

Indonesia melalui Kementerian Koperasi dan UKM baru pertamakalinya mengikuti dan berpartisipaso pada Pameran Korea Handmade di Samseongdong COEX, Seoul ini. Selain Indonesia, tercatat delapan negara asia termasuk Jepang, Taiwan, Cina, Hongkong juga berpartisipasi dalam event tahun ini.  Mengusung tema stand “Indonesia Pavilion”,  Indonesia ikut meramaikan even itu dengan membuka  16 booth dengan diisi oleh 28 perusahaan / UKM yang berpartisipasi di booth H-C01 dan H-C02. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Koperasi dan UKM  memberi dukungan penuh kepada peserta pameran untuk berpartisipasi dalam event Handmade Korea Summer 2017.

Selain dihadiri Sekretaris Kementerian Koperasi Agus Muharram dan Asdep Pertanian dan Peternakan pada Deputi Produki dan Pemasaran, Devi Rimayanti, Pameran tersebut dihadiri juga oleh Bupati Jembrana, I Putu Artha beserta Ketua Dewan Krajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jembrana, Ni Kade Ari Sugianti dan Kadis Koperindag Kabupaten Jembrana, Made Gede Budhiarta. Untuk  mendapatkan pengalaman, belajar serta mencari inspirasi baru dalam mengembangkan design - design yang kreatif dimasa depan, Bupati Artha berharap kepada para pengerajin untuk bisa memanfaatkan dengan baik event pameran semacam ini, terlebih yang berskala internasional. Begitupula setelah berlangsung pameran ini diharapkan akan terjadi hubungan dagang antara pengerajin dan para buyer, sehingga bisa meningkatkan expor indonesia.

Pihaknya meminta kepada pengerajin Jembrana, untuk tetap mempertahankan kualitas, meningkatkan terus inovasi, kreatifitas, dan entrepreneurship. Untuk memenangkan persaingan pada era global sekarang tidak cukup hanya dengan meningkatkan produktifitas dan efisiensi. “Event semacam ini sangat baik untuk memasarkan produk-produk dalam negeri sehingga karya-karya dari seniman dan perajin Indonesia juga bisa diapresiasi dan laku dijual,” ujarnya. 

Pihaknya juga memintaa Kadis Koperindag Jembrana beserta Ketua Dekranasda Jembrana agar terus membina dan memfasilitasi para pengerajin untuk bisa mengakses pameran pameran berskala besar seperti ini.

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nutug Karya di Pura Dalem Batununggul, Merawat Bhakti dan Tradisi Warisan Leluhur

balitribune.co.id I Semarapura - Rangkaian upacara piodalan di Pura Dalem, Desa Adat Dalem Setra Batununggul, berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Piodalan yang bertepatan dengan Rahina Buda Kliwon Matal menjadi momentum penting bagi krama dalam melaksanakan kewajiban adat dan keagamaan, Rabu (26/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Ayam Potong Naik, Kini Rp45.000 per Kilogram

balitribune.co.id I Denpasar - Harga daging ayam di pasaran belakangan mengalami kenaikan hingga menyentuh Rp45.000 per kilogram. Normalnya daging ayam berada dikisaran Rp35.000 hingga Rp38.000 per kilogram. Kenaikan tersebut dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari minimnya populasi ayam siap panen hingga meningkatnya permintaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.