Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jaringan Pipa Transmisi Hancur Diterjang Longsor, Perbaikan Menunggu Pipa dari Pabrik

 Lokasi Jaringan pipa milik PDAM Bangli yang tergerus longsor.
Bali Tribune / TERGERUS - Lokasi Jaringan pipa milik PDAM Bangli yang tergerus longsor.

balitribune.co.id I Bangli - Perbaikan jaringan pipa transmisi sumber mata air Gamongan I di Desa Kayubihi Bangli yang hancur akibat tergerus longsor beberapa hari yang lalu butuh waktu yang panjang. Pasalnya untuk pergantian pipa yang hancur masih menunggu datangnya pipa pengganti  dari pabrik.

Kabag Teknik Perumda Air Minum Tirta Danu Arta, I Wayan Gunawan saat dikonfirmasi pada Rabu (3/6/2026), terkait proses perbaikan jaringan pipa yang hancur akibat diterjang material longsor mengatakan, kejadian pertama tepatnya pada tanggal 28 Mei 2026, tebing yang longsor menerjang jaringan pipa transmisi di tukad Melangit (1) tepatnya di Banjar Dinas Jangkan Kayubihi, Bangli. ”Panjang longsoran sekitar 100 meter dan menghancurkan jaringan pipa transmisi  ukuran 8 inch," ujar Wayan Gunawan.

Setelah dilakukan perbaikan sejatinya air sudah sempat mengalir dengan lancar. Namun selang beberapa hari tepatnya tanggal 31 Mei kembali terjadi longsor di tempat yang sama. "Longsor yang kedua lebih lebar dan lebih panjang, selain itu material longsor menutup akses jalan nya air sungai sehingga untuk mengangkat pipa  agak sulit karena ketinggian air mencapai 4 meter lebih, ungkap Gunawan.

Kata Wayan Gunawan melihat kondisi dilapangan yakni kerap terjadi longsoran susulan maka salah satu langkah yang dilakukan yakni membuat jalur pipa baru. "Dengan jalur pipa yang baru butuh 35  batang pipa transmisi," jelasnya.

Pihaknya saat ini masih menunggu datangnya pipa transmisi, namun demikian sambil menunggu datangnya pipa,  dilakukan pengerjaan galian terlebih dahulu. "Untuk pipa kita pesan langsung dari pabrik estimasi datangnya pipa dari pabrik yang beralamat di Jawa Barat sekitar 7 hari," kata Wayan Gunawan.

Disinggung estimasi anggaran untuk biaya perbaikan, kata Wayan Gunawan mencapai Rp 400 juta lebih. "Untuk pemenuhan pipa saja butuh anggaran Rp 300 juta belum lagi ditambah  biaya langsir bahan dan  biaya pengerjaan," sebutnya. 

wartawan
SAM
Category

Antusiasme Warga Padati Gilimanuk hingga Hutan Cekik Sambut Kedatangan Presiden Prabowo

balitribune.co.id | Negara - Masyarakat Kabupaten Jembrana tumpah ruah memadati kawasan Gilimanuk hingga Hutan Cekik pada Selasa (25/8/2026). Kedatangan ribuan warga dan pelajar ini guna menyambut kunjungan kerja perdana Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang diagendakan melakukan groundbreaking Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di kawasan hutan Bali Barat.

Baca Selengkapnya icon click

Data 129 Ormas, Kesbangpol Badung Dorong Penataan dan Pemberdayaan

balitribune.co.id | Mangupura - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Badung mencatat sebanyak 129 organisasi kemasyarakatan (ormas) telah terdata hingga Agustus 2026. Ormas tersebut bergerak di berbagai bidang, di antaranya lingkungan hidup, seni budaya, pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, serta kesehatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Ancam Cabut Izin Usaha Besar yang Abaikan Produk Lokal

balitribune.co.id | Mangupura - DPRD Kabupaten Badung menyiapkan aturan yang mewajibkan pelaku usaha besar, khususnya sektor pariwisata, menggunakan produk unggulan lokal. Pelaku usaha yang mengabaikan kewajiban tersebut nantinya dapat dikenai sanksi administratif secara bertahap hingga rekomendasi pencabutan izin usaha.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.