Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jelang Idul Adha, Gianyar Kekurangan Pasokan Kambing Kurban

Kambing Kurban
Bali Tribune / KAMBING KURBAN – Sejumlah kambing kurban di Gianyar.

balitribune.co.id I Gianyar - Kebutuhan kambing untuk hewan kurban saat Hari Raya Idul Adha di Kabupaten Gianyar setiap tahunnya masih belum mampu dipenuhi dari peternak lokal. Akibatnya, pasokan kambing harus didatangkan dari sejumlah daerah lain seperti Jembrana, Klungkung, dan Tabanan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kabid Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Peternakan Gianyar I Made Dwitemaja, Senin (25/5/2025), mengatakan kebutuhan kambing kurban di Gianyar rata-rata mencapai sekitar 500 ekor setiap Idul Adha. Namun, peternak lokal baru mampu memenuhi sekitar 50 persen kebutuhan tersebut. "Peternak kambing di Gianyar masih minim. Sebagian besar ada di Desa Pering, Saba, dan Keramas. Sementara di Payangan dan Tegalalang jumlahnya juga belum banyak," ujarnya.

Hingga saat ini, jumlah kambing yang sudah tercatat masuk ke Gianyar mencapai sekitar 350 ekor. Jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah menjelang H-1 Idul Adha, karena banyak pasokan baru dikirim mendekati hari pelaksanaan kurban. Dari sisi kesehatan hewan, UPT Keswan Gianyar telah melakukan pemeriksaan langsung ke lapangan, mulai dari kondisi fisik ternak hingga status vaksinasi untuk memastikan hewan layak dijadikan kurban.

Dwitemaja menjelaskan, pada Idul Adha tahun 2024 dan 2025 jumlah kambing yang dipotong mencapai sekitar 550 ekor. Tahun ini, kebutuhan diperkirakan mendekati angka tersebut. Sementara itu, populasi kambing di Gianyar masih tergolong rendah, yakni di bawah 1.000 ekor. Data Distannak mencatat populasi kambing pada 2024 mencapai 921 ekor, naik dari 891 ekor pada 2023, dengan peningkatan rata-rata sekitar 50 ekor per tahun.

Menurutnya, populasi kambing terbanyak justru berada di wilayah Gianyar selatan, padahal kawasan Gianyar utara dinilai lebih potensial untuk pengembangan peternakan karena memiliki sumber pakan yang lebih melimpah. Ia pun mengajak masyarakat, khususnya kalangan muda dan rumah tangga, untuk mulai mencoba beternak kambing sebagai usaha sampingan. 

"Selain memiliki pasar yang jelas saat Idul Adha, ternak kambing juga dinilai lebih tahan penyakit dan mudah dipelihara. Hampir di semua wilayah Gianyar sebenarnya banyak potensi pakan yang belum dimanfaatkan, seperti dedaunan di tegalan maupun pinggir jalan," katanya.

Harga kambing kurban di pasaran saat ini berkisar antara Rp2,5 juta hingga Rp5 juta per ekor, tergantung ukuran dan kondisi hewan. 

wartawan
ATA
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Belanja Gianyar Rp4,3 Triliun, Pendapatan  Rp3,4 Triliun

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar mengajukan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan defisit mencapai Rp921,956 miliar lebih.

Rancangan tersebut disampaikan Bupati Gianyar I Made Mahayastra melalui Pengantar Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna DPRD Gianyar, Senin (7/9), di Ruang Sidang Utama DPRD Gianyar. Rapat dipimpin Ketua DPRD Gianyar I Ketut Sudarsana.

Baca Selengkapnya icon click

Huma Cafe Kebobolan Lagi, Barang Berharga Dikuras Maling

balitribune.co.id I Gianyar - Pengusaha di Kabupaten Gianyar kembali dibuat resah oleh aksi pencurian. Huma Cafe di Kecamatan Tegallalang bahkan harus mengalami kejadian serupa untuk kedua kalinya. Kali ini,  pelaku tidak hanya membawa kabur sejumlah barang berharga, tetapi diduga sempat mengacak-acak sistem keamanan kafe untuk memuluskan aksinya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rekayasa Lalin Ubud Belum Optimal, Dishub Gianyar Turunkan Skenario Anyar

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah dua pekan Rekayasa Lalin tahap II diterapkan, ternyata belum efektif meratakan volume kendaraan di kawasan Ubud. Mulai, Selasa ( 8/9/2026) Dinas Pehubungan ( Dishub) Gianyar kembali turunkan  skenario anyar. Dalam Rekayasa Tahap III ini,  Jalan Raya Ubud dari Catus Pata hingga simpang Patung Arjuna satu jalur keluar Ubud dan  Pangosekan dari simpang Pertamina  menuju Ubud.

Baca Selengkapnya icon click

Terdeteksi Terlibat Judol dan Pinjol, Puluhan Warga Buleleng Kehilangan Hak Penerima Bansos

balitribune.co.id I Singaraja - Sejumlah warga Buleleng terpaksa kehilangan hak penerimaan bantuan sosial (Bansos) setelah mereka ditemukan terlibat dalam permainan judi online (judol). Tidak hanya itu, beberapa diantaranya juga terpaksa dicoret dari daftar penerima bansos akibat terdeksi penerima pinjaman online (pinjol). Hal itu diungkap Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.