Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jelang Pagerwesi, Gaji 6.000 Guru dan Pegawai Disdikpora Buleleng Belum Cair

Kepala Disdikpora Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata.
Bali Tribune / Kepala Disdikpora Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata.

balitribune.co.id | Singaraja – Keterlambatan pencairan gaji membuat ribuan guru dan tenaga kependidikan di Kabupaten Buleleng resah. Hingga Selasa (3/11/2026), gaji yang seharusnya diterima pada awal bulan belum masuk ke rekening pegawai, padahal perayaan Hari Raya Pagerwesi tinggal sehari lagi.

Kondisi tersebut memicu keluhan di kalangan pegawai Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng. Pasalnya, gaji bulanan menjadi salah satu sumber dana untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, termasuk persiapan upacara menjelang Pagerwesi yang jatuh pada Rabu (4/11/2026).

Salah seorang tenaga kependidikan membenarkan bahwa gaji bulan November belum diterima. Padahal, dana tersebut dibutuhkan untuk membeli berbagai perlengkapan upacara, seperti janur, buah-buahan, dan kebutuhan lainnya.

"Infonya nanti malam cair," ungkap pegawai yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Keterlambatan pembayaran gaji ini diduga berkaitan dengan proses penyesuaian anggaran perubahan. Informasi yang beredar menyebutkan, asistensi Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) perubahan masih terkendala persetujuan pembukaan aplikasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Persoalan tersebut juga dikabarkan berkaitan dengan kesalahan perhitungan pengurangan pagu anggaran ketika penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) serta Rencana Dokumen Pelaksanaan Anggaran (RDPA) perubahan pada bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK).

Kepala Disdikpora Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, membenarkan hingga Selasa seluruh ASN di lingkungan instansinya belum menerima gaji November. Ia menyebut persoalan serupa kemungkinan turut dialami ASN pada sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya.

"Memang ada mekanisme penganggaran yang perlu penyesuaian. Saat ini sedang diupayakan juga oleh tim, khususnya kami berkoordinasi terus dengan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) untuk bisa nantinya menyegerakan proses pencairan gaji," ujarnya.

Surya Bharata menjelaskan, keterlambatan tersebut dipicu persoalan teknis administrasi anggaran setelah adanya penyesuaian perubahan APBD. Informasi mengenai penyesuaian itu baru diterima pada akhir Oktober sehingga membutuhkan waktu untuk menyelesaikan tahapan administrasi.

Disdikpora kini terus berkoordinasi dengan BKAD Buleleng untuk mempercepat penyelesaian Surat Penyediaan Dana (SPD). Setelah tahapan tersebut rampung dan memperoleh arahan, Disdikpora akan menerbitkan permohonan Surat Perintah Membayar (SPM) agar proses pencairan dapat dilanjutkan melalui bank.

Pihaknya menargetkan pembayaran bisa dilakukan secepatnya, bahkan diupayakan sebelum umat Hindu merayakan Pagerwesi. "Ya, kita upayakan seperti itu," tegas Surya Bharata.

Berdasarkan data Disdikpora, jumlah pegawai yang terdampak keterlambatan pembayaran gaji mencapai sekitar 6.000 orang. Rinciannya, hampir 5.000 merupakan tenaga guru, sedangkan sekitar 1.000 lainnya adalah pegawai di lingkungan Disdikpora.

Ia menegaskan, keterlambatan yang terjadi hanya menyangkut pembayaran gaji bulanan dan tidak mencakup tunjangan pegawai.

"Keterlambatan yang dimaksud berkaitan dengan pembayaran gaji saja, tidak termasuk tunjangan," tandasnya. 

wartawan
CHA
Category

Sekaa Teruna Tak Sekadar Pelestari Budaya, Pemuda Didorong Aktif Bangun Desa Adat

balitribune.co.id | Mangupura - Sekaa Teruna Teruni (STT) memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan desa adat, melestarikan budaya Bali, serta membangun solidaritas di tengah masyarakat. Organisasi kepemudaan ini juga diharapkan menjadi ruang bagi generasi muda untuk belajar berorganisasi, mengembangkan kreativitas, dan mengambil bagian dalam pembangunan daerah.

Baca Selengkapnya icon click

Mengamuk di Kediri, WNA Tiongkok Ditempatkan di Rudenim

balitribune.co.id | Tabanan – Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Tabanan memindahkan seorang warga negara asing (WNA) asal Tiongkok berinisial LQ (34) ke Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar, Selasa (20/10/2026).

Upaya detensi ini diambil setelah pria asing tersebut diamankan petugas usai dilaporkan mengamuk di kawasan pemukiman warga Desa Pandak Bandung, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berdampak Sosial dan Ekonomi, Dewan Sebut Tajen Perlu Dikaji Secara Bijaksana

balitribune.co.id | Bangli - Dua pekan terakhir, aktifitas tajen di Bangli tiarap setelah aparat penegak hukum melakukan penertiban. Dampak sosial dan ekonomi sangat dirasakan bagi masyarakat yang selama ini menggantungkan mata pencaharian dari aktifitas tersebut. Realita ini mendapat perhatian  dari anggota DPRD Bangli I Made Sudiasa SE.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Dewan Minta Ranperda dari Eksekutif Berdampak Nyata Bagi Masyarakat

balitribune.co.id | Bangli - Fraksi-Fraksi DPRD Bangli menyampaikan Pemandangan Umum (PU) atas penyampian tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang diajukan dari Eksekutif dalam Rapat Paripurna, Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika didampingi Wakil Ketua I Nyoman Budiada dan I Komang Carles serta dihadiri oleh Anggota DPRD.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

OJK Jatuhkan Denda Rp2,52 Triliun, Penegakan Hukum Pasar Modal Makin Tegas

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkeras penegakan hukum di pasar modal. Hingga 16 Oktober 2026, regulator telah mengenakan denda dengan total mencapai Rp2,52 triliun kepada para pihak yang terbukti melakukan pelanggaran. Angka tersebut terdiri atas Rp2,23 triliun denda hasil pemeriksaan kasus terhadap 166 pihak dan Rp293,78 miliar denda keterlambatan kepada 805 pihak.

Baca Selengkapnya icon click

Lansia 70 Tahun di Selemadeg Barat Dilaporkan Hilang

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang lansia berusia 70 tahun bernama Ni Wayan Natri alias Mbah Mardi dilaporkan hilang dari rumahnya di Banjar Tegal Kontang, Desa Lumbung Kauh, Kecamatan Selemadeg Barat. Lansia yang memiliki riwayat linglung akibat faktor usia tua tersebut mendadak lenyap usai ditinggal anaknya memberi pakan ternak di belakang rumah.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.