balitribune.co.id | Semarapura - Sambungan kabel listrik yang semrawut diduga menjadi pemicu terjadinya kebakaran hebat yang menimpa bangunan dapur warga. Kasi Humas Polres Klungkung Iptu Dewa Nyoman Alit Purnawibawa, Kamis (5/11/26), menuturkan kejadian kebakaran dapur milik Ketut Kena (69) warga Dusun Sengkiding Desa Aan, Banjarangkan, Klungkung terjadi pada Rabu (4/11/2026).
Saksi yang mengetahui kejadian itu Ni Ketut Budiasni, perempuan, 64 tahun, petani alamat Dusun Sengkiding, Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung. Kronologis kejadian, pada Rabu (4/11/2026), saksi Ni Ketut Budiasni sedang melakukan aktivitas bersih-bersih peralatan persembahyangan (bokor) di rumahnya. Pada saat itu, saksi mendengar suara krepet-krepet seperti adanya korsleting arus listrik yang berasal dari bangunan dapur, disertai suara benda jatuh dari dalam dapur.
Saksi kemudian melihat ke arah bangunan dapur dan setelah mendekat ternyata api sudah membesar. Saksi selanjutnya meminta pertolongan kepada warga sekitar. "Beberapa menit kemudian, Bhabinkamtibmas bersama warga sekitar tiba di lokasi dan langsung berupaya melakukan pemadaman api dengan menggunakan peralatan seadanya serta air. Sekitar pukul 15.00 Wita, sebanyak 3 (tiga) unit mobil pemadam kebakaran Pemerintah Kabupaten Klungkung tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman hingga api berhasil dipadamkan," ujarnya.
Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun bangunan dapur milik korban hangus terbakar.Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp50.000.000. "Berdasarkan keterangan awal saksi, kebakaran diduga akibat korsleting atau hubungan arus pendek listrik yang berasal dari instalasi listrik di bangunan dapur. Namun, penyebab pasti kebakaran masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut," tandasnya.
Kejadian yang serupa akibat diduga konsleting listrik juga nenimpa bekas kandang ayam pedaging milik Ida Bagus Adi Kumara Jaya (51), alamat Dusun Pasek, Desa Aan, Kec Banjarangkan Klungkung. Naas yang menghanguskan eks kandang ayam ini terjadi pada Kamis (5/11/26) sekitar pukul 11.00 Wita. Saksi saksi yang mengetahui kejadian tersebut Nengah Sudiarta (57), Petani, al. Dusun Pasek, Desa Aan, Kec. Banjarangkan, Klungkung, dan I Komang Alit Permana (25), Mahasiswa, al. Dusun Pasek, Desa Aan, Kec. Banjarangkan, Klungkung.
Kejadian tersebut dilaporkan ke Damkar. Setelah Damkar tiba, api berhasil dipadamkan. Kerugian material diperkirakan sekitar Rp. 5.000.000.