Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kapolres Buleleng Minta Warga Waspada Longsor dan Banjir

Kapolres Buleleng
Bali Tribune / INGATKAN - Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman mengingatkan masyarakat agar lebih waspada saat musim penghujan terutama longsor dan banjir serta potensi lainnya seiring  musim hujan berlangsung. 

balitribune.co.id | Singaraja - Ancaman tanah longsor dan banjir bandang meningkat seiring masuknya musim penghujan di Kabupaten Buleleng. Masyarakat diminta tidak lengah menghadapi cuaca ekstrem, terutama warga yang tinggal di kawasan perbukitan, bantaran sungai, serta wilayah yang selama ini dikenal rawan bencana.

Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman mengingatkan agar warga meningkatkan kewaspadaan menyusul kejadian longsor di kawasan Busungbiu beberapa waktu lalu dan meningkatnya intensitas hujan di sejumlah wilayah. Wilayah dataran tinggi seperti Sepang, Sepang Kelod, Banjar, Munduk, hingga Lemukih menjadi perhatian. Warga di kawasan tersebut diminta memantau kenaikan debit air dan menghindari aktivitas di sekitar sungai ketika hujan turun dengan intensitas tinggi. "Bagi masyarakat di wilayah atas di mana debit air mulai tinggi, mohon lebih berhati-hati dan kurangi kegiatan di sekitar bantaran sungai. Tolong awasi anak-anak kita yang bermain di sungai atau bendungan, jangan sampai arus deras tiba-tiba datang," kata AKBP Ruzi Gusman, Minggu (8/11/2026).

Kewaspadaan juga perlu ditingkatkan oleh pengguna jalan yang melintasi jalur rawan longsor, terutama kawasan Gitgit dan Wanagiri. Hujan deras berpotensi memicu guguran batu maupun tanah dari tebing di sepanjang jalur tersebut. Sementara itu, warga di kawasan cekungan Pancasari diminta berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk mengantisipasi potensi genangan air. Langkah pencegahan perlu dilakukan sebelum hujan berlangsung lebih lama dan debit air semakin meningkat.

Kapolres juga mengingatkan pentingnya mitigasi sederhana di lingkungan masing-masing, salah satunya memastikan saluran drainase tidak tersumbat sampah. Pembersihan got dan saluran air melalui kegiatan gotong royong dinilai dapat membantu mengurangi risiko genangan hingga luapan air. "Jika saluran air tersumbat sampah, air akan tertahan sementara. Begitu volumenya membesar, material itu bisa jebol dan menyapu apa pun di hilir, bahkan permukiman warga. Mari kita mulai mitigasi dari sekarang sebelum intensitas hujan semakin tinggi dan berdurasi lama," ujarnya.

Selain menjaga lingkungan, masyarakat diminta menyiapkan perlengkapan darurat di rumah, seperti senter, sepatu bot, dan jas hujan. Warga yang tinggal di daerah rawan juga perlu mengetahui jalur evakuasi serta segera mencari tempat aman apabila muncul tanda-tanda bencana. Untuk memperkuat kesiapsiagaan, jajaran Polsek telah diperintahkan berkoordinasi dengan pemerintah desa guna menyosialisasikan langkah pencegahan. 

Polres Buleleng juga mematangkan koordinasi bersama BPBD, Basarnas, dan TNI agar penanganan dapat dilakukan cepat ketika terjadi keadaan darurat. "Kita belajar dari tahun-tahun sebelumnya agar kerugian materiil ditekan dan tidak ada korban jiwa. Penanganan ini tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, semua elemen harus turun tangan bersama," tandasnya.

wartawan
CHA
Category

Kapolres Buleleng Minta Warga Waspada Longsor dan Banjir

balitribune.co.id | Singaraja - Ancaman tanah longsor dan banjir bandang meningkat seiring masuknya musim penghujan di Kabupaten Buleleng. Masyarakat diminta tidak lengah menghadapi cuaca ekstrem, terutama warga yang tinggal di kawasan perbukitan, bantaran sungai, serta wilayah yang selama ini dikenal rawan bencana.

Baca Selengkapnya icon click

BI: Potensi Ekonomi Bali Utara Menanti Digarap

balitribune.co.id | Singaraja - Ketimpangan aktivitas ekonomi antara Bali Utara dan Bali Selatan masih menjadi tantangan dalam pembangunan ekonomi Pulau Dewata. Konsentrasi investasi dan aktivitas ekonomi yang lebih banyak terpusat di kawasan selatan membuat potensi wilayah lain, khususnya Bali Utara, belum tergarap secara optimal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Subak di Bawah 5 Hektare Bakal Digabung, Pekaseh Tanpa Lahan Tak Lagi Terima Honor

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Kebudayaan melakukan evaluasi terhadap keberadaan lembaga Subak, menyusul semakin menyusutnya lahan pertanian akibat alih fungsi lahan. Bahkan, ditemukan sejumlah Subak yang secara administratif masih tercatat sebagai lembaga, tetapi sudah tidak memiliki lahan persawahan.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Operasi SAR Ditutup, Dua Korban Longsor Pelaga Eco Park Masih Misteri

balitribune.co.id | Mangupura - Operasi pencarian dua korban tanah longsor di kawasan Pelaga Eco Park, Banjar Bukit Munduk Tiying, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Badung, resmi dihentikan pada Minggu (8/11/2026). Hingga hari ketujuh pencarian, kedua korban yang diduga tertimbun material longsor belum berhasil ditemukan.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Kemenhub Terima Peta Jalan Dekarbonisasi Transportasi, Target Pangkas Emisi Hingga 87 Persen

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya Indonesia mencapai swasembada energi nasional menghadapi tantangan besar dari sektor transportasi yang masih sangat bergantung pada bahan bakar minyak (BBM). Berdasarkan Handbook of Energy & Economic Statistics of Indonesia (HEESI) 2024, sekitar 34% dari penjualan BBM nasional dipenuhi melalui impor, sementara sektor transportasi menggunakan 36% dari kebutuhan BBM nasional.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.