Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kita Butuh Pers Yang Independen

pengamat
Bali Tribune / Umar Ibnu Alkhatab - Pengamat Kebijakan Publik

balitribune.co.id | Gubernur Bali Wayan Koster (Pal Koster) meminta kalangan pers untuk senantiasa memberikan kritik yang membangun terhadap pemerintahannya demi menemukan cara yang tepat untuk memajukan Bali. Namun demikian, kritik yang membangun itu harus berasal dari sikap independen jurnalis dan institusi pers yang menaunginya. Hal itu disampaikan Pak Koster saat memberikan sambutan pada acara Ulang Tahun Ikatan Wartawan Online (IWO) Bali ke-1 di Denpasar baru-baru ini. Pernyataan Pak Koster tersebut menjadi penting di tengah derasnya arus informasi dewasa ini sehingga pers yang independen bukan hanya dibutuhkan oleh pemerintah, tetapi juga oleh publik, karena hanya dengan independensi, pers bisa menjadi jembatan koreksi yang jujur antara pemerintah dan publik. Bagi Pak Koster, hanya dengan pers yang independen itulah Bali bisa terus maju dengan cara yang tepat.

Secara umum, pers yang independen merupakan keniscayaan agar demokrasi dapat terbangun secara sehat. Keniscayaan ini bukannya tanpa alasan karena fakta hari ini media, terutama media digital, tumbuh seperti jamur di musim hujan. Banyaknya media itu menyebabkan informasi yang tersaji bersifat beragam dan hal itu akan memperkaya pilihan pemerintah untuk membuat kebijakan dan memperkaya pula wawasan publik terhadap situasi yang ada. Namun demikian, banyaknya media itu membuka ruang bagi hadirnya informasi yang dangkal dan kadang muncul pula informasi yang palsu yang tak ayal diyakini sebagian publik sebagai informasi yang benar. Situasi ini menggambarkan betapa kecepatan informasi yang disajikan media mengalahkan kedalaman verifikasi yang menjadi ruh dunia jurnalistik. Di tengah itu, independensi menjadi barang langka karena banyak media terjebak pada dua kutub yang ekstrim, menjadi corong kekuasaan atau menjadi alat publik untuk mengontrol kekuasaan.

Hemat kita, fungsi utama pers dalam demokrasi adalah kontrol sosial, ia mengawasi, mengoreksi, dan menyeimbangkan kekuatan-kekuatan sosial yang ada, termasuk kekuatan politik yang dalam hal ini adalah kekuasaan. Fungsi pers yang demikian merupakan amanat Undang Undang (UU) No. 40 Tahun 1999 Tentang Pers bahwa pers sebagai wahana komunikasi massa, penyebar 
informasi, dan pembentuk opini harus dapat melaksanakan asas, fungsi, hak, kewajiban, dan peranannya dengan sebaik-baiknya berdasarkan kemerdekaan pers yang profesional dan bebas dari campur tangan dan paksaan dari manapun. Artinya, dengan amanah ini, pers harus mampu mengembangkan pendapat siapapun dengan berdasarkan pada informasi yang tepat, akurat, dan benar. Intinya, pers harus mampu memperjuangkan keadilan dan kebenaran tanpa kompromi dan menyajikan informasi yang objektif sesuai fakta di lapangan. Tidak keliru jika Pak Koster meminta insan pers di bawah naungan IWO Bali agar aktif memberikan kritik yang membangun, dan kritik yang membangun itu hanya akan punya bobot jika lahir dari sikap independen, baik dari jurnalisnya maupun dari institusi pers yang menaunginya.

Tentu saja, ke depan, pemerintahan Pak Koster akan melaksanakan banyak agenda yang membutuhkan dukungan dari banyak pihak, termasuk dari kalangan pers. Oleh karenanya, pernyataan Pak Koster untuk menerima kritik yang membangun dari pers yang independen adalah sebuah langkah maju karena menunjukkan betapa pemerintahan Pak Koster tidak anti kritik. Bagi Pak Koster, kritik sangat penting di dalam proses pembangunan karena ia berfungsi sebagai alat kontrol untuk mengoreksi kebijakan, mengawasi jalannya program pemerintah, serta mendorong perbaikan agar tepat sasaran. Apalagi, dalam sambutannya pada ulang tahun pertama IWO Bali itu, Pak Koster secara spesifik agar pers aktif mengomunikasikan dan mengawal arah pembangunan Bali, termasuk visi Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun ke Depan. Di sini, Pak Koster menyadari bahwa kontribusi pers yang independen akan membuat pembangunan bisa dilakukan secara demokratis dan konstruktif.

Akhirnya, adalah tugas kita bersama untuk bisa memenuhi permintaan Pak Koster itu. Bagi pers, jawabannya adalah dengan karya jurnalistik yang profesional, berintegritas, dan independen. Sementara bagi masyarakat, jawabannya adalah dengan menjadi masyarakat yang cerdas dan kritis. Kita yakin bahwa tanpa pers yang independen, kritik bisa kehilangan ruhnya, demikian pula tanpa masyarakat yang kritis, pembangunan akan salah arah. Pernyataan Pak Koster bahwa ia butuh pers yang independen tentu membawa angin segar bagi kalangan pers karena tidak semua kepala daerah berani berkata demikian. Kita ingin kalangan pers memanfaatkan keterbukaan itu dengan kerja jurnalistik yang profesional dan independen. Bagaimana pun, pers yang independen bukanlah musuh pemerintah, tetapi ia adalah mitra terbaik pemerintah untuk membuat Bali lebih maju lagi ke depannya. Kita berharap IWO Bali bisa menjadi mitra strategis pemerintah Bali dengan karya jurnalistik yang berani dan cerdas sembari tetap berpihak pada rakyat. Wallahu a'alamu bish-shawab.

Tabanan, 7 September 2026

wartawan
RED
Category

Bupati Gus Par Dukung Penuh Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pemerintah Kabupaten Karangasem menyatakan kesiapan penuhnya untuk mendukung percepatan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Seraya Timur. Proyek ini kini telah ditetapkan sebagai Program Strategis Nasional (PSN) dan diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan.

Baca Selengkapnya icon click

Astra Motor Bali Ajak Karyawan Peduli Lingkungan, Gelar Aksi Bersih Sungai dan Salurkan Bantuan Pascabanjir

balitribune.co.id | Denpasar – Sebagai wujud kepedulian terhadap kondisi lingkungan dan masyarakat pasca banjir yang melanda Bali pada 10 September 2025, Astra Motor Bali bersama Ikatan Karyawan Astra (IKA) menginisiasi aksi bersih lingkungan di area sungai yang terdampak. Kegiatan ini difokuskan untuk membersihkan tumpukan sampah sisa banjir sekaligus membantu memulihkan aktivitas warga sekitar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Membangun Kemandirian Petani Salak di Desa Sibetan melalui Program PKM

balitribune.co.id | Amlapura - Bali tidak hanya terkenal dengan pantai dan budayanya yang memikat, tetapi juga menyimpan potensi besar dari sektor pertanian. Salah satunya adalah salak gula pasir yang berasal dari Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem. Buah ini dikenal memiliki rasa manis alami yang khas dan menjadi salah satu ikon agrowisata Bali. Desa Sibetan sudah lama diidentikkan dengan sentra salak gula pasir.

Baca Selengkapnya icon click

SMPN 3 Bangli dan SMPN 1  Siap Berlaga di Asean Robotik Day 2025 dan Olimpiade sains Nasional

balitribune.co.id | Bangli - Suasana penuh semangat terasa di Ruang kerja Bupati Bangli pada Selasa (16/9). Jajaran siswa dan guru pembina dari tim robotik SMP Negeri 3 dan  tim Peserta Olimpiade Sains Nasional untuk bidang Ilmu Pengetahuan Sosial SMPN 1 Bangli diterima langsung oleh Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, dalam sebuah audiensi hangat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Gandeng Forum Perbekel/Lurah Percepat Verifikasi Data Kerusakan Pascabanjir

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar bergerak cepat dalam menindaklanjuti dampak banjir yang melanda beberapa wilayah beberapa waktu lalu. Untuk memastikan penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran, Pemkot Denpasar membentuk tim gabungan yang bertugas melakukan verifikasi data warga terdampak di empat  kecamatan. Adapun beberapa obyek yang disasar yakni rumah, pasar, pura serta fasum/fasos lainya. 

Baca Selengkapnya icon click

BPR Lestari Bali Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar - Hujan deras yang mengguyur Bali sejak Rabu (10/9) memicu banjir di sejumlah titik Kota Denpasar. Musibah ini tak hanya menimbulkan kerugian material, tetapi juga duka mendalam bagi warga terdampak.

Sebagai bentuk kepedulian, BPR Lestari Bali menyalurkan bantuan pada Jumat (12/9) ke beberapa lokasi banjir, di antaranya Banjar Beraban, Jalan Nusa Kambangan, Gelogor Carik, dan Perumahan Griya Selaras, Ubung Kaja.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.