Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Koster: Bali Masuk Era Digital, Turyapada Tower Tuntaskan Masalah Blank Spot

tower
Bali Tribune / TURYAPADA - Gubernur Bali Wayan Koster meresmikan operasional penuh Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali di Desa Pegayaman, Buleleng, Sabtu (27/12)

balitribune.co.id | Singaraja – Gubernur Bali Wayan Koster meresmikan operasional penuh Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali di Desa Pegayaman, Buleleng, Sabtu (27/12). Peresmian itu menandai berakhirnya ketergantungan masyarakat terhadap parabola di sebagian besar wilayah Bali. Peresmian ditandai dengan bergabungnya Metro TV sebagai pemegang Multiplexing (MUX) terakhir yang mengudara dari Turyapada Tower. Dengan masuknya delapan kanal Metro TV, total sebanyak 30 saluran televisi dari empat penyelenggara MUX kini tersentralisasi dan disiarkan dari satu menara utama.

Gubernur Koster mengungkapkan, pembangunan Turyapada Tower berangkat dari aspirasi warga Buleleng yang sejak lama kesulitan mengakses siaran televisi. Namun, ia menegaskan proyek ini tidak dirancang sebatas pemancar siaran semata. 

“Konsep yang dibangun bukan sekadar tower biasa. Saya tidak mau membangun infrastruktur yang hanya menghabiskan anggaran tanpa dampak ekonomi,” kata Koster.

Menara setinggi 115 meter yang berdiri di ketinggian 1.521 meter di atas permukaan laut ini menjadi yang pertama di Indonesia yang mengintegrasikan fungsi penyiaran digital dengan destinasi wisata modern. Di dalam kawasan Turyapada Tower dirancang fasilitas planetarium, jembatan kaca, hingga restoran putar yang berorientasi wisata kelas dunia.

Koster mengungkap, keberadaan tower tersebut sebelumnya berdasarkan kajian Universitas Udayana, dengan memilih lokasi paling ideal dan tidak berada di kawasan suci dengan daya jangkau sekitar 85 persen wilayah Bali Utara, bahkan hingga Banyuwangi. Hasil uji teknis terbaru menunjukkan jangkauan siaran dapat mencapai hingga 95 persen wilayah Bali.

“Dengan sentralisasi ini, menara-menara pemancar lama akan dibongkar. Ini jauh lebih efisien dan tertata,” ucap Koster.

Namun demikian, Koster mengakui masih terdapat wilayah dengan tantangan geografis, khususnya di Bali Timur yang belum terjangkau siaran. Bahkan, rumah pribadinya di Desa Sembiran, Tejakula, sempat belum terjangkau siaran.

“Di rumah saya sendiri malah tidak dapat siaran,” ungkapnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemprov Bali merencanakan pembangunan tiga menara repeater tambahan di wilayah Bali Timur, Selatan, dan Barat dengan estimasi anggaran Rp20 miliar. Langkah ini ditargetkan menghapus seluruh wilayah blank spot siaran televisi di Bali.

Selain berfungsi sebagai pusat penyiaran dan pariwisata, Turyapada Tower juga diproyeksikan mendukung kepentingan strategis negara. Fasilitas ini akan dimanfaatkan TNI, Polri, BMKG, dan BPBD untuk pemantauan keamanan wilayah, lalu lintas maritim Selat Bali, hingga mitigasi bencana.

Saat ini pemerintah tengah mempersiapkan tahap kedua pembangunan senilai Rp265 miliar yang meliputi penyempurnaan interior planetarium, kawasan taman, glamping, serta pembangunan gondola sepanjang satu kilometer. 

Dengan total investasi hampir Rp600 miliar yang sepenuhnya dibiayai pemerintah daerah, Koster optimistis Turyapada Tower akan menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) baru dan diperkirakan balik modal dalam waktu tujuh tahun.

“Seluruh kawasan ditargetkan rampung pada November 2026 dan mulai dibuka untuk publik pada Desember 2026,” tandas Koster.

wartawan
CHA
Category

Dari Jurnalis untuk Suwat, Nonok Usung Kepemimpinan yang Turun ke Masyarakat

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah 14 tahun berada di bawah kepemimpinan yang sama, Desa Suwat kini memasuki momentum penting untuk menentukan arah baru. I Putu Darmendra alias Nonok (38) maju sebagai calon Kepala Desa Suwat dengan membawa semangat perubahan melalui gerakan LAGAS, Lan Bangun Suwat Sareng-Sareng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Gus Par Ajak Warga Kubu Jadi Garda Terdepan Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan

balitribune.co.id I Amlapura - Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata, yang akrab disapa Bupati Gus Par secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Masyarakat dalam Upaya Mencegah Kebakaran Lahan di Kecamatan Kubu, yang berlangsung di Aula Kantor Camat Kubu, Senin (31/8/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jalan di Desa Gelap Gulita, Dewan Pertanyakan Anggaran LPJU Rp15 Miliar

balitribune.co.id I Bangli - Masalah  penerangan jalan umum (LPJU) di Kabupaten Bangli yang masih terfokus pada satu wilayah, mendapat  sorotan tajam dari legislatif. Anggota DPRD Bangli, Ida Bagus Made Santosa, mempertanyakan pengelolaan dana penerangan jalan yang disebut mencapai sekitar Rp15 miliar, namun  disalah satu sisi kondisi sejumlah jalan terutama  di kawasan pedesaan justru masih minim penerangan atau gelap gulita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.