Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

KUD Panca Satya Serap 25 Ton Beras Perbulan

Beras
Bali Tribune / EKSIS -  Bima Juara masih eksis KUD serap hasil pertanian warga.

balitribune.co.id | Semarapura - Program Bima Juara atau Beli Mahal Jual Murah yang digagas pada masa kepemimpinan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta sejak 2016 hingga dan berlanjut saat kepemimpinan Bupati Klungkung I Made Satria yang kini masih memberikan manfaat bagi petani dan koperasi di Kabupaten Klungkung.

Salah satu yang merasakan manfaat program tersebut adalah KUD Panca Satya yang berlokasi di Dawan Klod. Melalui program tersebut, KUD mendapatkan kepastian pasar untuk menyerap hasil pertanian sekaligus memasok kebutuhan beras di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klungkung. Program tersebut bahkan berhasil masuk Top 40 Inovasi Pelayanan Publik tingkat nasional pada 2018. 

Pemkab Klungkung menyebut Bima Juara, merupakan inovasi yang diluncurkan di bawah kepemimpinan Bupati I Nyoman Suwirta. Hingga saat ini, keberadaan pasar yang difasilitasi melalui program tersebut masih dirasakan KUD Panca Satya. Salah satu suplier KUD Panca Satya, I Wayan Dharmayasa (35), mengatakan pihaknya mampu menyuplai sekitar 25 ton beras setiap bulan.

Dengan harga beras medium sekitar Rp14.500 per kilogram, nilai pasokan tersebut mencapai sekitar Rp362,5 juta per bulan. Menurutnya, kerja sama dengan Pemkab Klungkung memberikan ruang bagi KUD untuk membeli gabah petani dengan harga yang kompetitif. Saat ini harga gabah yang dibeli KUD berada di kisaran Rp7.900 per kilogram. Harga tersebut diupayakan mampu bersaing dengan harga gabah di Pulau Jawa. 

Dengan demikian, petani di Bali tidak harus menjual hasil panennya keluar daerah hanya karena mendapatkan harga yang lebih tinggi. Selain memasok kebutuhan beras bagi pegawai di lingkungan Pemkab Klungkung, KUD Panca Satya juga melayani pembelian dari masyarakat dan pedagang. Permintaan dari warung atau pedagang dapat mencapai sekitar 500 kilogram per bulan. Untuk harga jual, KUD Panca Satya saat ini memasarkan beras premium sekitar Rp15.500 per kilogram, sedangkan beras medium sekitar Rp14.500 per kilogram.

Dharmayasa menilai keberadaan Bima Juara tidak hanya memberikan manfaat bagi KUD, tetapi juga membuka dampak ekonomi yang lebih luas. KUD dapat memberdayakan masyarakat yang bekerja di dalamnya, sementara petani mendapatkan kemudahan dalam memasarkan gabah hasil panen. 

Kepastian pasar juga dinilai penting ketika petani memasuki masa panen raya. Dengan adanya penyerapan gabah oleh KUD, petani memiliki alternatif pemasaran sehingga tidak harus menjual hasil panen dengan harga rendah ketika pasokan melimpah. Untuk memenuhi kebutuhan pasokan, KUD Panca Satya memprioritaskan gabah yang berasal dari petani Klungkung. Namun, apabila pasokan dari Klungkung belum mencukupi kebutuhan, KUD mengambil gabah dari petani di wilayah Bangli. 

Dari sisi produksi pertanian, kondisi cuaca juga menjadi salah satu tantangan yang harus diperhatikan. Penurunan curah hujan dan kondisi kemarau dapat memengaruhi produksi padi. Dalam kondisi tersebut, pengaturan pola tanam dan pengelolaan air melalui subak menjadi penting agar produksi tetap berjalan. Menurut Dharmayasa, petani juga terus mengembangkan produksi dan penggunaan berbagai bibit padi. Saat ini, varietas padi Mawar dinilai menjadi salah satu yang memberikan hasil cukup baik.

Ia berharap keberadaan pasar yang jelas dapat terus dipertahankan sehingga petani semakin terdorong untuk mengembangkan usaha pertaniannya. "Kalau pasar jelas dan harga gabah bagus, petani akan lebih maju. Ini juga membuka lapangan pekerjaan dan membuat hasil pertanian tetap berputar di daerah," katanya. 

wartawan
SUG
Category

Nelayan Cupel Ditemukan Tewas di Perairan Alas Purwo

balitribune.co.id | Negara - Setelah empat hari dinyatakan hilang akibat kecelakaan laut di perairan Pulukan, Kecamatan Pekutatan, I Gusti Putu Sugiarta (38), nelayan asal Desa Cupel, Kecamatan Negara, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah korban ditemukan mengapung di kawasan perairan Hutan Alas Purwo, Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (13/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Gandeng BUMN, Perusahaan China Garap Pelabuhan Perikanan Pengambengan 

balitribune.co.id | Negara - Proyek Strategis Nasional (PSN) pengembangan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan senilai Rp1,276 triliun resmi memasuki tahap konstruksi fisik. 

Megaproyek bertajuk Integrated Fishing Ports and International Fish Market (IFP-IFM) Phase-I ini didanai melalui skema pinjaman luar negeri dari Islamic Development Bank (IsDB).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Adi Arnawa Serahkan Hibah Karya Pitra Yadnya Massal di Banjar Adat Tiyingan

balitribune.co.id | Mangupura - Krama Banjar Adat Tiyingan, Desa Pelaga, Kecamatan Petang menggelar rangkaian Upacara Pitra Yadnya dan Atiwa-tiwa massal tahun 2026 yang dipusatkan di Balai Banjar Adat Tiyingan. Kegiatan pengabenan dan penyucian atma secara kolektif ini dihadiri langsung oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa pada Minggu (13/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Terkait Polemik Videotron, Dewan Minta Pemerintah Tak Persulit Warga Lokal Berinvestasi di Bangli

balitribune.co.id | Bangli - Polemik pembangunan videotron di pertigaan Penelokan, Kintamani  mengundang reaksi kalangan DPRD Bangli. Anggota DPRD Bangli, Ida Bagus Made Santosa mengatakan sejatinya pada prinsipnya  nafas pembangunan di Bangli yakni  prioritas utamanya buat orang Bangli. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jaya Negara Hadiri Puncak Karya Pelebon I Gusti Ayu Badri

balitribune.co.id | Denpasar - Puncak Karya Pelebon I Gusti Ayu Badri, istri Gubernur Bali periode 1978-1988, Prof. Dr. Ida Bagus Mantra, sekaligus ibunda Anggota DPD RI Perwakilan Bali, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, berlangsung khidmat pada Redite Pon Wuku Prangbakat, Minggu (13/9/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.