balitribune.co.id | Amlapura - Warga di Banjar Dinas Pesangkan Anyar, Desa Duda Timur, Kecamatan Selat, Karangasem, Minggu (1/11/2026) pagi dibuat panik oleh kobaran api yang membesar dari rumah milik I Nengah Diarta (65) bekerja sebagai PNS, dan I Wayan Widiyanta (40) PNS, warga dusun setempat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, kejadian kebakaran tersebut diketahui sekitar pukul 05.30 Wita, dimana saat itu pemilik rumah memang tengah berada bersama keluarga mereka di dalam rumah. Namun tiba-tiba asap tebal mengepul dari bagian dapur milik korban I Wayan Widiyanta. Melihat kejadian tersebut, pemilik rumah bersama keluarganya langsung berhamburan keluar dari rumah untuk mengevakuasi diri mereka ke tempat yang aman sembari berteriak kebakaran dan meminta tolong warga.
Warga sekitar lokasi kejadian yang mendengar teriakan kebakaran, langsung beramai-ramai mendatangi tempat kejadian dan langsung berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya sembari menunggu mobil pemadam kebakaran Pemkab Karangasem tiba di lokasi kejadian. Namun upaya warga tersebut tidak berhasil melokalisir api, dimana api dengan cepat membesar dan merembet ke bangunan milik warga lainnya, salah satunya ke bangunan milik I Nengah Diarta (Jro Mangku Diarta) yang dalam waktu singkat api semakin sulit dikendalikan sehingga melalap sebagian besar bangunan rumah tersebut.
Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran Karangasem dengan empat unit Mobil Damkar yang tiba di lokasi kejadian langsung bergerak cepat memadamkan api, sehingga dalam waktu kurang dari setengah jam, api kebakaran sudah berhasil dipadamkan sebelum kemudian dilanjutkan dengan upaya pendinginan, guna memastikan tidak ada lagi api atau bara api yang masih menyala. “Kalau kejadian awalnya saya kurang tau, karena saat itu api sudah membesar yang sumbernya dari dapur. Saya sama keluarga pas berada di dalam rumah dan api sudah menjalar ke rumah tetangga,” ungkap I Wayan Widiyanta, korban kebakaran.
Ia menyebutkan jika diperkirakan kebakaran tersebut terjadi akibat hubungan arus pendek listrik. Tidak ada korban jiwa atau luka dalam peristiwa kebakaran ini, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah karena total rumah warga yang terbakar sebanyak dua unit.