balitribune.co.id | Semarapura - Upaya pencarian terhadap I Nyoman Selir (79), warga Banjar Semaya, Desa Suana, Kecamatan Nusa Penida, yang dilaporkan hilang sejak 24 Agustus 2026 berakhir duka. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan perbukitan Bukit Rempaan, Banjar Ampel, Desa Pejukutan, pada Jumat sore sekitar pukul 14.00 WITA.
Jasad korban pertama kali ditemukan oleh dua warga setempat, I Wayan Tarka dan Ni Wayan Murniati, yang saat itu sedang mencari kayu bakar. Di lokasi kejadian, keduanya melihat sejumlah barang milik korban. Temuan tersebut segera dilaporkan kepada Bendesa Adat Semaya, I Gede Hendra Novayana, yang kemudian meneruskan informasi ke pihak keluarga dan Polsek Nusa Penida.
Menerima laporan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari personel Polsek Nusa Penida, Basarnas, Pos AL, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta Krama Desa Adat Semaya langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan penanganan.
Kapolsek Nusa Penida, Kompol I Ketut Kesuma Jaya, S.H., menegaskan bahwa seluruh proses penanganan dan evakuasi dilakukan dengan mengedepankan rasa hormat kepada korban serta keluarga.
“Kami bersama tim gabungan melakukan penanganan di lokasi serta mendampingi pihak keluarga dalam proses evakuasi. Kami juga menghormati pihak keluarga dan masyarakat adat dalam setiap tahapan penanganan terhadap korban,” tegas Kompol Ketut Kesuma.
Pihak keluarga membenarkan barang-barang yang ditemukan di sekitar lokasi merupakan milik I Nyoman Selir yang dibawa saat meninggalkan rumah. Korban diduga telah meninggal dunia beberapa waktu sebelum ditemukan, mengingat masa pencarian yang cukup lama.
Setelah penemuan tersebut, pihak keluarga bersama masyarakat adat setempat menggelar prosesi adat di lokasi kejadian pada Jumat malam. Sekitar pukul 19.50 WITA, jasad korban dievakuasi menuju Setra Desa Adat Semaya untuk dilanjutkan dengan prosesi pemakaman.
Pihak Polsek Nusa Penida menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur tim gabungan serta masyarakat yang terlibat aktif selama pencarian hingga evakuasi korban. Seluruh rangkaian kegiatan penanganan berjalan aman, lancar, dan kondusif.